Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Revolusi Cina

No description
by

Pronita Stefany

on 26 August 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Revolusi Cina

Revolusi Cina

Jessica

- Ladibba

- Pronita
Timotius

- Zabrina

Perang Candu I
(1839-1842)
Antara Cina dengan Inggris.
Latar belakang: Cina membakar 20.000 ton candu milik Inggris.
Inggris menyerang Cina hingga kalah dan perang diakhiri dengan Perjanjian Nanking.
Dampak: Cina terbuka dengan bangsa asing dan kedaulatan Cina diinjak-injak.
Pemberontakan Taiping (1850-1864)
Dipimpin oleh Hung Siu Tsjwan, seorang Masehi yang berpaham sosialis.
Latar belakang:
Mansyu dianggap lemah terhadap bangsa asing yang merajalela di Cina.
Timbul pendderitaan dan kesengsaraan rakyat akibat pemerintahan feolah Mansyu
Timbul keinginan rakyat untuk membangun masyarakat baru yang bahagia sama rasa, sama rata.
Lenyapnya kepercayaan rakyat Cina terhadap Dinasti Manchuakibat kekalahannya dalam Perang Candu.
Rakyat yang sudah menderita masih dibebani pajak yang tinggi untuk ganti kerugian perang.
Timbulnya semangat nasionalisme.
Berkembangnya agama Kristen
Pemberontakan ini dipadamkan oleh tentara asing dan Mansyu.
Pemberontakan Boxer
Terjadi karena rakyat tidak puas dengan keadaan di Cina. Dipimpin oleh Ratu Tze Sji. Berhasil ditumpas oleh Jendral von Waldrsee dan diakhiri dengan Perjanjian Protokol (membayar rampasan perang)
Akibat:
"Open Door Policy" Tiongkok tidak jadi dibagi-bagi karena pertentangan Amerika.
Ratu Tze Sji sadar bahwa Tiongkok harus maju, belajar, dan memodernisasi negaranya seperti Jepang
Perang Candu II
(1856-1880)
Penyelesaian perang dirasa tidak adil bagi Cina. Perang dimenangkan Inggris diakhiri dengan Perjanjian Peing yang berisi:
Sebelas pelabuhan Cina dibuka lagi bagi bangsa asing
Jawatan bea cukai Cina dipegang badan internasional terdiri atas Inggris, Perancis, AS
Di istana kaisar di peking ditempatkan Dubes Inggris
Cina terbuka bagi bangsa asing
Dampak : kedaulatan Cina tergadai oleh bangsa asing
Revolusi Tiongkok
Partai Kuo Min Tang
dan Kung Can Tang
10 Oktober 1911 (Double Ten/ Wucang Day) Dr. Sun Yat Sen memproklamasikan Republik Tiongkok dengan wilayah Cina Selatan.
Dengan ajarannya San Min Chu I (Tiga Asas Kerakyatan), yakni min t'sen (kebangsaan atau nasionalisme), min tsu (kerakyatan atau demokrasi ), dan min sheng (kesejahteraan atau sosialisme).
Selanjutnya, pada tanggal 1 Januari 1912 Sun Yat Sen dipilih sebagai Presiden Cina yang baru. Saat itu, wilayah Cina baru meliputi wilayah Cina Selatan dengan Nanking sebagai ibu kotanya.
Perang Cina Jepang I (1894–1895)
Lama sebelum perang berlangsung,
Korea adalah negeri jajahan Cina.
Namun, mulai 1894 Jepang menaruh perhatian yang
sangat besar kepada Korea sehingga berusaha merebutnya
dengan melawan Cina. Perang berakhir dengan
kemenangan Jepang dan diakhiri dengan
Perjanjian Shimonoseki, 17 April 1895. Perjanjian Shimonseki
isinya, antara lain sebagai berikut.
a) Cina mengakui kemerdekaan Korea.
b) Cina harus menyerahkan Kepulauan Pescadores dan
Taiwan kepada Jepang.
c) Cina harus membayar ganti kerugian besar
sebesar 200 juta tael.
Partai Nasional yg didirikan oleh
Dr. Sun Yat Sen pad tahun 1912 dan 1921. Awalnya hubungan partai ini baik tapi tak berapa lama makin memanas.
Full transcript