Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

UNSUR TERBENTUKNYA KEBUDAYAAN

No description
by

Siti Fatimah

on 20 April 2018

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of UNSUR TERBENTUKNYA KEBUDAYAAN

UNSUR TERBENTUKNYA KEBUDAYAAN
Sifat Hakikat Kebudayaan
Setiap masyarakat mempunyai kebudayaan yang beragam dan berbeda antara satu dengan yang lainnya, setiap kebudayaan mempunya sifat hakikat yang berlaku umum bagi semua kebudayaan di manapun juga.
2. Kemungkinan untuk bersatu dengan manusia lainnya.
4. Manusia merupakan manusia yang berproduksi, maka secara alami akan terbentuknya masyarakat kecil dalam keluarga.
5. Dengan terbentuknya suatu kelompok masyarakat maka akan mengurangi ancaman serta dapat mempertahankan diri dari hewan, kekuatan alam, dan kelompok lain yang lebih besar.
Sejak dilahirkan, manusia telah menampakkan gejala-gejala sebagai pertanda bahwa dia adalah makhluk berbudaya, antara lain terlihat pada saat lapar ataupun haus, ia mengeluarkan suara tangisan dan pada saat disusui ibunya, ia mampu menghisap air susu ibu tersebut tanpa ada yang mengajarinya.
2. Dorongan Indrawi
3. Dorongan Akal
4. Dorongan Religi
Pembentukan budaya dapat dibagi menjadi :
Unsur pembentukan Kebudayaan
Yaitu sebuah ilmu yang di tinjau dari antropologi aspek penciptaan budaya oleh manusia.
Tinjauan ini dimaksudkan untuk mendapatkan keterangan sampai sejauh apakah terlahirnya sebuah kebudayaan dari manusiawi.
1. Dorongan Naluri
Manusia diberi kemampuan menerima rangsangan dari luar seperti panas ataupun dingin, bunyi- bunyian, pemandangan yang indah, bau-bauan, dan manis atau pun asin dengan perantaraan panca inderanya.
Dengan potensi berfikir daya khayalnya, manusia mampu melakukan apresiasi, dan menyalurkan apresiasinya itu melalui cipta, rasa, dan karsa.
Makin tinggi daya kreasi manusia, makin canggih pula bentuk-bentuk budaya materialnya.
Melalui daya ciptanya, manusia mampu melahirkan gambaran-gambaran bunyi yang mengandung arti tertentu untuk berkomunikasi dengan sesamanya atau dengan makhluk yang lain.
Daya pemikiran manusia tidak dapat menjangkau apa yang terdapat di balik alam maya, maka perlu disambung dengan bimbingan sang Pencipta alam semesta.
Dengan bimbingan ini manusia dapat mengetahui apa yang semestinya dilakukan, sehingga budaya yang diciptakan dapat berguna baik bagi dirinya, makhluk sesamanya.
1) Fase Instinctive.
Fase di mana dorongan pembentukan budaya itu semata-mata timbul dari naluri.
2) Fase Inderawi.
Fase pembentukan budaya yang didorong oleh hasil penginderaan manusia pada alam sekitar.
3) fase Akal.
Fase di mana manusia membentuk budayanya dengan jalan menggunakan kekuatan pikirannya serta imajinasinya, sehingga mampu menciptakan budaya.
4) Fase Religi.
Bimbingan wahyu, intuisi atau bisikan yang dirasakan datangnya dari Maha Pencipta, sehingga memberikan dorongan-dorongan bagi manusia untuk melengkapi hasil budayanya dengan nilai-nilai keagamaan.
1. Kebudayaan terwujud dan tersalurkan lewat perilaku manusia

2. Kebudayaan telah ada terlebih dahulu mendahului lahirnya suatu generasi tertentu tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan.

3. Kebudayaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan tingkah lakunya.

4. Kebudayaan mencakup aturan aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban, tindakan-tindakan yang diterima dan ditolak, tindakan-tindakan yang dilarang dan tindakan tindakan yang diizinkan.
Sifat kebudayaan tersebut adalah sebagai berikut :
adalah sekelompok manusia yang hidup bersama dalam suatu periode waktu tertentu, mendiami suatu daerah, dan akhirnya mulai mengatur diri mereka sendiri menjadi suatu unit sosial yang berbeda dari kelompok-kelompok lain. Anggota-angota masyarakat menganut suatu kebudayaan. Kebudayaan dan masyarakat tidak mungkin hidup terpisah satu sama lain. Di dalam sekelompok masyarakat akan terdapat suatu kebudayaan.
Masyarakat
1. Orang Banyak atau Crowd
Mendiami suatu tempat dengan jumlah orang yang banyak.

2. Golongan atau social Category
Golongan adalah kelompok-kelompok dalam masyarakat yang disadarkan atas ciri-ciri umum.
Unsur TERBENTUKNYA masyarakat
1. Adanya interaksi sekumpulan manusia
2. Ada nya kesamaan tujuan
3. Adanya hukum dan norma yang berlaku
UNSUR MASYARAKAT
Proses Terbentuknya Masyarakat
1. Adanya pemenuhan kebutuhan biologis seperti papan, sandang, dan pangan, semua kebutuhan tersebut akan sulit terpenuhi jika individual maka manusia mulai menyadari pentingnya penyelenggaraan bersama-sama.
3. Rasa ingin bersatu dengan lingkungan
Ciri-ciri masyarakat
Manusia yang hidup bersama sekurang-kurangnya terdiri atas dua orang.
Bergaul dalam waktu cukup lama. Sebagai akibat hidup bersama itu, timbul sistem
komunikasi dan peraturan-peraturan yang mengatur hubungan antarmanusia.
Sadar bahwa mereka merupakan satu kesatuan.
Merupakan suatu sistem hidup bersama. Sistem kehidupan bersama menimbulkan kebudayaan karena mereka merasa dirinya terkait satu dengan yang lainnya.
WE THINK IT'S ENOUGH.
THANKYOU
Siti Fatimah, S.I.kom., M.Si
Pranata sosial merupakan suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.
PRANATA SOSIAL
Menurut Koentjaraningrat, pranata sosial memiliki delapan macam tujuan, yaitu :
Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan sosial dan kekerabatan, (kinship atau domestic institutions)
Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup, memproduksi, menimbun, dan mendistribusikan harta benda atau economic institutions
Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan pengetahuan dan pendidikan manusia atau educational institutions.
Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia atau scientific institutions
Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk menyatakan rasa keindahan dan rekreasi atau aesthetic and recreational institutions
Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau religius institutions
Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara atau political institutions
Pranata-pranata yang mengurus kebutuhan jasmani manusia atau somatic institutions
Fungsi pranata sosial
Menjaga keutuhan masyarakat
Sebagai sosial control
Memberikan pedoman pada anggota masyarakat
Ciri – ciri pranata sosial
Memiliki Lambang-lambang sebagai Ciri Khasnya
Memiliki Tingkat Kekekalan Tertentu
Memiliki Tradisi Tertulis Maupun Tidak Tertulis
Merupakan Suatu Sistem Pola-pola Pemikiran dan Pola Perilaku yang Terwujud Melalui Aktivitas Kemasyarakatan
Memiliki Satu atau Beberapa Tujuan
Memiliki Alat-alat Perlengkapan yang Digunakan untuk Mencapai Tujuan Lembaga yang Bersangkutan
JENIS - JENIS PRANATA SOSIAL
1. PRANATA AGAMA
2. PRANATA PENDIDIKAN
3. PRANATA KELUARGA
4. PRANATA POLITIK
5. PRANATA EKONOMI
PRANATA AGAMA
Religi merupakan suatu sistem terpadu antara keyakinan dan praktik yang berkaitan dengan hal-hal suci yang dianggap tak terjangkau oleh daya akal manusia. Religi memiliki unsur ajaran hakiki yaitu :

a. Iman yaitu ajaran yang berkaitan dengan hal-hal yang menyangkut keduniawian.

b. Transendental yaitu ajaran yang menyangkut hal-hal yang berada di luar jangkauan penginderaan manusia
Pranata agama memiliki fungsi pokok untuk memberikan
pedoman bagi manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya dan
memberikan dasar perilaku yang berpola dalam masyarakat. Fungsi
pokok tersebut jika dijabarkan menjadi :
Membantu mencari identitas moral.
Menjelaskan arah dan tujuan hidup manusia.
Meningkatkan kualitas kehidupan sosial.
Mengatur hubungan manusia dengan lingkungan alam.
PRANATA PENDIDIKAN
Pendidikan adalah proses membimbing manusia dari kegelapan menuju kecerdasan pengetahuan atau dari tidak tahu menjadi tahu. Pendidikan merupakan proses yang terjadi karena interaksi berbagai faktor yang menghasilkan penyadaran diri dan penyadaran lingkungan, sehingga menampilkan rasa percaya akan lingkungan.

Dari pengertian di atas mengandung arti :
Proses pendidikan terjadi karena interaksi berbagai faktor, seperti alam, kebudayaan, masyarakat, dan sebagainya.
Pendidikan adalah suatu proses yang mengalami tahap perkembangan yang terus-menerus.
PRANATA KELUARGA
Keluarga adalah satuan sosial terkecil dan paling mendasar bagi tercapainya kehidupan sosial masyarakat dan mempunyai fungsi-fungsi pokok yang meliputi, pemenuhan kebutuhan biologis, emosional, pendidikan, dan sosial ekonomi.

Fungsi pranata keluarga :
a. Fungsi perlindungan
b. Fungsi reproduksi
c. Fungsi sosialisasi
d. Fungsi afeksi
e. Fungsi ekonomi

PRANATA POLITIK
Pranata politik adalah peraturan-peraturan untuk memelihara tata tertib, untuk mendamaikan pertentangan-pertentangan, dan untuk memilih pemimpin yang berwibawa. Pranata politik merupakan perangkat norma dan status yang mengkhususkan diri pada pelaksanaan hak dan wewenang

Pranata politik memiliki beberapa fungsi penting, yaitu :
a. Melembagakan norma melalui undang-undang.
b. Menyelenggarakan pelayanan umum.
c. Melindungi warga negara
PRANATA EKONOMI
Pranata ekonomi adalah sistem norma atau kaidah yang mengatur tingkah laku individu dalam masyarakat guna memenuhi kebutuhan barang dan jasa.

Fungsi pranata ekonomi secara umum sebagai berikut :
a. Mengatur konsumsi barang dan jasa.
b. Mengatur distribusi barang dan jasa.
c. Mengatur produksi barang dan jasa.
Full transcript