Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

POLYTRON

No description
by

eka andysa

on 4 June 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of POLYTRON

APA ITU POLYTRON
POLYTRON adalah perusahaan terbesar dan terkemuka di bidang elektronik di Indonesia. Kekuatan dari POLYTRON ada pada kualitas suara dan desainnya. POLYTRON memiliki 2 pabrik masing-masing di Kudus seluas 70.000 m2 dan di Sayung Semarang 130.000 m2 (merupakan pabrik lemari es terbesar di Jawa Tengah) dengan karyawan lebih dari 6.000 orang, 11 kantor perwakilan, 5 authorized dealer, 50 service centre yang meliputi seluruh Indonesia.

SEJARAH
KONTRIBUSI
PENERAPANNYA
1.Product (produk),
2.Price (harga),
3.Promotion (promosi), dan
4.Place (tempat),

A. STRENGTH (KEKUATAN)
 polytron memiliki brand image yang melekat dikalangan masyarakat
polytron telah memprakarasai Era Digital
Teknologi yang diciptakan mengikuti perkembangan jaman
polytron senantiasa melakukan inovasi-inovasi pada perkembangan produknya
polytron menawarkan produk-produk yang berkualitas

B. WEAKNESS (KELEMAHAN)
polytron harus terus menerus memaintain semua biaya untuk tetap sukses
Investasi tinggi pada kativitas R&D (menginvestasikan paling sedikit 9% dari pendapatan penjualan pada aktivitas R&D)
Budaya korporasi yang tidak fleksibel
Pengalaman dalam mengelolah perusahaan global masih terbatas
Adanya tekanan yang ketat pada karyawan untuk mancapai sasaran
polytron tidak memiliki strategi marketing, masalah penyebaran produk akan meningkat


Sejarah Polytron dimulai pada tanggal 16 Mei 1975, saat pemilik pabrik rokok PT Djarum Kudus mendirikan perusahaan dengan nama PT Indonesia Electronic dan Engineering dengan penyertaan modal sebesar Rp. 50 juta untuk memproduksi barang elektronika. Sebagai industri rokok yang berekspansi ke industri elektronika, sejak awal pemilik perusahaan tidak mau melibatkan pihak maupun modal asing. Sejak berdiri perusahaan ini tidak memiliki prinsipal sehingga tidak harus membayar royalti pada setiap produk yang dihasilkan.

MELIHAT atau mendengar merek Polytron, boleh jadi yang terbayangkan adalah produk elektronik dari luar negeri. Padahal, sesungguhnya Polytron lahir di Tanah Air, di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), yang kemudian menembus pasar Eropa, ASEAN, Timur Tengah, dan Australia.
Bahkan, Polytron bisa dikatakan kini tinggal satu-satunya produk nasional-tanpa prinsipal-yang masih bertahan, setelah melalui perjuangan panjang dan gelombang pasang surutnya industri elektronik nasional.
Kompas/andi suruji Menurut yang punya merek, Polytron merupakan gabungan dua kata, yaitu poly yang berarti banyak, dan tron diambil dari kata elektronik. Jadi, Polytron diartikan sebagai kumpulan (banyak) elektronik. Barang elektronik, seperti produk audio, video, kulkas, mesin pengatur suhu udara (AC), dan pompa air merek Polytron sebenarnya lahir dari tangan putra-putri Indonesia di Kudus, Jateng, yang diakui pemiliknya kini menguasai 15 persen pangsa pasar produk elektronik nasional untuk produk sejenis.


PERKEMBANGANNYA
Setelah cukup belajarnya, pada tahun 1977 pabrik di Kudus ini mulai mendatangkan komponen dari Belgia untuk memulai proses alih teknologi dari Philips-MBLE Belgia. Diluncurkanlah produk televisi pertama mereka dengan merek Polytron.
Tapi televisi pertama mereka ini gagal di pasaran karena ukuran televisinya yang besar dan masih memerlukan kotak speaker sehingga tidak menarik pembeli yang ingin produk yang praktis. Di sinilah pabrik ini mengalami kegagalan dalam pemasaran. Produk mereka ditolak oleh toko-toko elektronika bahkan sang dirut pernah diusir oleh toko kala menawarkan Polytron ini. Tapi menyadari bahwa mereka adalah pabrik rokok yang ingin menguasai industri elektronika, makanya mereka bersedia menjalani masa-masa sulit itu sebagai kesempatan untuk belajar.

Dari teknologi Eropa mereka beralih ke teknologi Hongkong. Dari komponen-komponen yang diimpor dari Hongkong mereka meluncurkan televisi hitam putih 20 inchi. Saat itu pula mereka membuka lembaga riset dan pengembangan sendiri sehingga sejak itu mereka menjadi pabrik elektronika dengan desain produk yang diciptakan sendiri. Alih teknologi televisi juga didapat dari kerjasama mereka dengan perusahaan televisi Salora dari Finlandia (saat ini bernama Nokia).


Analisis yang dilakukan oleh PT. Polytron
1. STRENGTH (KEKUATAN)
2. WEAKNESS (KELEMAHAN)
3. OPPORTUNITY (PELUANG)
4. THREAT (ANCAMAN)

C. OPPOTURNITY (PELUANG
 Produk-produk yang ditawrarkan polytron merupakan produk keperluan rumah tangga yang dicari
Adanya peningkatan permintaan masyarakat akan barang-barang elektronik yang sudah merupaka suatu kebutuhan
Tingkat gengsi pada masyarakat yang selalu ingin memiliki produk elektronik terbaru dan tercanggih
Pengaruh globalisasi yang mendorong pemasaran barang elektronik yang tiada batas
Permintaan masyarakat pada produk-produk yang gaya, best practice, simple dan respon yang cepat pada perubahan pasar

D. TREAT (ANCAMAN)
Adanya ketergantungan produk-produk lokal pada negara tertentu sehingga pasar sulit ditembus
Kekuatan merk lain yang lebih dahulu menguasai pasar
Munculnya produk-produk baru dari perusahaan lain yang lebih inovatif
Adanya produk-produk dari perusahaan lain yang menawarkan harga yang lebih mudah dengan kualitas yang tidak kalah bagus
Ketidakstabilan perekonomian tiap-tiap negara
Era globalisasi yang mendorong perusahaan Eropa masuk dan melakukan penetrasi pasar Asia

STRATEGI BISNIS UNIT POLYTRON
PRIORITAS 1
Menciptakan produk baru untuk pelanggan yang sama dimana produk baru  ditujukan  untuk segmen kalangan menengah
Faktor penentu keberhasilan :Inovasi teknologi, produk yang berkualitas dan harga yang terjangkau
Aktivitas yang dilakukan :Meningkatkan teknologi OS , Pengadaan SDM yang berkompeten di bidangnya dan Penggunaan dana sesuai dengan alokasi yang sudah ditentukan
1.      Output      : Polytron Android seri PW1100 S WIZARD
2.      Outcome : Meningkatkan volume  penjualan pada market share
3.      Impact     : Citra perusahaan meningkat dan Sebagai pelopor digital pertama di indonesia industri teknologi

PRIORITAS 2
Meningkatkan pangsa pasar yang ada untuk produk tertentu melalui  usaha pemasaran secara besar-besaran
Faktor penentu keberhasilan :SDM yang berkompeten di bidang pemasaran, memiliki strategi pemasaran dan tersedianya anggaran biaya
Aktivitas yang dilakukan :Merekrut SDM yang ahli di bidang pemasaran baik ekternal maupun internal minimal sarjana, Melakukan promosi/mengefektifkan iklan dan mengalokasikan dana sesuai kebutuhan
1.      Output    : Pangsa pasar pesaing menurun, menguasai pangsa pasar
2.      Outcome : Total penjualan industri dan profit perusahaan meningkat
3.      Impact     : Semakin meluasnya pangsa pasar

PRIORITAS 3
Menambah produk – produk baru yang saling berhubungan untuk pangsa pasar yang sama
Faktor penentu keberhasilan :Inovasi teknologi, pengadaan SDM yang ahli dan harga yang kompetitif
Aktivitas yang dilakukan :Meningkatkan teknologi OS, merekrut 10 orang yang berkompeten di bidangnya minimal sarjana dan harga menyesuaikan kebutuhan masyarakat Asia
1.      Output      : tablet
2.      Outcome : Meningkatkan penjualan produk dan profit perusahaan
3.      Impact     : Citra perusahaan meningkat

PRIORITAS 4
Menambah produk – produk baru yang saling tidak berhubungan untuk pangsa pasar yang berbeda
Faktor penentu keberhasilan :Inovasi produk, harga yang terjangaku dan kapasitas produk yang besar
Aktivitas yang dilakukan :Menggembangkan ide-ide baru, pemberian discount dan menambah kapasitas yang lebih besar dari produk yang sudah ada.
1.      Output      : Kulkas, Televisi, Ac
2.      Outcome : Meningkatkan penjualan produk dan profit perusahaan
3.      Impact     : Citra perusahaan meningkat

EKA ANDYSA MONDU
AFFAN HANIFAN
RIZKY
PRIMASTORO
SURYA WIJAYA

PRODUK HADALAN POLYTRON
LED TV
NEW BELLEZA II
SMARTPHONE
PRIMADONA
SEKIAN PERSENTASI DARI KELOMPOK KAMI...
GOOD LUCK FOR UAS EXAM AND THANK YOU.... :)
Full transcript