Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Konsep skripsi

No description
by

arif fuadianto

on 30 January 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Konsep skripsi

Analisa Permasalahan
Latar Belakang
Permasalahan
Bagaimanakah arsitektur ekologi dapat juga dihubungkan dengan fungsi bangunan yaitu Rumah Sakit Orthopedi ?

Rumah Sakit Orthopedi di Malang akan menggunakan konsep arsitektur ekologi, Dengan konsep tersebut apakah penggunaan pendingin udara tetap diperlukan mengingat pendingin udara termasuk system yang membutuhkan banyak energi ?
Tujuan & Sasaran
Peran Ekologi terhadap psikologi pasien RS Orthopedi di Malang

Menurut penelitian yang dimuat di A The American Society for Horticultural Science, tanaman dalam ruangan bisa membantu masa pemulihan pasien yang baru menjalani operasi.
Seong-Hyun Park dan Richard H. Mattson dari Kansas State University melakukan penelitian terhadap 90 pasien yang baru menjalani operasi usus buntu. Para responden tersebut diberi pilihan untuk memelihara tanaman dalam ruang atau tidak. Kemudian dilakukan pengujian.
Pasien yang menjalani masa pemulihan dalam ruangan yang dihias tanaman mengalami penurunan gejala sakit, rasa cemas, dan kelelahan. Tekanan darah menurun dan stabil. Para pasien juga mengaku, melihat tanaman segar saat bangun tidur membuat hati mereka bahagia.Sedangkan pasien yang di kamarnya tidak ada tanamannya justru mengalami peningkatan rasa sakit, kecemasan, dan lelah selama masa penyembuhan.
Studi ini menunjukkan bahwa penyembuhan dengan obat-obatan ataupun terapi yang biasa dilakukan pada pasien tidaklah cukup. Perlu faktor lain yang bisa membangkitkan semangat secara psikologis.Terapi kesehatan dengan tanaman ini bukan hal baru. Terapi tanaman atau taman yang disebut Horticultural Therapy (HT) ini awalnya dilakukan Dr Benjamin Rush pada awal abad 19. Ia telah membuktikan efek positif adanya tanaman atau taman indah yang bisa membuat hati senang dan mengusir stres.
Konsep Organisasi Ruang
Konsep Akses Bangunan
Konsep Kebutuhan Ruang
Rumah Sakit Orthopedi di Malang
By Arif Fuadianto (13 22 915)
Tema : Arsitektur Ekologi
digital_architect@yahoo.com
@fuadianto
arif.fuadianto@gmail.com
Konsep Skripsi Arsitektur

Brainstorming
Bentuk
Fungsi
Material & Struktur
Konteks
Rumah Sakit Orthopedi
Jumlah Penderita Orthopedi yang Terus Meningkat

Fasilitas penanganan orthopedi di RS umum kurang memadai
Di Malang
Malang sebagai kota terpadat nomor dua di Jawa Timur belum memiliki RS khusus Orthopedi

Lokasi Malang yang cukup strategis bagi para pasien Jawa Timur yang terlalu jauh jika harus ke Surabaya
Tema Arsitektur Ekologi
Sebagai respon dari permasalahan pemanasan global yang dialami oleh seluruh dunia
Sasaran 1
Sasaran 2
Merumuskan konsep efisiensi energi dari arsitektur ekologi yang sesuai dan dapat diaplikasikan pada tapak RS Orthopedi di kota Malang
Tujuan
• Merumuskan konsep Rumah Sakit Orthopedi yang memenuhi standar kesehatan, serta memasukkan efek psikologi bagi pasien, pengunjung pasien, dan staff medis dengan menggabungkan tema arsitektur ekologi ke dalam desain melalui tampilan fisik, kenyamanan, dan efisiensi agar terciptanya suasana rumah sakit yang lebih baik dan menyenangkan.
Merumuskan konsep sirkulasi ruang yang fungsional namun tetap memperhatikan kenyamanan bagi para pasien dan staff RS Orthopedi
Apakah Orthopedi Itu ?
Banyak orang berpikir bahwa orthopedi hanya meliputi patah tulang dan berhubungan dengan operasi. Sebenarnya orthopedi jauh lebih luas dari itu, orthopedi bukan cabang ilmu bedah, melainkan cabang dari ilmu kedokteran.

Orthopedi menangani berbagai kelainan dan perlukaan sistem muskuloskeletal. Lantas sistem muskuloskeletal itu apa? Muskulo = otot, skeletal = tulang, jadi otot dan tulang saja dong? Lebih luas dari itu juga, sistem ini meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan alat gerak kita dari leher sampai ujung jari-jari kaki.

Jadi seorang dokter orthopedi terlatih untuk menangani segala macam keluhan alat gerak dari leher sampai ujung jari kaki, mulai dari rasa nyeri, kelemahan, kelumpuhan, kesemutan, luka sampai kaku dari bayi sampai orang lanjut usia.

Metode penanganan orthopedi pun bukan melulu melalui operasi atau pembedahan. Obat-obatan, alat bantu, gips, perubahan perilaku, semua dapat menjadi modalitas.

Lantas kata orthopedi sendiri artinya apa? Berasal dari kata orthos=lurus dan pais=anak, orthopedi pertama kali dicetuskan oleh Nicolas Andry tahun 1741 dalam bukunya Orthopaedia, or the Art of Preventing and Correcting Deformities in Children. Meskipun kata orthopaedi kurang mencakup jangkauan ilmunya, namun ia terus digunakan selama lebih dari dua abad dan sepertinya tidak mungkin untuk diganti.
Klasifikasi Orthopedi
Klinik Ortopedi
Fisioterapi
Okupasi Terapi
Ortotik Prostetik
Psikologi
Terapi Wicara
Pekerja Sosial Medis

Klinik Rehabilitasi Medik
Instalasi Laboratorium
Instalasi Radiologi
Apakah Arsitektur Ekologi Itu ?
Sebuah konsep arsitektur yang berwawasan lingkungan secara global dan holistik, berlandaskan kepedulian tentang konservasi lingkungan alami (nature, ecology, ecosystem) melalui peningkatan kesadaran menggunakan energi secara bijaksana, mendorong konservasi sumber daya alami dan meningkatkan upaya daur ulang material sintetis.
Total luasan lantai bangunan adalah 6062 + Sirkulasi 10 % = 6668.2 m²,
Rawat Inap memiliki 3 lantai kemudian unit kamar operasi dan unit administrasi dan manajemen berada di lantai 2 sehingga didapatkan luasan lantai dasar bangunan sebesar 4066.8 m².
Jika syarat site untuk bangunan fasilitas umum memiliki KDB sebesar 50 % maka luasan lahan minimal adalah 8133.7 m².

Organisasi Ruang Vertikal
Pengorganisasian ruang secara vertikal antar unit pada Rumah Sakit Orthopedi terorganisir dengan pengklasifikasian kelas ruang rawat inap dari lantai 1 hingga lantai 3 semakin memiliki privasi yang tinggi. Lantai 1 dimanfaatkan untuk ruang rawat inap kelas III karena fasilitas penunjang medis pada ruang rawat inap kelas III kurang memadai sehingga harus memiliki akses yang mudah dengan Sub Unit Bedah ataupun Unit penunjang medis, sedangkan lantai 03 dimanfaatkan untuk ruang rawat kelas I dan Kelas VIP yang memiliki fasilitas penunjang yang cukup untuk menunjang kegiatan medis dasar pada kelas tersebut.



Keterangan :

Garis Hitam – Sirkulasi Kendaraan
Garis Biru – Akses Rawat Jalan
Garis Hijau – Akses Rawat Inap
Garis Merah – Akses Gawat Darurat

Hanya ada satu akses masuk menuju kedalam tapak dimana kemudian pengunjung diarahkan untuk mengakses Rawat jalan atau rawat inap dan juga parkir kendaraan


Visual Connection

Hubungan yang terjadi karena adanya kesamaan visual antara satu bangunan dengan bangunan lain dalam suatu kawasan, sehingga menimbulkan image tertentu.
Iklim Respons

Konsep Bentuk Bangunan
Konsep Struktur
Struktur Atap Beton
Atap akan menggunakan atap beton untuk mengingat atap ini pemeliharaannya yang lebih mudah khususnya bila terjadi kebocoran dibandingkan Pamenggunakan atap metal
Rangka atap dibuat dari bahan metal, dimana harus dari metal yang tidak mudah berkarat, atau di cat dengan cat dasar anti karat.

Struktur Green Roof
Lembaran untuk di overlap satu sama lain untuk mencegah kebocoran. Karena sebuah drainase tersumbat dapat menyebabkan air meluap, yang dapat merusak atap.
Pada atap green roof terdapat beberapa lapisan untuk mencegah air dan akar merusak atap yaitu lapisan dasar, atap membran (liner kolam atau liner butil), filter lembar, selimut lapisan kelembaban dan drainase ke permukaan atap.

Langit-Langit
Tinggi langit-langit di ruangan, minimal 2,80 m, dan tinggi di selasar(koridor) minimal 2,40 m.
Bahan langit-langit antara lain gipsum, acoustic tile, GRC (Grid Reinforce Concrete), bahan logam/metal.

Dinding
Pada daerah tertentu, dindingnya harus dilengkapi pegangan tangan (handrail)
Khusus pada ruangan-ruangan yang berkaitan dengan aktivitas anak, pelapis dinding warna-warni dapat diterapkan untuk merangsang aktivitas anak.
Khusus untuk daerah tenang (misalkan daerah perawatan pasien), maka bahan dinding menggunakan bahan yang kedap suara atau area/ruang yang bising (misalkan ruang mesin genset, ruang pompa, dll) menggunakan bahan yang dapat menyerap bunyi.

Konsep Utilitas
Konsep Pemanfaatan Energi

Panel Surya
Panel surya di atas atap tak hanya menghasilkan energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan. Panel itu juga mendinginkan rumah atau tempat Anda bekerja. Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Jan Kleissl, dosen teknik lingkungan di Jacobs School of Engineering di University of California (UC) San Diego, mengungkapkan manfaat pendinginan temperatur yang diberikan oleh panel photovoltaic surya.

Dalam studi yang akan dipublikasikan di jurnal Solar Energy, Kleissl dan timnya melakukan pencitraan panas untuk menghitung efek itu. Mereka menemukan bahwa pada siang hari suhu langit-langit bangunan di bawah panel surya lebih dingin tiga derajat Celsius ketimbang langit-langit di bawah atap biasa. Pada malam hari, panel itu menjaga panas tetap di dalam bangunan, mengurangi ongkos pemanas pada musim dingin di negara empat musim. “Lihatlah efek samping positifnya,”


Wind Turbin
Pada dasarnya angin tersedia diseluruh daerah di dunia ini, namun tidak semua tempat bisa dijadikan sebagai lokasi berdirinya kincir angin (ladang angin). Karena hal tersebut akan mempengaruhi efisiensi dan efektifitas dari kincir angin.


Rainwater Harvesting (RWH)
Rainwater Harvesting atau Pemanenan Air Hujan merupakan metode atau teknologi yang digunakan untuk mengumpulkan air hujan yang berasal dari atap bangunan, permukaan tanah, jalan atau perbukitan batu dan dimanfaatkan sebagai salah satu sumber suplai air bersih.

Selain dari air hujan dapat pula menggunakan salah satu dari tiga alternatif dengan prioritas :
1. Air Kondensasi AC
2. Air Hujan
3. Air bekas Wudu
Alternatif pemakaiannya untuk penyiraman tanaman, cuci kendaraan, flushing, dll

Konsep Utilitas
Sistem Pengolahan Air Bersih

Sumber air: PDAM, sumur dalam (deep well), sumur dangkal, sumber lain
Sistem jaringan direncanakan sesederhana mungkin
Arah dan distribusi pipa mengikuti bangunan atau tegak lurusnya.
Semua jaringan air bersih merupakan jaringan bawah tanah diluar bangunan.

Kapasitas harian rencana disesuaikan dengan jumlah tempat tidur rawat inap maksimal di jangka panjang. Secara umum perkiraan kebutuhan air bersih didasarkan pada jumlah tempat tidur. Kebutuhan minimal air bersih 500 liter per tempat tidur per hari. Maka 80 TT x 500 liter = 162.000 liter/hari Suplai harian tersebut direncanakan dilayani oleh sumur dangkal, sumur dalam dengan water treatment, PDAM
Sistem Pengolahan Limbah

Air limbah rumah sakit adalah seluruh buangan cair yang berasal dari hasil proses seluruh kegiatan rumah sakit yang meliputi: limbah domistik cair yakni buangan kamar mandi, dapur, air bekas pencucian pakaian; limbah cair klinis yakni air limbah yang berasal dari kegiatan klinis rumah sakit misalnya air bekas cucian luka, cucian darah dll.; air limbah laboratorium; dan lainya.

Air limbah rumah sakit yang berasal dari buangan domistik maupun buangan limbah cair klinis umumnya mengadung senywa pulutan organik yang cukup tinggi, dan dapat diolah dengan proses pengolahan secara biologis, sedangkan untuk air limbah rumah sakit yang berasal dari laboratorium biasanya banyak mengandung logam berat yang mana bila air limbah tersebut dialirkan ke dalam proses pengolahan secara biologis, logam berat tersebut dapat menggagu proses pengolahannya. Oleh karena itu untuk pengelolaan air limbah rumah sakit, maka air limbah yang berasal dari laboratorium dipisahkan dan ditampung, kemudian diolah secara kimia-fisika, Selanjutnya air olahannya dialirkan bersama-sama dengan air limbah yang lain, dan selanjutnya diolah dengan proses pengolahan secara biologis. Diagram proses pengelolaan air limbah rumah sakit secara umum dapat dilihat seperti pada gambar dibawah.
Konsep Utilitas
Lift

Jenis lift yang akan dipakai ialah jenis lift tanpa ruang mesin. Hanya bisa memakai jenis mesin Gear-less (tanpa roda gigi) kelemahan dari lift jenis ini ialah sulit melakukan perawatan maupun evakuasi, karena sulit menjangkau mesin. Sekalipun Tinggi overhead bisa di bawah 4 meter (sesuai kecepatan), Lift jenis roomless hanya bisa dipakai pada kapasitas, kecepatan dan ketinggian tertentu .Pada umumnya dipakai karena keterbatasan bangunan dan memperindah fasad gedung (tidak menonjol).

Pneumatic tube
Pneumatic tube system Merupakan alat berbentuk tabuk berwarna merah yang berfungsi sebagai metode baru guna mengirim resep ke bagian apotik kemudian tabung akan kembali ketempat asal beserta obat yang di resepkan dari apotik , begitu juga dengan spesimen jaringan , darah , nanah dll yang dikirim melalui lorong pipa yang cukup panjang beserta surat menyuratnya

Sistem Transportasi Dalam Bangunan

Sistem Pengamanan Kebakaran

Ada 2 sistem yang akan sebagai system pengamanan kebakaran yaitu peralatan pemadam kebakaran yang lengkap yang dapat bekerja secara otomatis maupun secara manual.
Secara Otomatis
• Detector Api• Sprinkle
• Alarm Asap
Ataupun secara manual seperti:
• Fire Hydrant
• Fire Extinguisher atau Alat Pemadam Api


Rancangan Bangunan

Selain dari peralatan diatas sistem perancangan bangunan sebagai perlindungan terhadap kebakaran juga digunakan melalui komponen bangunan dari segi arsitektur dan struktur bangunan. Seperti:
Memisahkan jarak antara barang-barang yang mempunyai resiko kebakaran yang tinggi.
Memasang Fire Profing untuk struktur bangunan.
Merancang Explotion-proof atau alat anti peledak pada produk elektrik di daerah beresiko terbakar .
Membuat Emergency Exit yang dapat digunakan saat keadaan darurat.

Konsep Rehabilitasi Pasien

Melalui tindakan medis yang benar, penanganan terhadap cedera atau trauma diawali dengan pemeriksaan rontgen untuk mengetahui kemungkinan terjadinya patah tulang. Tindakan medis selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi cedera pasien.
Namun pengobatan terhadap pasien tulang yang patah bukan hanya sekedar menyambung tulang belaka, tetapi yang lebih penting adalah untuk pengembalian fungsi tulang dan sendi secara normal. Dimana salah satu metode yang umum digunakan untuk proses pengembalian fungsi ialah dengan terapi baik melalui fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara, dll.
Namun begitu terdapat kendala yang dihadapi pada proses ini salah satunya ialah kejenuhan karena proses ini memerlukan waktu yang tidak sebentar, untuk itu diperlukan sebuah desain yang mampu mengatasi hal tersebut.
Terapi outdoor baik dengan taman terapi atau kolam untuk hidroterapi dirasakan akan membantu mengatasi hal tersebut. Dengan adanya taman terapi diharapkan akan dapat menunjang kegiatan dan proses terapi yang telah dilakukan di dalam ruangan. Selain itu, taman terapi dapat digunakan juga sebagai sarana untuk berekreasi sambil melakukan kegiatan terapi sehingga pasien tidak merasa jenuh dan bosan.



Thank You
Concept Tree
Penggunaan Pendingin Udara pada RS Orthopedi

Pada Rumah Sakit Orthopedi pendingin udara diperlukan guna memberikan kenyaman bagi para pasien yang sedang berobat namun begitu pendingin udara ini merupakan salah satu fasilitas yang membutuhkan energy listrik yang tidak sedikit. Namun begitu melakukan penghematan terhadap energi (efisiensi energi) bukan berarti mengurangi segala aktifitas terkait penggunaan energi yang berdampak pada pengurangan kualitas hidup, seperti kenyamanan dan produktifitas kerja. Melainkan melakukan penghematan energi dengan mengoptimalkan penggunaan energi sesuai dengan tingkat kebutuhan.. Untuk itu berikut Faktor-faktor yang mempengaruhi penghawaan di dalam rancangan bangunan ekologi :

• Pengaruh denah bangunan
• Pengaruh iklim tropis
• Pengaruh kualitas lingkungan
• Pengaruh arah hadap bangunan
• Pengaruh bahan bangunan

Pebandingan 2 Bentuk denah bangunan
Analisa Alur Kegiatan
Analisa Kebutuhan Parkir
Berdasarkan tabel di atas, Dengan kapasitas Rumah Sakit Orthopedi Malang yang memiliki 80 tempat tidur maka berikut uraian perbandingan jumlah parkir, yaitu :
Kebutuhan Parkir =
100 SRP
, (
Pengunjung
:
Tenaga Medis
) (
60%
:
40%
)

Untuk Pengunjung
= 60 SRP (Mobil : Motor = 70 : 30)
• SRP Mobil Penumpang = 42 SRP x 12,5 m² (luas SRP Mobil) =
525 m²
• SPR Sepeda Motor = 18 SRP x 1,5 m² (luas SRP Sepeda Motor) =
27 m²
Untuk Tenaga Medis
= 40 SRP (Mobil : Motor = 40 : 60)
• SRP Mobil Penumpang = 16 SRP x 12,5 m² (luas SRP Mobil) =
200 m²
• SPR Sepeda Motor = 24 SRP x 1,5 m² (luas SRP Sepeda Motor) =
36 m²

Jadi Kebutuhan Total Parkir Kendaraan Rumah Sakit Orthopedi sebesar
(525 m² + 27 m² )
+
(200 m² + 36 m²)
=
788 m²

Penentuan SRP (Satuan Ruang Parkir) Kendaraan
Kebutuhan SRP Rumah Sakit Berdasarkan Jumlah Tempat Tidur

Manfaat Sinar Matahari bagi Tulang (Orthopedi)

Sinar Matahari Membantu dalam Pembentukan dan Perbaikan Tulang

Dengan bertambahnya kadar vitamin D dalam tubuh karena terkena sinar matahari, otomatis dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium dan sangat menolong pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit tulang.

Sinar matahari meningkatkan suasana hati dan mood. Sinar matahari juga membantu dalam kasus depresi kronis dan akut dengan cara merangsang sintesis endorfin. Itulah sebabnya kita merasa takut dalam suasana gelap.

Sinar matahari mengurangi insomnia, paparan sinar matahari meningkatkan produksi hormon melatonin di malam hari, hormon ini membantu kita tidur lelap.

Kulit mensintesa vitamin D dengan bantuan sinar matahari, vitamin D membantu penyerapan kalsium dalam usus yg membuat tulang menjadi kuat. Sinar matahari mencegah rachitis pada anak2 dan osteoporosis pada lanjut usia
Analisa Klimatologi
Lokasi Tapak
Tapak Rumah Sakit Orthopedi Malang yang dipilih terletak di jalan Soekarno-Hatta Kecamatan Lowokaru. Malang. Jawa Timur
Batas-batas Tapak
Utara : Jln Soekarno-Hatta
Timur : Workshop
Barat : Restoran Ocean Garden
Selatan :Jln. Blok D

Potensi Lokasi Tapak
Terletak di kawasan tengah kota.
Dekat dengan kawasan perniagaan, perbankan, perkantoran dan lain-lain.
Memiliki aksebilitas (pencapaian) yang cukup mudah.
Kondisi tanah relative datar.
Dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai seperti jalan, listrik, air dan drainase kota.
Dekat dengan jalan poros dari arah Surabaya

Dari hasil perhitungan dimensional tapak pada gambar diatas didapatkan luas keseluruhan tapak sebesat 10.640 m²
Luas Tapak


Pengorganisasian ruang antar unit pada Rumah Sakit Orthopedi diawali dari 3 akses masuk utama para pengunjung

Sub Unit Gawat Darurat harus memiliki akses yang memadai untuk keadaan darurat
Green Architecture

Sustainable Architecture
Environtmental
Architecture

Ecological Architecture
Arsitektur Hijau
Arsitektur Berkelanjutan
Arsitektur Hemat Energi
Lantai
Tidak ada nat seperti keramik
Tidak ada pertemuan sudut antara lantai dan dinding
Memiliki Fungsi Khusus seperti : antistatic, antichemical, antibabakteri

Concept Root
Concept Result
Concept Road
Full transcript