Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Laporan Kasus SLE dan GGK

No description
by

yoviana adi

on 18 May 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Laporan Kasus SLE dan GGK

Laporan Kasus GGK e.c. Glomerulonefritis Kronik dd/ Lupus Nefritis
Pendahuluan
Gagal Ginjal Kronik (GGK) --> proses patofisiologis dengan etiologi beragam --> penurunan fungsi ginjal progresif --> gagal ginjal.
Anamnesis
(auto dan allo)
Keluhan Utama: Nyeri Perut 10 jam SMRS
Identitas Pasien
Nama : Nn. N
Jenis kelamin : Perempuan
Status Pernikahan : Belum Menikah
Usia : 16 tahun
Agama : Islam
Alamat : Kp Cititis 03/03, Bojong Asih, Parakan Salak
Pekerjaan : Pelajar
Tanggal masuk RS : 21 - 04 - 2016
Tanggal Pemeriksaan : 28 - 04- 2016

Riwayat Penyakit Sekarang
Nyeri Perut: 10 jam SMRS, di seluruh lapang perut, didahului oleh kejang, hilang timbul, tidak menjalar, VAS 6
Riwayat Penyakit Sekarang
IGD: terdapat bengkak di kaki kanan dan kiri, tidak terasa nyeri ataupun panas, sewarna dengan kulit, bengkak sebelumnya disangkal, buang air kecil semakin sedikit, sesak nafas tiba-tiba.
Resume
Indonesia: etiologi >> karena Glomerulonefritis (46.39%)
Glomerulonefritis
Primer --> Sindrom Nefrotik
Sekunder --> LES
GGK --> Sindrom Uremia dan Anemia
Keluhan Tambahan : Kejang, bengkak di kaki, rambut rontok, lemas, sensitif terhadap panas, kulit seperti terbakar, sesak napas
Kejang: tiba-tiba, di seluruh bagian tubuh dengan mata melotot, selama 5 menit, tidak sadar saat kejang, setelah kejang pasien tidak sadar selama kurang lebih 3 menit dan ketika sadar pasien merasakan rasa sakit di seluruh bagian perut. Kejang sebanyak 3x sejak 10 jam SMRS.
Riwayat kejang sebelumnya disangkal.
Sejak 3 bulan SMRS: Rambut rontok, cepat lelah ketika beraktivitas dibanding sebelumnya, sensitif terhadap rasa panas, luka bakar yang berwarna merah, melepuh dan terasa gatal di punggung, kaki, dan tangan tiba-tiba tanpa dicetuskan oleh benda panas dan meninggalkan bekas di kulit berwarna kehitaman, penurunan nafsu makan, penurunan berat badan sebanyak 5 kg dalam 2 bulan.
Resume
Resume
Riwayat Penyakit Dahulu
 Riwayat lahir prematur pada usia 7 bulan,
BB: 1 kg
 Riwayat sakit kuning saat berumur 12 tahun --> obat berupa daun dan kunyit rebusan untuk diminum dan dipakai untuk mandi selama 1 minggu
 Riwayat tekanan darah tinggi sebelumnya disangkal
 Riwayat penyakit yang sama dengan pasien di keluarga disangkal
 Riwayat rawat inap di rumah sakit dan transfusi darah sebelumnya disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga
 Riwayat sakit paru pada Ayah dan meninggal karena sakit paru pada usia 55 tahun (diagnosis tidak diketahui)
 Riwayat penyakit yang sama dengan pasien di keluarga disangkal

Riwayat Kebiasaan
 Sering mengkonsumsi makanan yang pedas dan asam serta gorengan
 Riwayat merokok dan paparan rokok disangkal

Pemeriksaan Fisik
(1 minggu setelah dirawat)
Status Gizi
Tinggi badan : 150 cm
Berat badan : 45 kg
IMT : 20.0 kg/m2 (cukup)
Keadaan Umum : tampak sakit sedang
Kesadaran : compos mentis, GCS 15
Tanda-tanda Vital
TD : 120/80 mmHg
HR : 80 kali/menit
RR : 20 kali/menit
Suhu : 36.5oC
KA (+/+)
Telapak tangan pucat
lesi kulit hitam multiple
Diagnosis
- Gagal Ginjal Kronik Derajat V dengan sindrom uremia e.c. Sindrom Nefrotik dd/Lupus Nefritis
- Suspek Lupus Eritematosus Sistemik
- Anemia derajat sedang - berat
e.c. defisiensi eritropoetin
- Leukositosis
- Trombositopenia
- Hipokalsemia
-Hipokalemia
Tatalaksana
• Diet 1200 kkal, dengan pembatasan asupan protein 36 gram per hari, diet rendah garam, kurangi makanan berlemak
• Pembatasan asupan cairan 500 - 800 ml per hari
• Hemodialisa
• Edukasi penggunaan Tabir Surya topikal dengan sun protection factor sekurang-kurangnya 15 spf
• Furosemid amp 20 mg 2 x 1
• Spironolakton tab 1 x 100 mg.
• Prednison tab 2 x 40 mg
• VIP albumin cap 3 x 1
• Allopurinol tab 1 x 1
• Kalsium karbonat tab 2x1
• KSR tab 2x1
• SF tab 1x1, Pemberian EPO bila status besi baik

Saran Pemeriksaan
- Tes ANA
- Pemeriksaan anti dsDNA dan C3
- USG Abdomen
- Kadar besi serum
-
Total Iron Binding Capacity
- Ferritin Serum
- Pemeriksaan sumsum tulang

Prognosis
Ad vitam: dubia ad bonam
Ad fungsionam : dubia ad malam
Ad sanactionam : malam
Presentasi Kasus
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam
Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta
Rumah Sakit Umum Daerah Syamsudin, S.H. Sukabumi
Periode 21 Maret 2016 – 29 Mei 2016
Pembimbing :
dr. Pandang Tedi A.,Sp.PD,M.Sc
Disusun oleh :
Yoviana Adi Putra (2014.061.164)
Gagal Ginjal Kronik e.c. Glomerulus Nefritik Kronik dd/Lupus Nefritis
Lupus Eritematosus Sistemik
Penyakit autoimun --> produksi antibodi terhadap komponen-komponen inti sel --> manifestasi klinis yang luas
Patogenesis SLE
Kriteria Diagnosis (ARA)
Kriteria Diagnosis Lupus Nefritis
Gagal Ginjal Kronik
Kriteria Diagnosis
Klasifikasi
Tata Laksana
Sindrom Nefrotik
Memenuhi 4 dari 11 kriteria ARA dengan:
1. Proteinuria persisten, hematuri dan kelainan sedimen aktif
2. Peningkatan titer anti nukleus dan
DNA-binding antibody
atau keduanya
Manifestasi klinik glomerulonefritis ditandai dengan:
1. Proteinuria masif ( > 40 mg/m2 LPB/jam atau 50 mg/kg/hari atau rasio protein/kreatinin pada urin sewaktu > 2 mg / mg atau dipstik >= 2+)
2. Hipoalbuminemia >= 3,5 g / dL
3. Edema
4. Dapat disertai hiperkolesterolemia > 200 mg/dL
Patofisiologi
Proteinuria: permeabilitas kapiler terhadap protein karena kerusakan glomerulus
Hipoalbuminemia: proteinuria masif
Edema
Underfill
Overfill
Komplikasi
Hiperlipidemia
Hiperkoagulasi
Infeksi
Gangguan Fungsi Ginjal
Tatalaksana
GFR (Kockcroft-Gault): 5,8 ml/mnt/1,732 m2
MDRD: 4.82 mL/min/1.73m2
GFR (Kockcroft-Gault): 7,3 ml/mnt/1,732 m2
MDRD: 6.23 mL/min/1.73m2
(+++)
2,9 g / dL
219 mg/dL
Anatomi
Kesimpulan
GGK >> --> PGTA
Tatalaksana: Mencegah komplikasi dan tatalaksana etiologi
Full transcript