Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PENDEKATAN SAINS, LINGKUNGAN, TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT

No description
by

dianristan patongai

on 1 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PENDEKATAN SAINS, LINGKUNGAN, TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT

PENDEKATAN SAINS, LINGKUNGAN, TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT

MENGAPA PERLU ?
PENDEKATAN SALINGTEMAS
CIRI-CIRI
Hal-hal yang perlu diperhatikan
LANGKAH - LANGKAH PEMBELAJARAN
PENGERTIAN
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
Conclusion
Sains merupakan hal penting dalam kehidupan karena membahas tentang alam.
Pendidikan sains merupakan salah satu objek kajian yang wajib untuk diadakan disekolah

PERAN SAINS MENURUT UNESCO
a. Membantu peserta didik mengembangkan keterampilan intelektual yaitu cara berfikir logis dan cara memecahkan masalah
b. Membantu peserta didik mengenal dan memahami tentang sains dan tekhnologi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat
c. Membantu peserta didik memperoleh bakat berupa prinsip-prinsip sains dan teknologi yang diperkirakan akan dijumpai dalam kehidupannya dikemudian hari
d. Membantu peserta didik menguasai bidang studi lainnya terutama bahasa dan matematika

pembelajaran sains disekolah hendaknya dikaitkan dengan perkembangan teknologi dan dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Dengan demikianpeserta didik tidak hanya menguasai konsep-konsep sains untuk keperluan lebih tinggi, tetapi juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari
Pendekatan Salingtemas merupakan akronim dari Sains, Lingkungan, Teknologi dan Masyarakat. Pendekatan Salingtemas ini sama saja dengan pendekatan SETS (Sains, Technology, Environment, and Society).
mulai diperkenalkan tahun 1920 di Amerika Serikat.
Perkembangannya di Indonesia dimulai tahun 1970 pada bidang sastra, sosial dan budaya.
Pendekatan ini mula-mula berasal dari EE (Enviromental Education) yang dikembangkan di Amerika
Isu-isu dan masalah-masalah dalam masyarakat dan kehidupan sehari-hari menjadi titik awal (basis) atau ‘kendaraan’ pertama dan utama untuk mempelajari dan menerapkan konsep-konsep/prinsip-prinsip dan proses sains dan teknologi dengan mempertimbangkan perhatian, minat, atau kepentingan siswa
Mengikutsertakan siswa dalam pengembangan sikap dan keterampilan dalam pengambilan keputusan serta mendorong mereka untuk mempertimbangkan informasi tentang isu-isu sains, lingkungan, dan teknologi.
Menggunakan berbagai macam sumber belajar, baik berupa media cetak, elektronik maupun keadaan nyata di sekitar kita.
Memberikan peluang kepada siswa untuk lebih berperan aktif, sedangkan guru bertindak selaku fasilitator aktif yang selalu memberikan masukan kepada siswa, tanpa menyalahkan pendapat siswa.
INISIASI
PENETAPAN KOMPETENSI SISWA
Pro
a. kegunaan langsung dari konsep sains yang dipelajari dengan mengalihkan ke bentuk teknologi tertentu, sesuai dengan harapan (diri maupun masyarakat),
b. implikasi positif maupun negatif dari alih sains ke bentuk teknologi itu terhadap lingkungan dan masyarakat, disamping pada perkembangan bidang sains dan teknologi itu sendiri,
c. kompetensi yang diharapkan diperoleh melalui KBK secara otomatis akan diperoleh melalui pembelajaran dengan visi Salingtemas sesuai jenjang siswa,
d. pembelajaran menjadi lebih bermakna karena proses pembelajaran tidak terfokus pada pembelajaran sains murni,
e. siswa menjadi terbiasa berfikir kritis dan komprehensif melalui pembelajaran be
Con
Refer back to the pros and cons
Explain how it will help
Describe the next steps
Based on Jim Harvey's speech structures
HUBUNGAN SAINS, LINGKUNGAN TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT
POLA 1
POLA 2
POLA 3
Siswa dibawa ke situasi untuk memanfaatkan konsep sains ke bentuk teknologi untuk kepentingan masyarakat.
Siswa diminta untuk berpikir tentang berbagai kemungkinan akibat yang terjadi dalam proses pentransferan sains tersebut ke bentuk teknologi.

Siswa diminta untuk menjelaskan keterhubungkaitan antara unsur sains yang dibincangkan dengan unsur-unsur lain dalam Salingtemas yang mempengaruhi berbagai keterkaitan antar unsur tersebut.
Siswa dibawa untuk mempertimbangkan manfaat atau kerugian penggunaan konsep sains tersebut bila diubah dalam bentuk teknologi berkenaan.
Siswa dapat diajak berpikir, misalnya tentang pengaruh lingkungan atau masyarakat terhadap pengembangan sains maupun teknologi tertentu, yang masih berkaitan dengan konsep sains yang dibelajarkan.
Dalam konteks konstruktivisme, siswa dapat diajak berbincang tentang Salingtemas dari berbagai macam arah dan dari berbagai macam titik awal tergantung pengetahuan dasar yang dimiliki oleh siswa bersangkutan.
Mengintegrasikan belajar dan pembelajaran dari banyak ruang lingkup kurikulum.
Memperkembangkan literasi sains, teknologi dan sosial siswa (improved students science, technology, and social literacy).
Membawa siswa untuk lebih memiliki harga diri, sehingga mereka lebih termotivasi untuk berperan aktif.
Menciptakan suasana belajar yang senang dan terhindar dari suasana tegang yang dapat membuat siswa menjadi takut.
Mengarahkan dan memberi motivasi kepada siswa, sehingga siswa dapat lebih berpikir kreatif.
DEKONTEKSTUALISASI
PEMBELAJARAN SAINS
PENERAPAN
INTEGRASI
PERANGKUMAN
Full transcript