Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

LEMBAGA SOSIAL

No description
by

Hamdi Haykal Miswar

on 27 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of LEMBAGA SOSIAL

LEMBAGA SOSIAL
design by Dóri Sirály for Prezi
PENGERTIAN LEMBAGA SOSIAL
CIRI-CIRI LEMBAGA SOSIAL
TIPE TIPE LEMBAGA SOSIAL
FAKTOR PENDORONG TERJADINYA LEMBAGA SOSIAL
1. Adanya dorongan untuk memenuhi kebutuhan hidup baik kebutuhan mendasar, kebutuhan sosial maupun kebutuhan integrative.

2. Untuk mewujudkan efisiensi kerja dari setiap individu yang dapat didelegasikan kepada lembaga sosial tertentu untuk mewakilkannya.

3. Adanya keterbatasan benda-benda pemuas kebutuhan, sehingga diperlukan adanya lembaga yang mengatur setiap pemenuhan kebutuhan tersebut.

4. Adanya keinginan untuk mewujudkan keadaan hari esok yang lebih baik dan menjamin kelangsungan hidup masyarakat.

FUNGSI LEMBAGA SOSIAL
KELOMPOK 3
Bunga Christiani
Hamdi Haykal Miswar
Kah Lingga
Muhammad Dhana H.
Nadya Ramdhania
Rosidah Nasution
KOENTJARANINGRAT
Lembaga sosial adalah suatu sistem norma khusus yang menata serangkaian tindakan yang berpola untuk keperluan khusus manusia dalam kehidupannya.
ROBERT MAC IVER dan C.H. PAGE
Lembaga sosial adalah prosedur atau tata cara yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antarmanusia yang tergabung dalam suatu kelompok masyarakat.
SOERJONO SOEKANTO
Ia memakai istilah pranata sosial dalam melihat lembaga yang intinya adalah himpunan norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat.
SELO SOEMARDJAN dan SOELAEMAN SOEMARDI
Lembaga sosial adalah kumpulan dari berbagai cara berperilaku yang diakui oleh anggota masyarakat sebagai sarana untuk mengatur hubungan-hubungan sosial.
APA ITU
LEMBAGA SOSIAL
?
Lembaga sosial adalah suatu sistem norma tentang aktivitas masyarakat yang bersifat terarah dalam rangka melangsungkan kehidupan bermasyarakat dan memenuhi segala kebutuhan pokok manusia.
XII IPS 1

Gillin dan Gillin

1. Terwujud dalam kehidupan sehari-hari.
2. Dicirikan oleh tingkat kekekalan tertentu.
3. Memiliki satu atau beberapa tujuan.
4. Terdapat alat-alat perlengkapan untuk mencapai tujuan lembaga sosial.
5. Mempunyai lambang atau simbol tertentu.
6. Memiliki tradisi tertulis dan tidak tertulis.

Bruce J. Cohen

1. Setiap lembaga sosial bertujuan memenuhi kebutuhan khusus masyarakat.
2. Setiap lembaga sosial mempuyai nilai pokok yang bersumber dari anggotanya
3. Dalam lembaga sosial ada pola-pola perilaku permanen yang menjadi bagian tradisi kebudayaan yang ada dan ini disadari anggotanya.
4. Adanya saling ketergantungan antarlembaga sosial di masyarakat, perubahan lembaga sosial satu berakibat pada perubahan lembaga sosial yang lain.
5. Meskipun antarlembaga sosial saling bergantung, masing-masing lembaga sosial disusun dan diorganisasi secara sempurna di sekitar rangkaian pola,norma,nilai,dan perilaku yang diharapkan.
6. Ide-ide lembaga sosial pada umumnya diterima oleh mayoritas anggota masyarakat, terlepas dari turut tidaknya mereka berpartisipasi.
7. Suatu lembaga sosial mempunyai bentuk tata krama perilaku.
8. Setiap lembaga sosial mempunyai simbol-simbol kebudayaan tertentu.
9. Suatu lembaga sosial mempunyai idiologi sebagai dasar atau orientasi kelompoknya.

CIRI-CIRI LEMBAGA SOSIAL SECARA UMUM:
1. Memiliki anggota
2. Memiliki symbol/lambang
3. Memiliki norma (aturan) baik yang tertulis maupun yang tidak
4. Ada tujuan yang hendak dicapai dan manfaat yang akan didapat
5. Adanya barang-barang pelengkap
6. Adanya ideologi/landasan
7. Tingkat kekekalannya lama.

SYARAT-SYARAT LEMBAGA SOSIAL
a. Suatu kelakuan yang baku, bisa berupa norma dan adat istiadat dalam ingatan maupun tertulis.
b. Kelompok manusia yang menjalankan aktivitas bersama dan saling berhubungan.
c. Pusat aktivitas yang bertujuan memenuhi kompleks kehidupan tertentu.
d. Mempunyai pelengkapan dan peralatan.
e. Sistem aktivitas itu dibiasakan pada kelompok dalam masyarakat untuk waktu yang lama.

KOMPONEN LEMBAGA SOSIAL
a. Kode Perilaku
Setiap lembaga sosial memiliki nilai dan norma dasar yang mengatur perilaku orang-orang yang berinteraksi sebagai pengikut lembaga tersebut.Misalnya para pemeluk agama memiliki tuntunan tingkah laku yang sesuai dengan ajaran agama masing-masing .


b. Simbol Kebudayaan
Simbol kebudayaan sebenarnya merupakan konsekuensi adanya norma dan perilaku yang kemudian menimbulkan ke khas-an dalam lembaga tersebut.Wujud simbol lembaga sosial dapat berupa benda,pakaian khas,lambang maupun lagu.

c. Ideologi
Fungsi sistem gagasan(ideologi) adalah untuk memberi penjelasan atay dasar hukum bagi norma-norma yang diyakini. Contohnya Pancasila sebagai ideologi pemerintahan di negara Indonesia.

Tipe lembaga sosial dari segi fungsi
Operative Institutions
merupakan lembaga sosial yang ada dsalam masyarakat yang berfungsi untuk menyelenggarakan pemenuhan kebutuhan.
Contohnya adalah lembaga perkawinan,lembaga perdagangan,dll.

Regulative Institutions
merupakan lembaga sosial yang ada di dalam masyarakat yang berfungsi melakukan pegaturan terhadap aktivitas-aktivitas masyarakatnya dengan tujuan agar terciptanya keteraturan dalam masyarakat dan untuk memantau tata kelakuan yang terdapat dalam masyarakat.
Contohnya lembaga hukum,seperti kejaksaan pengadilan,lembaga perpajakan,dll.

Tipe lembaga sosial dari segi sistem nilai
Basic Institutions
yakni lembaga sosial yang berperan dalam memelihara dan mempertahanlan tata tertib dalam masyarakat. Lembaga ini merupakan lembaga yang paling pokok.
Contohnya adalah keluarga,sekolah,Negara,dsb.

Subsidiary Institutions
yakni lembaga yang keberadaannya merupakan pelengkap (sekunder).
Contohnya adalah rekreasi.

Tipe lembaga sosial dari segi perkembangan
Cresive Institutions
yakni lembaga sosial yang keberadaannya tidak disengaja tumbuh dari adat-istiadat masyarakat. Lembaga ini muncul semata-mata karena adanya kepentingan-kepentingan yang bersifat mendasar.
Contohnya adalah lembaga perkawinan, agama & kepemilikan.

Enacted Institutions
yakni lembaga sosial yang dibentuk dengan sengaja dalam rangka mencapai tujuan tertentu dalam masyarakat.
Contohnya adalah lembaga pendidikan,lembaga keuangan dan industry yang dibangun dalam rangka memproduksi barang atau jasa.

Approved/Social Sanction Instutions
yakni lembaga-lembaga sosial yang diperlukan oleh masyarakat sehingga masyarakat dapat menerimanya sebagai suatu kebutuhan bagi kepentingan masyarakatnya sebagai suatu kebutuhan bagi kepentingan orang banyak.
Contohnya adalah penurunan bbm,lembaga pendidikan,lembaga kepolisian,dll.

Unsanctioned Institutions
lembaga sosial yang ditentang oleh masyarakat karena dianggap sangat merugikan dan bertentangan dengan nilai yang berkembang dalam masyarakat.
Contohnya: tindakan kejahatan,perjudian dan pelacuran.
Tipe Lembaga sosial dari segi penyebarannya
General Institutions
yakni lembaga sosial yang dikenal oleh seluruh masyarakat dunia (umum)/berfungsi secara umum artinya hasil kerjanya dapat diterima oleh semua orang.
Contohnya: lembaga Negara,lembaga agama dan lembaga kemanusiaan.

Restricted Institutions
yakni lembaga sosial yang hanya dikenal oleh masyarakat tertentu (sebagian/khusus) artinya hasil kerjanya hanya dapat diterima dan dirasakan oleh kelompok orang tertentu.
Contohnya: Lembaga dakwah islam,lembaga dakwah Kristen Protestan,dll.

Tipe lembaga sosial dari segi penerimaan masyarakat
Berdasarkan atas disadari atau tidak disadarinya:

a. Fungsi Manifest (nyata)
Fungsi Manifest adalah fungsi lembaga sosial yang disadari dan menjadi harapan semua orang.
Contohnya: Lembaga pendidikan berperan sebagai sarana pembentukan kader masa depan. Lembaga ekonomi berperan mengatur proses produksi,distribusi dan konsumsi barang dan jasa yang diperlukan anggota masyarakat.

b. Fungsi Laten (tidak nyata)
Fungsi Laten adalah fungsi lembaga sosial yang tidak disadari keberadaannya dan tidak menjadi tujuan utama masyarakat (terselubung dan tidak diharapkan).
Contohnya: Penambahan jumlah penduduk.

Berdasarkan positif atau tidaknya

a. Fungsional
Lembaga sosial yang ikut serta mendukung kelangsungan hidup masyarakatnya.

b. Disfungsional
Lembaga sosial yang merugikan kelangsungan hidup suatu masyarakat.

JENIS-JENIS LEMBAGA SOSIAL
1. Lembaga keluarga
2. Lembaga Ekonomi
3. Lembaga Pendidikan
4. Lembaga Politik
5. Lembaga Agama

THANK YOU!
Lembaga sosial terdiri dari 3 komponen pokok:
1. Lembaga sosial, yaitu lembaga yang merupakan wadah untuk menyelenggarakan pengaturan pemenuhan kebutuhan warga masyarakat berdasarkan norma sosial yang ada.

2. Norma sosial, yaitu suatu ketentuan yang menjadi dasar pedoman pengaturan perilaku,

3. Personil-personil pelaksana, yaitu orang-orang yang ditugasi secara khusus untuk menyelenggarakan pengaturan perilaku berdasarkan norma sosial tersebut.

PROSES PENANAMAN LEMBAGA SOSIAL

Lembaga sosial terbentuk sebagai akibat adanya norma-norma sosial yang mengalami proses pelembagaan (institusionalisasi). Suatu norma dikatakan mengalami proses pelembagaan,apabila norma tersebut telah diketahui,dipahami atau dimengerti,ditaati,dihargai oleh warga masyarakat.

Institusionalisasi
INTERNALISASI
Kelanjutan proses institusionalisasi norma adalah proses internalisasi norma sosial. Artinya norma- norma sosial mendarah daging dalam jiwa atau kepribadian seseorang.Seseorang yang mengalami internalisasi norma sosial,sepanjang hidupnya akan mengikuti norma tersebut dan menjadi bagian dari kepribadiannya dan kebiasaannya.
PROSES PEMBENTUKAN LEMBAGA SOSIAL
Norma cara (Usage)
Norma cara menunjukan pada suatu perbuatan, yaitu mengatur bagaimana seseorang atau kelompok orang bertindak.
Norma kebiasaan (Folkways)
Norma cara akan terus berkembang, sehingga menjadi sebuah kebiasaan. Norma kebiasaan adalah perbuatan yang selalu diulang-ulang dalam setiap usaha untuk mencapai tujuan tertentu.
Norma Tata Kelakuan (Mores)
Norma tata kelakuan merupakan norma yang mengatur bagaimana seseorang berprilaku dan bertindak dalam masyarakat.
Norma Adat Istiadat (Custom)
Tata kelakuan yang kekal dan makin mengikat dalam masyarakat merupakan cerminan dari pola kelakuan masyarakat yang mengikat anggotanya.
Norma Hukum (Laws)
Norma hukum merupakan aturan yang bersumber dari perundang-undangan dan dianggap sebagai aturan yang paling tegas dan sifatnya mengikat dan masyarakat.
Full transcript