Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Motif Batik dan Teknik Jahit

No description
by

Beatricia Xina

on 5 November 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Motif Batik dan Teknik Jahit

MOTIF BATIK DAN TEKNIK JAHIT
LIMA MOTIF BATIK
1. Batik Tambal
Kain batik dengan motif ini biasanya digunakan sebagai kain panjang. Batik dengan motif ini merupakan ciri khas daerah Jogja. Unsur motif yang menonjol adalah ceplok, parang, meru. Dalam masyarakat ada kepercayaan bahwa orang sakityang menggunakan kain ini sebagai selimut, sakitnya cepat sembuh, karena tambal artinya menambah semangat baru


1. Tusuk Rantai
Teknik yang satu ini memiliki 12 variasi yaitu : tusuk rantai dasar, tusuk rantai kepang, tusuk rantai kabel, tusuk rantai kusut, tusuk rantai terbuka, tusuk rantai kelopak bunga, tusuk rantai hiasan mawar, tusuk rantai barisan mawar, tusuk rantai singalese, tusuk rantai berbelit, tusuk rantai telinga gandum, tusuk rantai zig-zag.
LIMA TEKNIK JAHIT
2. Tusuk Jelujur

Tusuk jelujur merupakan teknik menjahit yang paling mudah juga banyak digunakan. Tusuk jelujur biasa dipakai untuk membuat serutan atau menyatukan dua lembar kain dengan tujuan agar kain tidak bergerak saat dijahit.


dan
2. Batik Pamiluto

Biasanya digunakan sebagai kain panjang saat pertunangan. Unsur motif yang dapat kita lihat adalah Parang, Ceplok, Truntum dan lainnya
Kata "Pamiluto" sendiri berasal dari kata “pulut”, berarti perekat, dalam bahasa Jawa bisa artinya kepilut [tertarik].
Ciri batik madura adalah memiliki warna yang cerah dan
beragam seperti merah, kuning, hijau, dan biru. Warna-warna
tersebut dihasilkan dari pewarna alam yaitu soga alam seperti
mengkudu dan tingi untuk warna merah. Daun tarum untu
warna biru, kulit mundu ditambah tawas untuk efek warna hijau.
Warna terang dan gelapnya dihasilkan melalui lamanya
perendaman kain selama 1 hingga 3 bulan, bahkan ada yang
mencapai 1 tahun. Perendaman ini juga akan membuat warna
kain batik lebih awet dari biasanya.Goresan canting dan gerak tangan pembatik Madura pada sehelai kain melibatkan pikiran dan perasaannya. Warna dalam kainnya berwarna cerah, seringkali merah yang dipakai melambangkan karakter keras dan kuat. Sama seperti karakter penduduknya.
Ciri khas lain batik madura adalah banyaknya garis yang terpampang dalam satu desainnya. Tiap desain batik tersebut pun memiliki cerita masing-masing yang menggambarkan keseharian rakyat Madura.


3. Batik Madura
5. Batik Mega Mendung
Motif batik Megamendung merupakan karya seni batik yang identik dan bahkan menjadi ikon batik daerah Cirebon dan daerah Indonesia lainnya. Motif batik ini mempunyai kekhasan yang tidak ditemui di daerah penghasil batik lain. Bahkan karena hanya ada di Cirebon dan merupakan masterpiece, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata akan mendaftarkan motif megamendung ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan sebagai salah satu warisan dunia.Motif megamendung sebagai motif dasar batik sudah dikenal luas sampai ke manca negara. Sebagai bukti ketenarannya, motif megamendung pernah dijadikan cover sebuah buku batik terbitan luar negeri yang berjudul Batik Design, karya seorang berkebangsaan Belanda bernama Pepin van Roojen. Kekhasan motif megamendung tidak saja pada motifnya yang berupa gambar menyerupai awan dengan warna-warna tegas, tetapi juga nilai-nilai filosofi yang terkandung di dalam motifnya.
4. Batik Keraton
Yang khas dari Batik Keraton ini adalah motifnya yang sering kali berwarna dasarputih dengan corak warna-warna alami atau warna tanah seperti hitam, nila, kuning dan cokelat. Selain warnanya, gambar pada motfnya biasanya juga mengandung berbagai makna filosofi kehidupan. Dan yang unik dari batik keraton adalah dalam hal pemakaiannya. Ada beberapa motif yang hanya boleh dipakai oleh keluarga kerajaan
3. Tusuk Tangkai
Tusuk Tangkai atau tusuk batang ini biasanya
digunakan sebagai jahitan hiasan. Tusuk ini akan menghasilkan tusuk tangkai yang dilakukan tusukan maju dan tusukan mundur. Untuk membuat tusuk jahitan yang lebih besar bisa dilakukan dengan merapatkan jarak pada tusukan dan mengaitkan lebih banyak kain.
4. Tusuk Balik
Tusuk balik sangat mudah dilakukan, pertama masukan jarum dari bagian bawah lalu tusukan ke arah kanan benang, lalu tembuskan jarum dari arah bawah ke bagian kiri benang. Lakukan seperti itu terus menerus.
5. Tusuk Balut
Tusuk balik sangat mudah dilakukan, pertama masukan jarum dari bagian bawah lalu tusukan ke arah kanan benang, lalu tembuskan jarum dari arah bawah ke bagian kiri benang. Lakukan seperti itu terus menerus.
Sekian dan Terima Kasih
Full transcript