Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Review Jurnal Kualitatif

No description
by

imelda zefanya

on 9 September 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Review Jurnal Kualitatif

Informasi tentang jurnal :
Konsep Diri pada Remaja Tunanetra di Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) Surabaya
Tinjauan Pustaka
Teori tentang remaja menurut Hurlock (1994)
Teori tentang konsep diri menurut Hurlock (1999)
Teori tentang konsep diri menurut Agustiani (2006)
Teori tentang konsep diri menurut Calhoun dan Acocella (1995)
Teori tentang pandangan konsep diri menurut Mead (1993)

Metode Penelitian
Penelitian lapangan
Pendekatan metode kualitatif
Penelitian studi kasus
Latar Belakang Penelitian
Penelitian ini dilakukan karena peneliti menganggap bahwa perlu diadakan penelitian yang membahas lebih dalam lagi mengenai konsep diri pada remaja tunanetra agar mereka dapat memandang dan menilai diri mereka secara lebih positif.
Imelda | 00000010136
Review Jurnal Kualitatif
Chusniatul, F., & Azizah Rahayu, S. (2013). Konsep Diri pada Remaja Tunanetra di Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) Surabaya. Jurnal Penelitian Psikologi, 04(01), 46-60. Retrieved September 5, 2015
Yang bersumber dari jurnal online.
http://jurnalpsikologi.uinsby.ac.id/index.php/jurnalpsikologi/article/view/13/6
Penelitian sebelumnya oleh Fuad Nashori dalam Jurnal Psikologi Anima 2000; Vol.16; No.1; 32-40 yang berjudul “Hubungan antara Konsep Diri dengan Kompetensi Interpersonal Mahasiswa”
Penelitian sebelumnya juga oleh Umi Chumaida dalam skripsinya yang berjudul “Hubungan antara Konsep Diri dan Perilaku Coping pada Remaja Awal di Madrasah Aliyah Negeri 1 Surabaya”.
Subjek remaja tunanetra yang sebelumnya pernah dapat melihat
Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) Surabaya
Hasil Penelitian
Diskusi
Ada subjek yang sejak menjadi tunanetra memandang dirinya positif, berbeda dengan sebelumnya karena ia merasa bahwa masih banyak orang lain yang mempunyai kondisi fisik lebih buruk dari dirinya. Sehingga ia lebih bersyukur dengan keadaaanya dan lingkungannya juga yang mau menerima dirinya dengan baik.
Adapun subjek yang sejak awal ia dapat melihat telah memandang dirinya secara positif hingga akhirnya menjadi tunanetra ia tetap demikian. Hal ini karena subjek merasa bahwa kehidupannya tetap harus berlangsung dan ia tetap harus berinteraksi dengan orang lain. Selain itu juga ia menutupi kekurangannya dengan aktif pada kegiatan ekstrakulikuler sehingga ia tetap dapat berprestasi.
Konsep diri merupakan gambaran yang dimiliki oleh seseorang terhadap dirinya yang diperoleh dari pengalaman dalam hidupnya.
Konsep diri merupakan aspek penting dalam diri seseorang karena itu menjadi kerangka acuan dalam berinteraksi dengan orang lain.
Saran : agar keluarga dan lingkungan sosial tetap memberikan dukungan sosial kepada orang-orang penyandang cacat.
Full transcript