Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Untitled Prezi

No description
by

fashhan muchtar

on 12 April 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Untitled Prezi

Gatotkaca 2013 present..... Timor Flores ROAD TRIP : BALI, FLORES, AND TIMOR bali the Goddess Island pulau Nusa Tenggara Timur Tarian Kesenian pakaian adat kebudayaan unsur budaya Bali itu Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia. Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura Kebudayaan Bali pada hakikatnya dilandasi oleh nilai-nilai yang bersumber pada ajaran agama Hindu. Masyarakat Bali mengakui adanya perbedaaan ( rwa bhineda ), yang sering ditentukan oleh faktor ruang ( desa ), waktu ( kala ) dan kondisi riil di lapangan (patra ). Konsep desa, kala, dan patra menyebabkan kebudayaan Bali bersifat fleksibel dan selektif dalam menerima dan mengadopsi pengaruh kebudayaan luar. Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa komunikasi dan interaksi antara kebudayaan Bali dan budaya luar seperti India (Hindu), Cina, dan Barat khususnya di bidang kesenian telah menimbulkan kreatifitas baru dalam seni rupa maupun seni pertunjukkan. Tema-tema dalam seni lukis, seni rupa dan seni pertunjukkan banyak dipengaruhi oleh budaya India. Demikian pula budaya Cina dan Barat/Eropa memberi nuansa batu pada produk seni di Bali. Proses akulturasi tersebut menunjukkan bahwa kebudayaan Bali bersifat fleksibel dan adaptif khususnya dalam kesenian sehingga tetap mampu bertahan dan tidak kehilangan jati diri (Mantra 1996). BAHASA

Bahasa Bali adalah sebuah bahasa Austronesia dari cabang Sundik dan lebih spesifik dari anak cabang Bali-Sasak. Bahasa ini terutama dipertuturkan di pulau Bali, pulau Lombok bagian barat, dan sedikit di ujung timur pulau Jawa. Di Bali sendiri Bahasa Bali memiliki tingkatan penggunaannya, misalnya ada yang disebut Bali Alus, Bali Madya dan Bali Kasar. Yang halus dipergunakan untuk bertutur formal misalnya dalam pertemuan di tingkat desa adat, meminang wanita, atau antara orang berkasta rendah dengan berkasta lebih tinggi. Yang madya dipergunakan di tingkat masyarakat menengah misalnya pejabat dengan bawahannya, sedangkan yang kasar dipergunakan bertutur oleh orang kelas rendah misalnya kaum sudra atau antara bangsawan dengan abdi dalemnya, Di Lombok bahasa Bali terutama dipertuturkan di sekitar kota Mataram, sedangkan di pulau Jawa bahasa Bali terutama dipertuturkan di beberapa desa di kabupaten Banyuwangi. Selain itu bahasa Osing, sebuah dialek Jawa khas Banyuwangi, juga menyerap banyak kata-kata Bali. Misalkan sebagai contoh kata osing yang berarti “tidak” diambil dari bahasa Bali tusing. Bahasa Bali dipertuturkan oleh kurang lebih 4 juta jiwa. TEKNOLOGI

Masyarakat Bali telah mengenal dan berkembang system pengairan yaitu system subak yang mengatur pengairan dan penanaman di sawah-sawah. Dan mereka juga sudah mengenal arsitektur yang mengatur tata letak ruangan dan bangunan yang menyerupai bangunan Feng Shui. Arsitektur merupakan ungkapan perlambang komunikatif dan edukatif. Bali juga memiliki senjata tradisional yaitu salah satunya keris. Selain untuk membela diri, menurut kepercayaan bila keris pusaka direndam dalam air putih dapat menyembuhkan orang yang terkena gigitan binatang berbisa. MATA PENCAHARIAN

Pada umumnya masyarakat bali bermata pencaharian mayoritas bercocok tanam, pada dataran yang curah hujannya yang cukup baik, pertenakan terutama sapi dan babi sebagai usaha penting dalam masyarakat pedesaan di Bali, baik perikanan darat maupun laut yang merupakan mata pecaharian sambilan, kerajinan meliputi kerajinan pembuatan benda anyaman, patung, kain, ukir-ukiran, percetakaan, pabrik kopi, pabrik rokok, dll. Usaha dalam bidang ini untuk memberikan lapangan pekerjaan pada penduduk. Karena banyak wisatawan yang mengunjungi bali maka timbullah usaha perhotelan, travel, toko kerajinan tangan. . RELIGI

Agama yang di anut oleh sebagian orang Bali adalah agama Hindu sekitar 95%, dari jumlah penduduk Bali, sedangkan sisanya 5% adalah penganut agama Islam, Kristen, Katholik, Budha, dan Kong Hu Cu. Tujuan hidup ajaran Hindu adalah untuk mencapai keseimbangan dan kedamaian hidup lahir dan batin.orang Hindu percaya adanya 1 Tuhan dalam bentuk konsep Trimurti, yaitu wujud Brahmana (sang pencipta), wujud Wisnu (sang pelindung dan pemelihara), serta wujud Siwa (sang perusak). Tempat beribadah dibali disebut pura. Tempat-tempat pemujaan leluhur disebut sangga. Kitab suci agama Hindu adalah weda yang berasal dari India. Orang yang meninggal dunia pada orang Hindu diadakan upacara Ngaben yang dianggap sanggat penting untuk membebaskan arwah orang yang telah meninggal dunia dari ikatan-ikatan duniawinya menuju surga. Ngaben itu sendiri adalah upacara pembakaran mayat. Hari raya umat agama hindu adalah Nyepi yang pelaksanaannya pada perayaan tahun baru saka pada tanggal 1 dari bulan 10 (kedasa), selain itu ada juga hari raya galungan, kuningan, saras wati, tumpek landep, tumpek uduh, dan siwa ratri. Pedoman dalam ajaran agama Hindu yakni :
(1).tattwa (filsafat agama), (2). Etika (susila), (3).Upacara (yadnya).
Dibali ada 5 macam upacara (panca yadnya), yaitu
(1). Manusia Yadnya yaitu upacara masa kehamilan sampai masa dewasa.
(2). Pitra Yadnya yaitu upacara yang ditujukan kepada roh-roh leluhur.
(3).Dewa Yadnya yaitu upacara yang diadakan di pura / kuil keluarga.
(4).Rsi yadnya yaituupacara dalam rangka pelantikan seorang pendeta.
(5). Bhuta yadnya yaitu upacara untuk roh-roh halus disekitar manusia yang mengganggu manusia. Musik tradisional Bali memiliki kesamaan dengan musik tradisional di banyak daerah lainnya di Indonesia, misalnya dalam penggunaan gamelan dan berbagai alat musik tabuh lainnya. Meskipun demikian, terdapat kekhasan dalam teknik memainkan dan gubahannya, misalnya dalam bentuk kecak, yaitu sebentuk nyanyian yang konon menirukan suara kera. Demikian pula beragam gamelan yang dimainkan pun memiliki keunikan, misalnya gamelan jegog, gamelan gong gede, gamelan gambang, gamelan selunding dan gamelan Semar Pegulingan. Ada pula musik Angklung dimainkan untuk upacara ngaben serta musik Bebonangan dimainkan dalam berbagai upacara lainnya. musik Gamelan Silat Bali


Jegog



Genggong Seni tari Bali pada umumnya dapat dikatagorikan menjadi tiga kelompok, yaitu wali atau seni tari pertunjukan sakral, bebali atau seni tari pertunjukan untuk upacara dan juga untuk pengunjung dan balih-balihan atau seni tari untuk hiburan pengunjung Tarian wali

-Sang Hyang Dedari
-Sang Hyang Jaran
-Tari Rejang


Tari Baris Tarian bebali
-Tari Topeng



-Gambuh Tarian balih-balihan
-Tari Legong -Tari Kecak
-Arja
-Joged Bumbung
-Drama Gong
-Barong
-Tari Pendet -Tari Janger senjata rumah adat Bahasa portugis : Cabo de Flores yang berarti Tanjung Bunga.
Resmi dipakai sejak tahun 1636 Oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Hendrik Brouwer.
Studi Orinbau 1969 : Nama asli pulau flores adalah Nusa Nipa atau Pulau Ular asal-usul nama flores Pencampuran antara etnis melayu, malenesia dan portugis.
Sub suku : Manggarai, Riung, Ngada, Nage kio, Ende, Sio, Sikka dan Larantuka. Suku Bangsa Flores Lera Wulan Tanah Ekan : Tuhan Langit dan Bumi
Lena Wulan Tanah Eka no-on Mat an : Tuhan Mempunyai Mata
Lena Wulan Tanah Ekan Gusti Ma-en : Tuhan mengambil pulang milikNya Kepercayaan Nuba nara : Altar/ Batu Pemujaan
Korke : Rumah Adat
Namang : Tempat menari di halaman Korke simbol ritual Sistem Stratifikasi Sosial Klan adalah kerabat luas atau keluarga besar
Klan adalah kesatuan keturunan(genealogis), kesatuan kepercayaan (religiomagis) dan kesatuan adat (tradisi).
Klan juga disebut fam
Antara lain : Fernandes, Wangge, Da Coste, Leimena, Kleden, De Rosari, Parera. Klan Bulan Wulan Weran – More Dru untuk membersihkan ladang dan menanam
Bulan Bleko Gete – Bleko Doi – Kowo untuk menyiangi dan memetik
Balu Goit – Balu Epan – Blepo untuk memetik dan menanam palawija
Pupun Porum Blebe Oin Ai-Ilin sebagai akhir kerja pertanian Kalender pertanian Dewa tertinggi (dewa matahari – dewa bulan – dewa bumi) :
Suku Manggarai : Mori Karaeng
Suku Ngada : Deva religi Seni beladiri : larik dan pencak silat
Seni tembikar
Senjata : sukdu atau sudum
Alat musik : sasando kesenian Tarian Hopong : tarian dimulainya panen di ladang
Tari Manekat : tarian sapaan dengan pemberian sirih pinang
Tari Dodakado : tarian keceriaan muda mudi
Tarian Teotima : Tarian skaral menyambut pria dari perang tarian Yaitu manusia dengan pria yang memiliki tinggi dibawah 145 cm dengan berat badan maksimal 40 kg dan wanita dengan tinggi 135 cm dengan berat rata-rata 30 kg.
Berada di Dusun Rampasasa, Kabupaten Manggarai. Manusia pigmi Pulau Komodo
-new seven wonder- Varanis Komodoensis Taman Nasional Kelimutu Di dunia hanya ada di Kanada dan Flores
Pemburuan dilakukan dengan tradisional
Ikan yang ditangkap harus tua dan jantan
Setahun hanya menangkap enam ekor
Dagingnya dimakan, lemak untuk penerangan Upacara Iyegerek
- Pemburuan Ikan Paus - Jagung
Titi Makanan khas flores Ikan Tongkol Asap Kuah Santan Makanan khas flores Lawar
makanan laut mentah. ikan teri, teripang (menawe), rumput laut (karang muda), cumi-cumi dan ubur-ubur Makanan khas flores Onde-Onde Goreng Makanan khas flores Catatan sejarah paling awal tentang pulau Timor adalah Nagarakretagama pada abad ke-14, Pupuh 14, yang mengidentifikasi bahwa Timur sebagai sebuah pulau dalam wilayah Majapahit. Timor banyak dimasukkan ke dalam sastra kuno Jawa, jaringan perdagangan Cina dan India abad ke-14 sebagai pengekspor kayu cendana aromatik, budak, madu dan lilin yang lalu dijajah olehBelanda yang beribukota di Kupang dan Portugis pada pertengahan tahun 1600-an.
Pulau ini memiliki secara politik dibagi menjadi dua bagian selama berabad-abad. Belanda dan Portugis berjuang untuk mengontrol pulau itu sampai melalui Perjanjian Lisboa 1859, tetapi mereka masih belum secara resmi menyelesaikan masalah perbatasan hingga tahun 1912. Timor Barat atau dikenal sebagai Timor Belanda sampai 1949 ketika menjadi Timor Indonesia, sebuah bagian dari bangsa Indonesia yang dibentuk dari Timur Hindia-Belanda, sedangkan Timor Leste dikenal sebagai Timor Portugis, sebuah koloni Portugis sampai tahun 1975. Sejarah singkat Macam motif tenun ikat yaitu motif Insana dan Biboki. Keduanya menunjukkan daerah asal motif tersebut. Motif Insana cenderung berwarna cerah menggunakan benang toko (istilah para penenun untuk benang yang biasa mereka beli di toko), jenisnya ada dua yaitu sotis dan buna. Tenun sotis permukaannya rata seperti kain pada umumnya sedangkan Buna ada bagian yang menonjol seperti dibordir dan kita agak sulit menentukan mana bagian yang luar dan dalam. Tentu saja yang motif buna harganya jauh lebih mahal ketimbang yang sotis. Sedangkan motif Biboki cenderung kalem menggunakan warna2 tanah. Karakteristik Kerajinan Kain Motif Kain Sasando dengan 28 senar ini diistilahkan dengan Sasando engkel. Jenis lain; Sasando dobel namanya, punya 56 senar. Bahkan ada yang 84 senar. Cara memainkan Sasando dengan dipetik. Mirip dengan gitar. Hanya saja, Sasando tanpa chord (kunci) dan senarnya harus dipetik dengan dua tangan, sehingga lebih mirip Harpa. Alat Musik Ikan Bakar Jagung Rebus/Peanpasu Sambal Lu’at Jagung Bose Makanan Khas makanan utama Ayam betutu





Be Pasih mesambel matah




Grangasem




Nasi bubuh




. Jejeruk




Jukut Urab




Komoh






Lawar



Full transcript