Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Palaeolithikum NICE

Sanders.Riefda.Oci.Litha.Sella.Rezkhi
by

Sanders Lie

on 16 February 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Palaeolithikum NICE

Palaeolithikum suatu periode ketika peralatan manusia secara dominan terbut dari batu Zaman batu tua diperkirakan berlangsung kira-kira 600.000 tahun yang lalu, yaitu selama masa pleistosen (diluvium). Apa Cici - Ciri Palaeolithikum? Mau tau banget atau mau tau aja??
Jenis manusia purba hidup pada zaman Paleolitikum adalah Pithecanthropus Erectus, Homo Wajakensis, Meganthropus Paleojavanicus, dan Homo Soliensis Kebudayaan Berdasarkan daerah penemuannya maka alat-alat kebudayaan Paleolithikum tersebut dapat dikelompokan menjadi Kebudayaan Pacitan dan Kebudayaan Ngandong. Kebudayaan Pacitan Tahun 1935 di Sungai Baksoko, Desa Punung, Pacitan, Jawa Timur, Von Koenigswald menemukan alat batu dan kapak genggam, yang berbentuk kapak tetapi tidak bertangkai. Kapak ini masih dikerjakan dengan sangat kasar dan belum dihaluskan. Selain itu, juga ada kapak perimbas, kapak penetak, pahat genggam, dan yang paling banyak berupa alat - alat kecil yang disebut alat serpih (flakes). Alat-alat batu tersebut berasal dari lapisan Pleistosen Tengah (lapisan dari Fauna Trinil) Kebudayaan Ngandong Alat - alat yang ditemukan dari Ngandong berupa kapak - kapak genggam dari batu, dan alat -alat kecil yang disebut alat serpih (flakes). Disamping itu, ditemukan pula alat - alat dari tulang dan tanduk, berupa alat penusuk (belati), ujung tombak dengan gergaji pada kedua sisinya dan alat pengorek ubi dan keladi, serta tanduk menjangan yang diruncingkan dan duri ikan pari yang digunakan sebagai mata tombak. Kehidupan Sosial a) Pada kebudayaan Pacitan, masyarakatnya berburu dan mengumpulkan makanan (Hunting and Food Gathering). Hewan yang diburu antara lain kerbau, banteng, kudaa nil, badak, dan rusa. Mereka juga menangkap ikan. Sedangkan makanan dari alam yang dikumpulkan berupa buah - buahan dan umbi - umbian. Manusia Pendukung Pleistosen/Diluvium adalah zaman ketika alam masih liar dan labil karena silih bergantinya dua zaman, yaitu Zaman Glasial dan Zaman Interglasial. Pada zaman Pleistosen ini hanya hewan - hewan yang berbulu tebal yang mampu bertahan hidup, contohnya Mammouth (gajah berbulu tebal). 1) Berdasarkan penemuan yang ada, dapat disimpulkan bahwa pendukung kebudayaan Pacitan adalah Pithecanthropus Erectus dengan alasan sebagai berikut :

a) Alat - alat dari Pacitan ditemukan pada lapisan yang sama dengan Pithecanthropus Erectus, yaitu pada Pleistosen tengah.

b) Di Chou - Kou - Tien, China, ditemukan fosil sejenis Pithecanthropus Erectus yaitu Sinanthropus Pekinensis. Bersama dengan ini, ditemukan pula alat - alat batu yang serupa dengan alat batu dari Pacitan. 2) Pendukung kebudayaan Ngandong, yaitu Homo Soloensis dan Homo Wajakensis. Dengan alasan sebagai berikut : b) Pada kebudayaan Ngandong, masyarakatnya hidup berpindah-pindah (Nomaden). Mereka berpindah tempat apabila hewan buruan dan umbi - umbian berkurang. Sebab itu, manusia purba hidup dalam kelompok kecil sehingga dapat berpindah dengan cepat. Diperkirakan jumlah Pithecanthropus di Jawa selama masa Pleistosen sekitar 500 orang. Unyu ditemukan kapak genggam bersama tulang-tulang
binatang dan atap tengkorak Homo Soloensis. a) di Ngadirejo, Sambung Macan (Sragen) b) Alat-alat dari Ngandong berasal dari lapisan yang sama dengan Homo Wajakensis, yaitu Pleistosen Atas. Zaman Batu Tua Alat Serpih Kapak Penetak Kapak Lonjong Kapak Genggam Alat Serpih Alat dari tulang tanduk Tombak
Full transcript