Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Pemberontakan Orang Cina

No description
by

Arvianty Shafira

on 19 September 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pemberontakan Orang Cina

Pembantaian di Stadhuis
- 1 Oktober 1740 setelah mendengar berita bahwa orang Tionghoa membunuh sersan keturunan Bali, Valckenier menambah pasukan penjaga kota.
- 7 Oktober 1740, 600 warga Tionghoa dipimpin Ni Hoe Kong menyerang pos Belanda di Meesteer Cornelis (Jatinegara) dan Tanah Abang. 50 tentara VOC terbunuh.
- Sebagai tanggapan atas pemberontakan, VOC memperketat penjagaan dan memberlakukan jam malam kepada warga Tionghoa.
- 9 Oktober 1740, serdadu VOC melakukan perampokan dan pembersihan warga Tionghoa. Beberapa tahanan Cina di Stadhuis dibebaskan, lalu disembelih di belakang gedung itu.
- 11 Oktober 1740, Valckenier memberitahu opsir Belanda untuk menghentikan pembantaian tetapi gagal.
- 13 Oktober 1740 Dewan Hindia menentukan bahwa setiap orang yang membawa kepala orang Tionghoa akan dihargai dengan dua dukat.
- 22 Oktober 1740, valckenier memberitahu agar semua pembantaian dihentikan. Perjanjian damai dibuat terhadap warga Tionghoa kecuali untuk pemimpin pemberontakan. Dalam perjanjian tertulis bahwa kesalahan sepenuhnya ada pada warga Tionghoa.

PROSES
AKHIR
- 10000 warga Cina terbunuh, 50 luka berat, 600-700 rumah warga Cina dibakar dan 3600 orang selamat.

- van Imhoff mengeluarkan peraturan tentang tempat tinggal warga Cina untuk dipusatkan hanya di daerah luar benteng kota (Glodok) agar mudah diawasi pergerakannya.

- warga Tionghoa diseklusikan dari dunia luar dan tidak boleh berbaur dengan warga non-etnis

- beberapa warga Cina yg berhasil kabur, mengungsi ke Jawa tengah dan bergabung dengan pasukan dibawah pimpinan Pakubuwono II.

- Maret 1744, valckenier dinyatakan bersalah dan diberi hukuman mati serta harta bendanya disita. Namun, ia meninggal dalam kurungan saat meminta bukti lebih.

TOKOH
- Adriaan Valckenier, Gubernur jendral VOC.

- Gustaav Willem baron van Imhoff, gubernur jendral VOC setelah valckenier dicabut jabatannya. Ikut memimpin pemberontakan.

- Ni Hoe Kong, Kapitan Cina untuk Belanda yang bertanggung jawab atas aktivitas warga Tionghoa. Dibuang ke Ambon sampai meninggal.


LATAR BELAKANG
KELOMPOK 4
Pemberontakan Orang Cina
- Meningkatnya populasi etnis Tionghoa di Batavia, sehingga pengangguran meningkat.

- Warga Cina diperas oleh Belanda dengan ancaman deportasi.

- Menurunnya harga gula yang mempengaruhi kehidupan Batavia.

- Adanya kebijakan untuk mengirim kelebihan pengangguran ke Sri langka yg memicu kekhawatiran warga Tionghoa.

- Para serdadu VOC melakukan perampokan dan pembersihan warga Cina

-Terdapat rumor yang merencanakan akan mendeportasi orang Tionghoa ke Ceylon (Sri Lanka), lalu ditengah perjalanan akan dibuang kelaut.

Perumahan warga Tionghoa dibakar
Full transcript