Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Peluang

No description
by

on 8 October 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Peluang

design by Dóri Sirály for Prezi
Jika S adalah ruang sampel dengan banyaknya anggota = n(S) dan A merupakan suatu kejadian dengan banyaknya anggota = n(A), maka peluang kejadian A

Ruang sampel adalah himpunan dari semua hasil yang mungkin pada suatu percobaan/kejadian.
Pengertian Peluang
Suatu kejadian A dan kejadian komplemennya A’ memenuhi persamaan :
P(A) + P(A’) = 1 atau P(A’) = 1 – P(A)

Definisi ruang sampel :
0 P(A) 1
Kisaran Nilai Peluang
Frekuensi harapan dari suatu kejadian sama dengan hasil kali banyaknya percobaan dengan nilai peluang dari kejadian tersebut.
0
1
P(A)
Kejadian Saling Lepas
A
B
maka:
P(A atau B) = P(A) + P(B)
Kejadian-kejadian Bebas
maka:
P(A dan B) = P(A) x P(B)
Pelemparan Dadu
Pelemparan Koin
Definisi titik sampel :


Titik sampel adalah anggota-anggota dari ruang sampel atau kemungkinan-kemungkinan yang muncul.

Lanjuut..
Peluang
Frekuensi Harapan
Komplemen Suatu Kejadian
P(A) = Peluang suatu kejadian A
n(A) = banyaknya kejadian yang dimaksud
n(S) = banyaknya kejadian yang dapat terjadi
P(A) =
n(A)
n(S)
KELOMPOK 2
Destia Hasna Fadhila (1304284)
Nova Nurhanifah (1300449)
Ulfa Nurfitria Ardilla (1306723)
Kompetensi Dasar
Menunjukkan perilaku jujur dan bertanggungjawab sebagai wujud implementasi kejujuran dalam melaporkan data pengamatan.
Menemukan peluang empirik dan teoritik dari data luaran (output) yang mungkin diperoleh berdasarkan sekelompok data nyata.
Melakukan percobaan untuk menemukan peluang empirik dari masalah nyata serta membandingkannya dengan peluang teoritik.
Memahami teknik penataan data dari dua variabel menggunakan tabel grafik batang, diagram lingkaran, dan grafik garis dengan komputer serta menganalisis hubungan antar variabel.
Mengumpulkan, mengolah, menginterpretasi, dan mena
Kartu Remi
Kemustahilan
Kepastian
contoh:
Pada pelemparan sebuah dadu, tentukan peluang munculnya :
a. Mata dadu bernilai 7?
b. Mata dadu 1,2,3,4,5,6?
Jawab:
maka
S :{1,2,3,4,5,6}
n(S) :6
A :{ }
n(A) :0
a.
sehingga nilai peluangnya
P(A) =
0
6
maka
S :{1,2,3,4,5,6}
n(S) :6
A :{1,2,3,4,5,6}
n(A) :6
b.
sehingga nilai peluangnya
P(A) =
6
6
= 1
= 0
kemustahilan
kepastian

Dari seperangkat kartu remi (bridge) diambil secara acak satu lembar kartu. Tentukan peluang terambilnya kartu bukan As !

Contoh:
Jawab:
banyaknya kartu = n(S) = 52
banyaknya kartu As = n(A) = 4



Peluang bukan As = P(A’) = 1 – P(A)

= 1 – =

P(A) =
4
52
1
13
=
1
13
12
13
Dua kejadian A dan B saling lepas jika tidak ada satupun elemen A sama dengan elemen B. Untuk dua kejadian saling lepas,
Sebuah dadu merah dan sebuah dadu putih dilempar bersamaan satu kali, tentukan peluang munculnya mata dadu berjumlah 3 atau 10?

contoh:
jawab: perhatikan tabel
n(S) : 36
Kejadian mata dadu berjumlah 3 (warna kuning)
A = {(1,2), (2,1)}  n(A) =2
P(A) = 2/36

Kejadian mata dadu berjumlah 10 (warna biru)
B = {(6,4), (5,5), (4,6)}  n(B) = 3
p(B) = 3/36

A dan B tidak memiliki satupun
Elemen yg sama, sehingga:



P(A) + P( B) = 2/36 + 3/36
= 5/36
Dua kejadian A dan B saling bebas, jika munculnya kejadian A tidak mempengaruhi peluang munculnya kejadian B. Untuk A dan B saling bebas
Pada percobaan pelemparan dua buah dadu, tentukan peluang munculnya angka genap pada dadu pertama dan angka ganjil prima pada dadu kedua?

contoh:
n(S) : 36

Mis. A = kejadian munculnya angka genap pada dadu I
= {2, 4, 6} maka P(A) = 3/6

B = kejadian munculnya angka ganjil prima pada dadu II
= {3, 5}, maka P(B) = 2/6

Karena kejadian A tidak mempengaruhi kejadian B, maka keduanya disebut kejadian bebas, sehingga:





P(A) x P( B) = 3/6 x 2/6
= 1/6
PELUANG DAN STATISTIK
Presented BY: Ulfa dan Nova
Ruang dan Titik Sampel
DENGAN TABEL
S: {AA,AG,GA,AG,GG}
DENGAN GRAFIK
S: {AA,AG,GA,AG,GG}
MENENTUKAN RUANG SAMPEL
Full transcript