Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Sistem Sosial dan Sistem Budaya

No description
by

Afika Indah

on 20 October 2017

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sistem Sosial dan Sistem Budaya

Apa itu Sistem, Sistem Sosial dan Sistem Budaya?
Sistem
merupakan suatu hubungan yang tersusun atas sekian banyak bagian yang berlangsung secara teratur.
Sistem sosial
adalah suatu sistem yang terdiri atas elemen-elemen sosial. Elemen-elemen sosial itu terdiri atas tindakan-tindakan sosial yang dilakukan individu-individu yang berinteraksi satu dengan yang lainnya. Dalam sistem sosial terdapat individu-individu yang berinteraksi dan bersosialisasi sehingga tercipta hubungan-hubungan sosial.
Sistem budaya
adalah bagian dari kebudayaan, yang diartikan pula adat-istiadat mencangkup sistem nilai budaya, sistem norma, norma-norma menurut pranata-pranata yang ada di dalam masyarakat yang bersangkutan, termasuk norma agama.
Perubahan Sosial Budaya
Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan. Perubahan sosial terjadi karena beberapa faktor yakni komunikasi; cara dan pola pikir masyarakat; faktor internal lain seperti perubahan jumlah penduduk, penemuan baru, terjadinya konflik atau revolusi; dan faktor eksternal seperti bencana alam dan perubahan iklim, peperangan, dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Lalu, faktor yang menghambat terjadinya perubahan, misalnya kurang intensifnya hubungan komunikasi dengan masyarakat lain; perkembangan IPTEK yang lambat; sifat masyarakat yang sangat tradisional; ada kepentingan-kepentingan yang tertanam dengan kuat dalam masyarakat; prasangka negatif terhadap hal-hal yang baru; rasa takut jika terjadi kegoyahan pada masyarakat bila terjadi perubahan; hambatan ideologis; dan pengaruh adat atau kebiasaan.
Persons mengatakan dalam suatu sistem sosial, paling tidak harus terdapat empat hal, yaitu :
Dua orang
Terjadi interaksi di antara mereka
Bertujuan
Memiliki struktur, simbol dan harapan-harapan bersama yang dipedomaninya
Lebih lanjut, Persons mengatakan bahwa sistem sosial tersebut dapat berfungsi apabila dipenuhi empat persyaratan fungsional, yaitu:
Adaptasi (Adaptation)
Mencapai tujuan (Goal Attainment)
Integrasi (Integration)
Pemeliharaan pola-pola tersembunyi (Latent Pattern Maintance)
Model persyaratan fungsional Parsons ini dapat digunakan untuk menganalisis interaksi di antara pola-pola institusional utama di dalam sistem-sistem sosial yang lebih besar.
Lanjutan...
Ciri utama sistem sosial menerima unsur-unsur dari luar (terbuka). Namun juga menimbulkan terjalinnya ikatan antar unsur-unsur dengan unsur lainnya (internal) dan saling pertukaran antara sistem sosial itu sendiri dengan lingkungannya (eksternal).
Menurut Alvin L. Betrand ada sepuluh unsur yang terkandung dalam sistem sosial yaitu:
1. Keyakinan (pengetahuan),
2. Perasaan (sentimen),
3. Tujuan, sasaran, atau cita-cita,
4. Norma,
5. Kedudukan peranan (status),
6. Tingkatan atau pangkat (rank),
7. Kekuasaan atau kekuatan (power)
8. Sarana atau fasilitas
9. Sanksi
10. Tekanan ketegangan
Sistem Budaya
Menurut Bakker (1984:37) kebudayaan sebagai penciptaan dan perkembangan nilai meliputi segala apa yang ada dalam alam fisik, personal dan sosial, yang disempurnakan untuk realisasi tenaga manusia dan masyarakat. Jelaslah bahwa usaha membudayakan selalu dapat dilanjutkan lebih sempurna lagi dan tak akan terbentur pada suatu batas terakhir. Tetapi jelas pula bahwa bukan jumlah kuantitatif atau mutu kualitatif nilai-nilai tersendiri mengandung kemajuan kebudayaan. Yang menentukan adalah kesatuan, sintesis atau konfigurasi nilai-nilai yang wajar. Unsur kebudayaan hasil penciptaan dan perkembangan nilai tersebut meliputi kebudayaan subyektif dan kebudayaan obyektif.
Unsur-unsur dan Fungsi Sistem Budaya
1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
alat-alat teknologi
sistem ekonomi
keluarga
kekuasaan politik
2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
organisasi ekonomi
alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
organisasi kekuatan (politik)
Menurut Koentjoroningrat kebudayaan adalah pemberi identitas kepada sebagian warga dari suatu nasional, merupakan kontinuitas sejarah dari zaman kejayaan bangsa Indonesia di masa yang lampau sampai kebudayaan nasional masa kini. Pemikiran tentang kebudayaan nasional ini memang menimbulkan polemik tetapi bermanfaat untuk pembinaan kebudayaan nasional dan menunjukkan adanya perhatian dan tanggung jawab warga negara terhadap cita-cita bangsanya.
Sistem Sosial dan Sistem Budaya
Thank you!
Afika Indah
Enny Nuraeni
Fajar Sidik
Irna S.
Nelsy Marampa
Nurwahidah (36)
Sri Dian Lestari
Kelompok 5
Sistem Sosial
Full transcript