Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Perilaku Terpuji dan Tercela

No description
by

dian rahayu

on 31 January 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Perilaku Terpuji dan Tercela

Perilaku Terpuji dan Tercela
Perilaku Terpuji
Sejarah telah membuktikan bahwa akhlak terpuji selalu membawa kebaikan, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah saw. Keberhasilan beliau membawa risalah islam yang tersebar ke seluruh dunia adalah keluhuran budi pekertinya. Bnyak macm akhlak terpuji yang dapat kita kembangkan dalam kehidupan bermasyarakat, diantaranya adalah membina persatuan dan kerukunan.

Perilaku Tercela
Perilaku tercela disebut juga dengan akhlak mazmumah.
Perilaku tercela menjerumuskan manusia dalam kualitas kehidupan yang buruk. Dikemukakan beberapa perilaku tercela yaitu:
Persatuan
Persatuan dalam ajaran Islam secara umum disebut ikhwan yaitu persaudaraan, secara umum disebut ukhuwah Islamiyah yaitu persaudaraan dalam Islam (saudara sesama manusia dan saudara seagama)

Makna rukun secara bahasa adalah baik dan damai, tidak bertengkar atau bersatu hati.
Macam-Macam Rukun
Ada 3 macam rukun;
Kerukunan dengan sesama umat islam
Kerukunan umat islam dengan umat agama lain
Kerukunan umat islam dengan pemerintah
Israf
Memiliki arti yang sama dengan boros, yaitu berlebih-lebihan dalam pemakaian uang, barang dll.Banyak ayat/hadis yang menjelaskan tentang larangan berlaku israf, diantaranya dalam Surah al- A'raf ayat 31
Tabzir
Adalah berlaku atau berbuat mubazir. Ubazir adalah menjadi sia-sia, tidak berguna atau terbuang. Jika israf, menekan pada berlebih-lebihannya, maka tabzir menekan pada kesia-siannya.Allah swt. menjelaskan perilaku Tabzir sebagai perilaku setan, sebagaimana dijelaskan dalam al-qur'an sebagai berikut
Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.

Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.

Gibah
ADALAH membicarakan keburukan atau keaiban orang lain yang tidak disukai oleh orang tersebut. Gibah sama dengan bergunjing. Gibah merupakan perilaku yang buruk, pelakunya diibaratkan sebagai orang yang memakan daging saudaranya sendiri.
Dalil-nya surah al- Hujurat/49:12
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
Contoh Gibah
Menyebutkan kekurangan orang lain diperbolehkan, apabila dilakukan dengan tujuan:
Mengadukan suatu perbuatan aniaya didepan hakim
Mencegah kemungkaran
Meminta fatwa
Memberi peringatan kepada khalayak
Membongkat kejahatan
Fitnah
Menurut bahasa artinya perkataan bohong atau tanpa berdasarkan kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang lain. Seperti menodai nama baik dan merugikan kehormatan orang. Perang saudara diantara sesama umat islam juga dikenal sebagai fitnah, yaitu fitnah tuli, buta dan bisu.
Allah swt. melarang perbuatan fitnah dengan ancaman yg keras, diantaranya dalam suah Al-Baqarah ayat 193 sebagai berikut
Fitnah
Fitnah digambarkan sebagai usaha menimbulkan kekacauan. Kekacauan yang dimaksud antaranya:
Mengusir sahabat dari kampung halamannya.
Merampas hartanya.
Menyakiti fisik mereka
Mengganggu keyakinan keagamaan mereka.
Menganiaya dan menindas kaum muslimin.
Cara Menghindari Fitnah
Cara menghindari fitnah:
Menghilangkan rasa iri hati
Membiasakan berkata jujur
STANDAR KOMPETENSI
MEMBIASAKAN PERILAKU TERPUJI
MENGHINDARI PERILAKU TERCELA
KOMPETENSI DASAR
Menjelaskan pengertian dan maksud
Menampilkan contoh perilaku
persatuan dan kesatuan
Membiasakan perilaku persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari
Menjelaskan pengertian Israf, Tabzir, Gibah, dan Fitnah
Menjelaskan contoh perilaku israf,tabzir,Gibah dan fitnah
Menghindari Perilaku Israf, Tabzir, Gibah, dan Fitnah Dalan Kehidupan sehari-hari


Salah satu cara untuk menjaga persatuan dan kesatuan adalah memupuk kebersamaan. Rasa kebersamaan tersebut akan menciptakan :

Kepekaan terhadap lingkungan sekitar serta kepedulian terhadap kaum duafa, baik dalam hal akidah maupun ekonominya.
Sikap sembang yang akan menipiskan kesengjangan antara “si kaya” dan “si miskin”
Sikap kegotong royongan dan kekompakan dalam menghadapi berbagai persoalan
Sikap mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi, keluarga, dan golongan.

Adanya rasa kebersamaan tersebut menunjukan bahwa islam mengajak kepada umatnya untuk selalu bersatu dan tidak bercerai berai Allah swt. Berfirman





Artinya :
“Dan berpegang teguhlah kamu sekalian dengan tali Allah   dan janganlah kamu sekalian berpecah belah.... (Q.S. Ali Imran/3: 103)

KERUKUNAN
Dalam Pergaulan sehari-hari, umat Islam harus menjaga kerukunan antar umat islam dan kerukunan umat islam dengan umat beragama lain.


Bagaimana merealisasikan kerukunan tersebut ???
Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS: Al-A'raf Ayat: 31)

"Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim"
Akibat perbuatan gibah adalah sebagai berikut :

merusakkan kebaikan-kebaikan yang sudah dilakukan
merusakkan hubungan persaudaraan terhadap sesama
menimbulkan kebencian, dendam, dan permusuhan
karena gibah dilarang oleh Allah SWT

Untuk menghindari gibah, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, diantaranya:

suka melakukan silaturahmi
membiasakan diri bersikap husnuzan
menjauhi pergaulan dan perkataan yang tidak bermanfaat
memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya
lebih suka introspekdi diri daripada mengintrospeksi orang lain.
Full transcript