Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Teori Perkembangan Kognitif

No description
by

Idat Muqodas

on 5 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Teori Perkembangan Kognitif

Teori Perkembangan Kognitif
Proses Kognitif
Piaget
Anak mampu mengkonstruksi pemikiran mereka
Anak membentuk pengetahuan melalui eksplorasi lingkungan secara aktif
Jean Piaget
Lev Vygotsky
lahir di Neuchâtel, Swiss
Seorang filsuf, ilmuwan, dan psikolog perkembangan Swiss,
Terkenal karena hasil penelitiannya tentang anak-anak dan teori perkembangan kognitifnya
perintis besar dalam teori konstruktivis
Minat Keilmuan
Minat pada biologi dan dunia pengetahuan alam,
Pertama menerbitkan karya ilmiah pada usia 11 tahun,
Sepanjang kariernya, Piaget menulis lebih dari 60 buah buku dan ratusan artikel.
Pernikahan
1923, ia menikah dengan Valentine Châtenay, salah seorang mahasiswinya.
Anak
Piaget memperoleh tiga orang anak, yang dipelajari oleh Piaget sejak masa bayinya.
Perjalanan Hidup Jean Piaget
9 Agustus 1896 – 16 September 1980
Psikologi Kognitif
Lev Vygotsky
17 November 1896 – 11 Juni, 1934
Biografi Keilmuan
seorang psikolog asal Rusia yang dikenal atas kontribusinya dalam teori perkembangan anak
Karya terbaik
zone of proximal development
zone of proximal development
Konsep ini menerangkan bahwa dalam proses pembelajaran seorang anak ada sebuah area dimana anak tersebut harus diberikan bantuan eksternal untuk dapat belajar hal yang baru sedangkan ada area lain dimana anak tersebut dapat belajar mandiri tanpa dibantu.
Perkembangan Kognitif
Lev Vygotsky
(1) keahlian kognitif anak dapat dipahami apabila dianalisa dan diinterpretasikan secara develompmental; (2) Kemampuan kognitif dimediasi dengan kata, bahasa, dan bentuk dikusrsus, yang berfungsi sebagai alat psikologis untuk membantu dan mentransformasikan aktifitas mental; dan (3) kemampuan kognitif berasal dari relasi sosial dan dipengaruhi oleh latarbelakang sosiokultur
3 Aspek Intelegensi
Menurut Piaget (1983), inteligensi dpt dilihat dari 3 perspektif berbeda
Isi
Merupakan materi kasar.
Karena Piaget kurang tertarik pada apa yg anak2 ketahui, tapi lebih tertarik dgn apa yg mendasari proses berpikir  Piaget melihat “isi” kurang penting dibanding dgn struktur & fungsinya.
Bila isi adalah “apa” dari inteligensi, sedangkan “bagaimana” & “mengapa” ditentukan oleh kognitif atau intelektual.
Struktur
Struktur & organisasi terdapat di lingkungan, tapi pikiran manusia lebih dari meniru struktur realita eksternal secara pasif.
Interaksi pikiran manusia dgn dunia luar, mencocokkan dunia ke dalam “mental frame­ work” nya sendiri.
Struktur kognitif merupakan mental framework yg dibangun seseorang dgn mengambil informasi dari lingkungan & menginterpretasikannya, mereorganisasikannya serta mentransformasikannya (Flavell, Miller & Miller, 1993)
Fungsi
Yaitu: suatu proses dimana struktur kognitif dibangun.
Semua organisme hidup yg berinteraksi dgn lingkungan mempunyai fungsi melalui proses ORGANISASI & ADAPTASI.
Organisasi
Cenderung utk mengintegrasi diri & dunia ke dalam suatu bentuk dari bagian2 menjadi satu kesatuan yg penuh arti.
Sebagai suatu cara utk mengurangi kompleksitas.
Adaptasi
Adaptasi terhadap lingkungan terjadi dalam 2 cara:
1. organisme memanipulasi dunia luar dengan cara membuatnya menjadi serupa dgn dirinya. Proses ini disebut dgn asimilasi.
2. organisme memodifikasi dirinya sehingga menjadi lebih menyukai lingkungannya.
Proses ini disebut akomodasi
0-1 Tahun
2-6 Tahun
6-11 Tahun
11-Dewasa
Sensorimotor
Pengetahuan anak diperoleh melalui interaksi fisik, baik dengan orang atau objek (benda). Skema-skemanya baru berbentuk reflex-refleks sederhana, seperti: menggenggam atau mengisap.
Praoperasional
Anak mulai menggunakan symbol-simbol untuk merepresentasi dunia (lingkungan) secara kognitif. Simbol-simbol itu seperti: kata-kata dan bilangan yang dapat mengantikan objek, peristiwa dan kegiatan (tingkah laku yang tampak).
Operasional Konkret
Anak sudah dapat membentuk operasi-operasi mental atau pengetahuan yang mereka miliki. Mereka dapat menambah, mengurangi dan mengubah.
Operasi ini memungkinkannya untuk dapat memecahkan masalah secara logis.
Operasional Formal
Periode ini merupakan operasi mental tingkat tinggi.
Individu (remaja) sudah dapat berhubungan dengan peristiwa –peristiwa hipotesis atau abstrak, tidak hanya dengan objek-objek konkret.
Remaja sudah dapat berpikir abstrak dan memecahkan masalah melalui pengujian semua alternative yang ada.
Asumsi:
Konsep Perkembangan Kognitif Vygotsky
Konsep Zona Perkembangan Proksimal (ZPD)
ZPD adalah rangkaian tugas yang terlalu sulit dikuasai anak seorang diri tetapi dapat diipelajari dengan bantuan dan bimbingan orang dewasa atau anak-anak yang terlatih.
ZPD merupakan celah antara actual development dan potensial development
Batas bawah dari ZPD adalah tingkat keahlian yang dimiliki anak yang bekerja secara mandiri. Batas atas adalah tingkat tanggung jawab tambahan yang dapat diterima oleh anak dengan bantuan seorang instruktur.
Menitik beratkan ZPD pada interaksi sosial akan dapat memudahkan perkembangan anak
Konsep Scaffolding
Scaffolding adalah istilah terkait perkembangan kognitif yang digunakan Vygotsky untuk mendeskripsikan perubahan dukungan selama sesi pembelajaran, dimana orang yang lebih terampil mengubah bimbingan sesuai tingkat kemampuan anak.

Dialog adalah alat yang penting dalam ZPD.
Vygotsky memandang anak-anak kaya konsep tetapi tidak sistematis, acak, dan spontan.
Dalam dialog, konsep-konsep tersebut dapat dipertemukan dengan bimbingan yang sistematis, logis dan rasional.
Bahasa dan Pemikiran
Menurut Vygotsky, anak menggunakan pembicaraan bukan saja untuk komunikasi sosial, tetapi juga untuk membantu mereka menyelesaikan tugas.
Lebih jauh Vygotsky yakin bahwa anak pada usia dini menggunakan bahasa unuk merencanakan, membimbing, dan memonitor perilaku mereka.
Anak harus menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dengan orang lain sebelum mereka dapat memfokuskan ke dalam pikiran-pikiran mereka sendiri, juga harus berkomunikasi secara eksternal dan menggunakan bahasa untuk jangka waktu yang lama sebelum mereka membuat transisi dari kemampuan bicara ekternal menjadi internal.
© by Idat Muqodas Okt’ 2013
Full transcript