Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Gymnospermae

No description
by

Desyavira Aisyah

on 26 February 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Gymnospermae

Angiospermae, (yunani: agieon= wadah, sperma=biji) disebut juga Anthophyta (yunani anthos=bunga, phyton=tumbuhan)
perkembangbiakannya secara generatif dengan bunga
Sympetalae
Habitus semak, perdu, herba, dan pohon
Perhiasan bunga lengkap
Siklus Angiospermae
Angiospermae
Desyavira Aisyah, Ikhwan Naufal, Kezia Indahsavira, M. Izehaga
Bakal bijinya berada di dalam megasporofil yang termodifikasi menjadi daun buah
Daun buah berdaging tebal
Terdapat kulit polong yang tipis pada kacang-kacangan
Akarnya ada yang serabut, ada yang tunggang
Tulang daunnya bervariasi: lurus, menyirip, dan menjari
Ada yang berkambium, ada yang tidak
Tumbuhan Angisopermae dapat berkembang biak secara seksual maupun secara aseksual

Monocotyledoneae
Monocotyledoneae merupakan tumbuhan yang memiliki keping biji tunggal
ciri-ciri:
Berkeping 1
Berkas vaskuler tersebar
Tidak memiliki kambium
Batang tak bercabang, memiliki rambut halus, dan ruas pada batang terlihat jelas
Berdaun tunggal
Tulang daun melengkung atau sejajar
Bagian bunga 3 atau kelipatannya
Akar serabut
Ordo pada Monokotil:
Ordo Liliales
Ordo Asparagales
Ordo Arecales
Ordo Poales
Ordo Zingiberales
Ordo Caryophyllales
Ordo Pandanales
1) Ordo Liliales
merupakan semak basah, memiliki akar rimpang, umbi, atau umbi lapis
Lilium regale & Tulipa
2) Ordo Asparagales
a. Famili Amaryllidaceae
semak basah menahun, memiliki umbi lapis
b. Famili Orchidaceae
kelompok anggrek, tumbuhan epifit, daun berdaging, memiliki akar rimpang
Polianthes tuberosa
Vanda tricolor
3) Ordo Arecales
Famili Palmae
Palmae berbentuk pohon atau memanjat, pada batang terdapat berkas daun berbentuk cincin, daun nya menyirip berbentuk kipas
Cocos nucifera
4) Ordo Poales
a. Famili Bromeliaceae
termasuk kelompok nanas nanasan
b. Famili Gramineae (Poaceae)

Kelompok rumput-rumputan, batang silindris, agak pipih, persegi, an berongga, daun berpelepah, bunga tersusun dalam bulir, batang berbuku-buku
Ananas comosus
Imperata cylindrica
5) Ordo Zingiberales
a. Famili Musaceae
Kelompok pisang-pisangan, bentuknya pohon, batangnya semu terdiri dari pelepah daun, tulang daun menyirip, bunga berbentuk karangan
b. Famili Zingiberaceae
Kelompok Jahe-jahean, batang tegak, daun berpelepah memeluk batang
Zingiber officinale
Musa paradisiaca
6) Ordo Pandanales
Famili Pandanaceae
Berbentuk pohon, perdu atau semak, daunnya terkumpul rapa dan bertulang daun sejajar
Pandanus tectorius
7) Ordo Caryophyllales
Famili Cactaceae
Kelompok Kaktus, btatangnya menyimpan air, daunnya kecil dan berbenntuk sisik
Opuntia
Dicotyledoneae
Tumbuhan berbunga yang kita lihta merupakan generasi sporofit (2n) yang dominan. Angiospermae mengalami reduksi sama seperti gymnospermae. Angiospermae ini bersifat heterospora, yaitu bunga akan menghasilkan megaspora dan mikrospora

Ciri-ciri:
Keping biji berbelah dua.
Berkas Vaskuler pada batang bertipe kolateral terbuka.
Batang dan akar menjadi kambium sehingga terjadi pertumbuhan sekunder
dan dapat tumbuh membesar.
Batang bercabang-cabang dengan ruas batang yang tidak jelas.

Dicotyledoneae merupakan tumbuhan berbiji, berkeping 2
Berakar tunggang yang bercabang-cabang-Tidak memiliki pelindung ujung akar dan pelindung ujung batang
Berdaun tunggal atau majemuk, dnegan urat daun menyirip atau menjari, dan
umumnya tidak berpelepah
Bagian bunga berjumlah 4 atau 5 atau kelipatannya
Contoh: -Karet(Hevea brasiliensis)
-Cengkeh(Eugenia aromatic) \
- Kentang(Solanum tuberosum)

Akar Serabut
Batang tidak berkambium
Tulang daun sejajar atau melengkung
Jumlah bagian bunga umumnya 3
Biji membelah 2 saat berkecambah
Ujung akar lembaga ada koleoriza
Ujung pucuk memiliki koleoptil

Monokotil
Akar Tunggang
Batang berkambium
Tulang daun menyirip atau menjari
Umumnya 2,4,5 dan kelipatannya
Biji tetap utuh saat berkecambah
Ujung akar lembaga tanpa pelindung
Ujung pucuk tanpa pelindung


Dikotil
Perbedaan Monokotil dan Dikotil
Ciri-Ciri Angiospermae
Peranan Angiospermae
Sebagai makanan pokok
bahan sayuran
Bahan obat-obatan
Kelas Dicotyledoneae
berdasarkan ada tidaknya mahkota bunga serta susunan daun mahkotanya, terbagi atas 3 subkelas, yaitu:

Subkelas Monoklamida (Monochlamideae)
Subkelas Dialipetala (Dialypetalae)
Subkelas Simpetala (Sympetalae)
Dialipetala
Meliputi tumbuhan dengan habitus terna, semak, perdu, dan pohon
memiliki bunga yang menarik perhatian
Perhiasan bunganya lengkap
Daun mahkotanya saling berlepasan
Monochlamideae
Berupa pohon, tumbuhan berkayu
Bunganya berkelamin tunggal dan penyerbukannya anemogami (bantuan angin)
Tidak memiliki perhiasan bunga, hanya ada kelopak bunga
Famili Casuarinaceae
3) Ordo Proteales
contohnya :
Banksia coccinea
2) Ordo Fagales
contohnya:
Betula nana
4) Ordo Urticales
contohnya:
Artocarpus integra
(Nangka)
6) Ordo Caryophyllales
contoh:
Mirabilis jalapa
(Bunga Pukul Empat)

5) Ordo Pipirales
contohnya:
Piper nigrum
(Lada)
1) Ordo Casuarinales
Berbentuk pohon
Daunnya tereduksi (kecil)
Bunganya dalam bulir kerucut
Buah nya berbentuk bonggol
Berumah 1 atau 2
contohnya: Cemara laut
(Casuarina equsetifolia)
Famili Betulaceae
Famili Proteaceae
Famili Moraceae
Famili Piperaceae
Famili Nyctaginaceae
berbentuk perdu atau semak
bau aromatik atau rasa pedas
1) Ordo Ranales (Polycarpicae)
contohnya:
Ranunculus arvensis
3) Ordo Brassicales (Rhoedales)
contoh:
Corydalis salide
2) Ordo Rosales
contoh: Leucaena glauca (Lamtoro)
4) Ordo Malvales (Columniferae)
contoh:
Gossypium hirsutum
(kapas)
5) Ordo Rutales
contoh:
Citrus nobilis
(Jeruk Keprok)
Famili Ranaceae
Famili Annonaceae
contohnya: Annona muricata (sirsak)
Famili Mimosaceae
Famili Rosaceae
contoh:
Rosa canina
(mawar)
Famili Papaveraceae
Famili Capparidaceae
contoh:
Cleome hassleriana
(bunga laba-laba)
Famili Malvaceae
Famili Rutaceae
1) Ordo Solanales
contoh:
Solanum tuberosum
(Kentang),
Solanum lycorpersicon
(Tomat)
3) Ordo Apocynales (Contortae)
contoh:
Catharanthus roseus
(Tapak dara)
2) Ordo Rubiales
contoh:
Ixora grandiflora
( Bunga Soka),
Mussaenda frondosa
(Nusa Indah)
Famili Soalanaceae
Famili Rubiaceae
Famili Apocynales
Struktur Bunga
Bagian-bagian bunga
Mahkota (Corrola)
Berwarna mencolok
Sebagai atraktan bagi polinator

Kelopak (Calyx)
Helaian paling bawah
Muncul dari bagian dasar bunga (receptacle)
Kebanyakan berwarna berbeda dengan mahkota

Putik
Penghasil gamet betina, terjadi di ovarium
Tempat polinasi, pada kepala putik
Tempat fertilisasi, di dalam ovarium
Gamet jantan berupa makrogametofit (kantung embrio dalam ovule)
Terdiri dari:
Kepala putik (stigma)
Tangkai putik/stilus (style)
Ovarium (ovary)

Benang Sari (Stamen)
Penghasil gamet jantan, terjadi di kepala sari
Gamet jantan berupa mikrogametofit (serbuk sari/pollen)
Terdiri dari:
Kepala sari (anther)
Tangkai sari (filament)

Dasar Bunga (Receptacle)
Tempat menempel bagian bunga yang lain
Penghasil nektar (Nectary)
Atraktan bagi polinator, contoh: lebah
Tangkai bunga (Pedicle)
Penyokong bagian bunga yang lain
Full transcript