Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Koreksi Radiometrik

Presentasi Penginderaan Jauh 2
by

Reza Armeynaldo

on 4 December 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Koreksi Radiometrik

KOREKSI RADIOMETRIK KELOMPOK 2 Metode Koreksi Radiometrik
Penyesuaian Histogram
Penyesuaian Regresi
Dead Pixel Correction
Enhanced Dark Pixel Correction
Cut Off Scattergram Outline Materi Software yang Digunakan DALAM PENGOLAHAN CITRA Pre-processing citra, merupakan pengolahan awal sebelum proses pengklasifikasian. Dalam kegiatan ini, koreksi citra (geometrik dan radiometrik) dilakukan.
Klasifikasi citra, merupakan tahap intrepretasi informasi pada citra yang dibuat berdasarkan klas katagori tertentu.
(Sumber : PANDUAN APLIKASI Penginderaan Jauh Tingkat Dasar) Konsep Pengolahan Citra (Sumber : PANDUAN APLIKASI Penginderaan Jauh Tingkat Dasar) Koreksi Radiometrik dalam Pengolahan Citra Pre-processing citra Koreksi Radiometrik dalam Pengolahan Citra Image pre-processing merupakan kegiatan pra-analisa data citra satelit. Tujuan dari pengolahan data citra adalah mempertajam data geografis dalam bentuk digital menjadi suatu tampilan yang lebih berarti bagi pengguna, dapat memberikan informasi kuantitatif suatu obyek, serta dapat memecahkan masalah.
Data citra yang terekam sensor sangat dipengaruhi oleh kondisi atmosfer, sudut pengambilan data dari sensor, dan waktu pengambilan data. Kondisi tersebut menyebabkan data citra satelit memiliki bias nilai informasi yang harus dikoreksi. Tahapan dalam pengolahan citra akan mengkoreksi/mereduksi bias yang ditimbulkan tadi. Absolute radiometric correction is aimed towards extracting the absolute reflectance of scene targets at the surface of the earth. This method requires the input of simultaneous atmospheric properties and sensor calibration, which are difficult to acquire in many cases, especially in historic data (Chavez, 1996; Du et al., 2002; Song et al., 2001; Spanner et al., 1990). Relative radiometric correction is aimed towards reducing atmospheric and other unexpected variation among multiple images by adjusting the radiometric properties of target images to match a base image (Hall et al., 1991), thus it is also called relative radiometric normalization. Efek atmosferik merupakan fenomena yang disebabkan oleh debu, kabut, atau asap seringkali menyebabkan efek bias dan pantul pada detektor, sehingga fenomena yang berada di bawahnya tidak dapat terekam secara normal. Kenapa harus dilakukan Koreksi Radiometrik ? Koreksi radiometrik dilakukan agar informasi yang terdapat dalam data citra dapat dengan jelas dibaca dan diinterpretasikan. Metode Koreksi Radiometrik Metode-metode yang sering digunakan untuk menghilangkan efek atmosfer antara lain metode pergeseran histogram (histogram adjustment), metode regresi (Projo Danoedoro, 1996). Metode Koreksi Radiometrik Penyesuaian Histogram

Sangat mudah dilakukan.
Metode ini cukup sederhana.
Waktu yang digunakan untuk pemrosesan lebih singkat.
Tidak memerlukan perhitungan matematis yang rumit.
(Sumber:http://konturgeo.blogspot.com/2008/09/koreksi-radiometrik.html) APA ITU KOREKSI RADIOMETRIK?? Koreksi radiometrik digunakan untuk memperbaiki piksel agar sesuai dengan yang seharusnya yang biasanya disebabkan oleh gangguan atmosfer (Danoedoro 1996) Koreksi radiometrik dilakukan untuk mengoreksi kesalahan yang terkait dengan nilai digital (Brightness Value/BV) (Jaya 2002b) Radiometric corrections are often performed on multi-temporal imagery to reduce any or all of the above influences and increase sensitivity to landscape change (e.g. Chavez, 1996; Chen et al., 2004; Coppin et al., 2004; Roderick et al., 1999; Song et al., 2001; Spanner et al., 1994). Stripping atau banding seringkali terjadi pada data citra yang diakibatkan oleh ketidakstabilan detektor. Striping atau banding merupakan fenomena ketidak konsistenan perekaman detektor untuk band dan areal perekaman yang sama. Line dropout kadang terjadi sebagai akibat dari detektor yang gagal berfungsi dengan tiba-tiba. Jangka waktu kerusakan pada kasus ini biasanya bersifat sementara. (Sumber : PANDUAN APLIKASI Penginderaan Jauh Tingkat Dasar) JADIII... PENYESUAIAN HISTOGRAM (Sumber : Canada Center For Remote Sensing/Natural Resources Canada (2012). Fundamentals of Remote Sensing. Ottawa, Ontario, Canada.) Resolusi Radiometrik juga menentukan konten informasi pada suatu citra. Resolusi Radiometrik Resolusi Radiometrik adalah kemampuan suatu sistem penginderaan jauh untuk memisahkan perbedaan pada energi gelombang elektromagnetik Semakin baik resolusi radiometrik dari suatu sensor penginderaan jauh, semakin baik pula kemampuannya untuk mengidentifikasi perbedaan pada energi yang direkam oleh sensor. (Sumber : Canada Center For Remote Sensing/Natural Resources Canada (2012). Fundamentals of Remote Sensing. Ottawa, Ontario, Canada.) Resolusi Radiometrik dinyatakan dalam satuan bit.
Semakin besar bit yang digunakan akan memperbesar jangkauan nilai DN suatu pixel pada citra. Perbedaan citra yang memiliki resolusi radiometrik yang berbeda (Sumber : Canada Center For Remote Sensing/Natural Resources Canada (2012). Fundamentals of Remote Sensing. Ottawa, Ontario, Canada.) Kesalahan Radiometrik Kesalahan Radiometrik adalah kesalahan yang mengakibatkan penyimpangan pada nilai atau Digital Number pada suatu pixel. Penyimpangan ini dapat menyebabkan ketidak akuratan informasi.
Sumber kesalahan utama penyebab kesalahan radiometrik adalah efek atmosferik. (Sumber : http://www.scribd.com/doc/55378907/Radiometric-Corrections-3) Kesalahan Radiometrik disebabkan oleh :
Cuaca
Atmosfer
Sensor
Kesalahan Radiometrik terdiri atas :
System Errors (diminimalisir dengan cosmetic corrections)
Distorsi atmosfer (diminimalisir dengan atmospheric corrections) (Sumber : Canada Center For Remote Sensing/Natural Resources Canada (2012). Fundamentals of Remote Sensing. Ottawa, Ontario, Canada.) Sebelum Energi pada proses penginderaan jauh mencapai permukaan bumi, energi tersebut harus melaluimatmosfer bumi.
Energi tersebut berinteraksi dengan partikel dan gas yang berada pada atmosfer bumi. Interaksi ini akan menimbulkan efek pada sinar dan radiasi yang melewati atmosfer.
Efek ini disebabkan oleh mekanisme Scattering dan Absorption.
Efek tersebut menjadi penyebab dari kesalahan radiometrik pada suatu citra. Interaksi Atmosfer (Sumber : Canada Center For Remote Sensing/Natural Resources Canada (2012). Fundamentals of Remote Sensing. Ottawa, Ontario, Canada.) Scattering terjadi ketika partikel atau molekul gas yang besar pada atmosfer berinteraksi dengan energi yang melaluinya sehingga menyebabkan penyimpangan pada arah perjalanan energi tersebut.
Faktor yang menentukan besarnya tingkat scattering yang terjadi adalah panjang gelombang energi, jumlah partikel dan gas serta jarak tempuh energi tersebut pada atmosfer. SCATTERING (Sumber : Canada Center For Remote Sensing/Natural Resources Canada (2012). Fundamentals of Remote Sensing. Ottawa, Ontario, Canada.) Absorption terjadi ketika ada penyerapan energi di atmosfer.
Karbon dioksida, ozon dan uap air adalah unsur yang umumnya menyerap radiasi ABSORPTION
Prinsip dasar dari metode ini adalah melihat nilai minimum dari masing-masing histogram yang dianggap sebagai nilai bias. Nilai yang telah terkoreksi adalah nilai asli dikurangi dengan nilai bias minimum.
Metode penyesuaian histogram meliputi evaluasi histogram pada setiap band dari data penginderaan jauh. Metode ini hanya melihat histogram dari tiap saluran secara independen.
(Sumber:http://www.scribd.com/doc/53675706/Penginderaan-Jauh-2) KENAPA?
Sangat mudah dilakukan.
Metode ini cukup sederhana.
Waktu yang digunakan untuk pemrosesan lebih singkat.
Tidak memerlukan perhitungan matematis yang rumit. PENYESUAIAN REGRESI
Penyesuaian Regresi diterapkan dengan memplotting nilai-nilai pixel hasil pengamatan dengan beberapa saluran sekaligus.
Hal ini diterapkan apabila ada saluran rujukan yang menyajikan nilai nol untuk obyek tertentu
Penyesuaian regresi pada prinsipnya menghendaki analisis untuk mengidentifikasi objek bayangan atau air jernih pada citrya yang akan dikoreksi
Dibandingkan dengan teknik penyesuaian histogram hasilnya tidak jauh berbeda
(Sumber:http://ocean076.blogspot.com/2012/05/koreksi-radiometri-koreksi-radiometri.html) Dark Pixel Correction
Dark Pixel Correction adalah koreksi sederhana untuk menghilangkan pengaruh atmosfer yang cenderung memperbesar nilai pixel
Salah satu cara untuk mengkoreksi efek atmosfer adalah mengidentifikasi bayangan pixel, menemukan nilai DN (Digital Number) dan mengubahnya menjadi 0 dan atur semua pixel lainnya.
(Sumber:http://www.scribd.com/doc/53675706/Penginderaan-Jauh-2)
(Sumber:http://www.scribd.com/Mineral-Exploration-Applications-level-1) Enhanced Dark Pixel Correction Enhanced Dark Pixel Correction
Jika Dark Pixel Correction dilakukan untuk mengkoreksi kesalahan radiometrik dari suatu citra, maka Enhanced sebagai hasilnya lebih diinterpretasi untuk aplikasi tertentu
Dengan mengurangkan masing-masing band dengan minimum digital number value-nya, maka setiap band akan memiliki minimal digital number dari nol.
(Sumber:http://www.scribd.com/doc/53675706/Penginderaan-Jauh-2)
(Sumber:http://www.scribd.com/Mineral-Exploration-Applications-level-1) Cut-off Scattergram Cut-off Scattergram
Metode ini merupakan cara mengkoreksi citra dari efek atmosfer melalui scattergram
Menggunakan dua variasi scattergram, dengan memasukkan nilai terendah tiap tiap band window scattergram
Cahaya yang berasal dari sinar matahari memiliki panjang gelombang berbeda, makin besar panjang gelombang maka makin besar kemampuannya untuk menembus gangguan.
(Sumber:http://www.scribd.com/doc/53675706/Penginderaan-Jauh-2)
(Sumber:http://www.scribd.com/Mineral-Exploration-Applications-level-1)
(Sumber:http://www.scribd.com/doc/92360752/Bab-4) Software yang Digunakan Perbandingan Sebelum vs Sesudah Koreksi Radiometrik (Sumber:http://www.scribd.com/doc/53675706/Penginderaan-Jauh-2) Sebelum Metode Penyesuaian Histogram Sesudah (Sumber:http://www.scribd.com/doc/53675706/Penginderaan-Jauh-2) Sebelum Metode Dark Pixel Correction Sesudah (Sumber:http://www.scribd.com/doc/53675706/Penginderaan-Jauh-2) Sebelum Metode Enhanced Dark Pixel Correction Sesudah (Sumber:http://www.scribd.com/doc/53675706/Penginderaan-Jauh-2) Sebelum Metode Cut-off Scattergram Sesudah (Sumber: http://www.mdpi.com/2072-4292/4/5/1462) (Sumber: http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S092427160600061X) (Sumber: http://www.scanex.ru/en/data/default.asp?submenu=processing&id=index) (Sumber: http://www.academicjournals.org/jgrp/fulltext/2011/4Sept/Gennaretti%20et%20al.htm) (Sumber: http://www.mdpi.com/1424-8220/11/6/6370) Pengolahan Citra Apa itu Koreksi Radiometrik ? Resolusi dan Kesalahan Radiometrik Kenapa harus dilakukan Koreksi Radiometrik ? Perbandingan Sebelum vs Sesudah Koreksi Radiometrik Interaksi Atmosfer REZA ARMEYNALDO 15109077 M. AFIF FADHILAH 15109052 M. AMMAR ABUL A. 15109048 PANGERAN C. Y. 15109041 DANIEL SUPIT 15109036 DILLAN SATYAGAMA 15109029 TERIMA KASIH (Sumber:http://konturgeo.blogspot.com/2008/09/koreksi-radiometrik.html) ARIF NUR PERMADI 15109011 http://www.tankonyvtar.hu/en/tartalom/tamop425/0027_DAI6/ch01s04.html http://geospatial.intergraph.com/products/lps/ERDASImageEqualizer/Details.aspx Sensysmag.com Sensysmag.com mtncad.com Three major components of sensor correction were focused upon: noise reduction, sensor-based modification of incoming radiance, and lens distortion. Sensor noise was reduced through the use of dark offset imagery. Sensor modifications through the effects of filter transmission rates, the relative monochromatic efficiency of the sensor and the effects of vignetting were removed through a combination of spatially/spectrally dependent correction factors. Lens distortion was reduced through the implementation of the Brown–Conrady model. Data post-processing serves dual roles in data quality improvement, and the identification of platform limitations and sensor idiosyncrasies. The proposed corrections improve the quality of the raw multispectral imagery, facilitating subsequent quantitative image analysis. These images shows a typical systems errors which result in missing or defective data along a scan line. Dropped lines are normally corrected by replacing the line with the pixel values in the line above or below, or with the average of the two. Dengan menggunakan software ERDAS Image Equalizer, bisa didapat hasil image dengan warna yang lebih balance. Citra yang pada awalnya cenderung gelap dan biru, dikoreksi radiometrik dengan mengatur nilai RGB pada opsi brightness dan contrast nya Enlargement of on an area with a forest next to a town; (A) no radiometric correction; (B) radiometric corrections with a commercial product (statistical equalization); (C) radiometric corrections with IGN's algorithm. Koreksi radiometrik juga dapat memperbaiki citra yang berbayang menjadi lebih jelas, seperti citra di atas menggunakan software ScanEx Image processor. Melakukan balance terhadap warna citra mozaik juga dapat dilakukan untuk mempermudah interpretasi
Full transcript