Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Skenario 1 BM2

No description
by

renata setyariantika

on 23 December 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Skenario 1 BM2

Assalamualaikum Wr. Wb. Pendaki Gunung Respirasi Hipoksia Pada Pendaki Gunung Raka, 19 tahun adalah anggota muda pecinta alam sebuah Universitas di Jakarta. Pekan lalu Raka mengikuti pelatihan tehnik mendaki gunung.
Saat itu dijelaskan Instruktur, bahwa pada ketinggian tertentu dapat terjadi kelelahan otot dan sesak nafas karena kekurangan oksigen.
Oleh karena itu diwajibkan menggunakan
sungkup oksigen agar terhindar dari
keadaan hipoksia seluler yang apabila
terus berlanjut dapat mengakibatkan
kematian sel. Aerob Respirasi aerob adalah reaksi katabolisme yang membutuhkan suasana aerobik sehingga dibutuh-kan oksigen Di dalam proses ini glukosa dipecah-pecah dan dirubah menjadi asam piruvat. Proses glikolisis dibagi menjadi 2 fase yaitu fase investasi dan fase payoff (pembayaran). Anaerob Perubahan Piruvat menjadi Asetil Ko-A Langkah-langkah siklus krebs Transpor Elektron Respirasi anaerob merupakan respirasi yang tidak menggunakan oksigen sebagai penerima akhir pada saat pembentukan ATP. Ketua : Milatia Ningrum (1102012164)
Sekertaris : Vilona Afrita Zilmi (1102012302)
Anggota : Putri Wulandari (1102011214)
Muhammad Fajar R. (1102012172)
Nabilla Risdiana P. (1102012188)
Novi Irdasari (1102012199)
Renata Setyariantika (1102012235)
Syifa Ananta K. (1102012290)
Tissa Noveria A. (1102012296)
Tria Margerrie (1102012299) Kelompok PBL B-2 Fermentasi Alkohol Fermentasi Asam Laktat Definisi Oksigen Manfaat Oksigen Oksigen dan Kehidupan Oksigen 1. Tubuh manusia bisa diartikan juga sebagai sebuah fungsi dengan konsentrasi oksigen yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang dikonsumsi sekarang ini. 2. Jumlah kandungan oksigen yang bisa diserap oleh tubuh pada sebagian besar manusia bisa dianggap lebih rendah dari yang diperlukan untuk menjaga kesehatan, pelepasan energi yang tinggi dan metabolisme yang benar. 3. Semakin rendahnya kandungan oksigen yang bisa diserap di tubuh seseorang, semakin besar kemungkinan tubuh orang itu untuk mengidap suatu penyakit yang kronis. peningkatan kesehatan otak lebih cepat tanggap peningkatan energy dan kinerja kulit lebih sehat & terlihat lebih muda meningkatan metabolisme meningkatan kekebalan tubuh memperbaiki penyerapan Glikolisis Kurang lebih 90% dari energi hidup diproduksi oleh oksigen. Sekitar 23% udara adalah oksigen. Hipoksia Definisi Hipoksia Hipoksia yaitu kondisi kekurangan oksigen pada jaringan tubuh yang terjadi akibat pengaruh perbedaan ketinggian. Pada kasus yang fatal dapat berakibat koma, bahkan sampai dengan kematian. Namun, bila sudah beberapa waktu, tubuh akan segera dan berangsur-angsur kondisi tubuh normal kembali. Manifestasi Klinik Hipoksia Sensasi kekurangan udara / haus akan udara
Ketakutan/panik
Nyeri Kepala dan pusing
Fatique/kelelahan
Nausea/mual
Blurred vision dan tunnel vision/ penglihatan menjadi buram dan menyempit seperti masuk dalam terowongan.
Parestesi dan baal/kebas
Euforia/ kegembiraan yang abnormal/berlebihan.
Overconfident Gejala Subjektif Gejala Objektif Bagian tubuh terutama tangan,kaki dan wajah menjadi kebiruan
Kehilangan koordinasi gerakan dari otot
Mental confusion dan poor judgement
Unconsciousness/kehilangan kesadaran Penatalaksanaan Hipoksia Pencegahan Hipoksia Salah satu cara untuk mengatasi hipoksia yaitu Terapi Oksigen (O2). Terapi O2 merupakan salah satu dari terapi pernafasan dalam mempertahankan okasigenasi jaringan dan meminimalkan asidosis respiratorik. Secara klinis tujuan utama pemberian Oksigen adalah untuk mengatasi keadaan Hipoksia sesuai dengan hasil pemeriksaan penunjang Analisis Gas Darah. Cara tersebut adalah dengan melakukan aktifitas fisik atau olahraga secara rutin. Bahkan kegiatan ringan seperti jalan kaki berkeliling lingkungan rumah setiap hari bisa membantu melancarkan aliran darah dan meningkatkan masuk-an oksigen dalam tubuh. Haemoglobin Definisi Hemoglobin Pigmen merah pembawa oksigen dalam sel darah merah vertebrata adalah hemoglobin. Hemoglobin adalah molekul yang berbentuk bulat dan terdiri atas 4 subunit. Tiap-tiap subunit mengandung satu gugus heme yang terkonjugasi oleh suatu polipeptida. Fungsi Hemoglobin Meskipun hemoglobin diperlukan untuk pengangkutan oksigen ke jaringan, hemoglobin mempunyai fungsi utama lainnya untuk kehidupan. Fungsi ini adalah fungsi hemoglobin sebagai sistem “dapar oksigen jaringan”. Dengan ini, hemoglobin dalam darah bertanggung jawab terutama untuk stabilisasi tekanan oksigen dalam jaringan. Struktur Hemoglobin Hemoglobin tersusun dari empat molekul protein (globulin chain) yang terhubung satu sama lain. Hemoglobin normal orang dewasa (HbA) terdiri dari 2 alpha-globulin chains dan 2 beta-globulin chains, sedangkan pada bayi yang masih dalam kandungan atau yang sudah lahir terdiri dari beberapa rantai beta dan molekul hemoglobinnya terbentuk dari 2 rantai alfa dan 2 rantai gama yang dinamakan sebagai HbF. Sirkulasi Hemoglobin pada Hipoksia Pada tubuh seorang pria berbobot 70 kg, ada sekitar 900 hemoglobin; o,3 hemoglobin dihancurkan dan 0,3 g disintesis setiap jam. Bagian heme dari molekul hemoglobin disintesis dari glisin dan suksinil Ko-A. Saat sel darah merah tua dihancurkan dalam sistem makrofag jaringan, bagian globin molekul hemoglobin ini akan dipisahkan, dan heme-nya diubah menjadi biliverdin. Enzim yang terlibat adalah suatu subtipe hemeoksigenase, dan CO terbentuk dalam proses ini. CO mungkin adalah suatu messenger antarsel, seperti NO.
Full transcript