Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

KONTRIBUSI CINA DI ACEH

No description
by

AZMAN AZMAN

on 1 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of KONTRIBUSI CINA DI ACEH

KONTRIBUSI CINA DI ACEH
design by Dóri Sirály for Prezi
Awal Mula Kedatangan Etnis Cina
Dinasti Han 206 SM – 220 M, tujuannya untuk membuka perdagangan

Dinasti Ming, abad ke 15 datang ke Nusantara bersama Ekspedisi Laksamana Ceng Ho


BKPBM Aceh
Setelah dibukanya deplomasi antara pemerintah Indonesia dan Aceh, budaya tiong hua semakain berkiprah, diantaranya pemerintah indinesia memebri peliuang kepada masyarakat Indonesia untuk mengembang kan bahasa mandarin, dan pemerintah cina memberikan bantuan guru dan dosen untuk mengajar di Aceh.

Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan keilmuan baik secara teoritis maupun praktis.

Analisis Kerjasama Ekonomi, Pendidikan dan Budaya




Dr. A. Rani, M.Si
Cut Nazarina, S.Ag
Azman, S.Sos.I.,M.I.Kom
Nazarullah, S.Sos.I

Pusat Studi Cina IAIN Ar-Ranir Banda Aceh Tahun 2013

Keberadaan Etnis Cina di Indonesia
Mengalami berbagai perubahan, keadaan yang menguntungkan sampai kepada yang memilukan, baik secara ekonomi maupun hukum, bahkan diskriminasi.
(dari masa penjajahan Belanda, PKI, Orde Baru, sampai Reformasi)
Etnis Cina, sampai masuk ke ranah politik (menteri dan kepada keperintahan)

Keberadaan Etnis Cina di Aceh
Kedatangannya untuk bisnis, deplomasi dan pekerjaan
Pertama ditemukan di kawasan Idi Aceh Timur
(berdasarkan peninggalan tempat ibadah orang tiong hua, yaitu Vihara Murni Sakti atau Tepekong Cin Sui Co Su, sudah ada sejak 188 M disaat Idi di Pimpin oleh Ulee Balang Teuku Ben Guci).

Berbeda dengan Indonesia, khusus di Aceh juga pernah ada keterlibatan etnis cina di politik masih sedikit, padahal kedatangan orang cina ke Aceh diyakini dapat membawa perubahan baik bidang teknologi pertanian dan perdagangan.

Disisi lain umumnya etnis cina di Aceh kaya-kaya, namun tidak terjadi perbedaan perlakuan, bahkan hubungan terjadi hubungan yang harmonis, tidak terjadi diskriminasi.

Orang Cina bisa berkontribusi banyak di Aceh, itu belum terwujud dengan baik, namun pasca tsunami etnis cina telah banyak berkontribusi untuk masyarakat Aceh.

Disisi lain Cina juga bisa membangun perekonomian, pendidikan, pertanian dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh, namun hal itu belum begitu menggembirakan.

Bahkan didikan lemabaga pendidikan bahasa mandarin di Jakarta, termasuk BKPBM Aceh tahun 2011.

Tujuannya: untuk memudahkan memudahkan kerjasama dibidang pendidikan dan kebudayaan, salah satu yang telah dicapai BKPBM telah mengirim 5 orang mahasiswa ke Cina.

IAIN Ar-Raniry telah membentuk Pusat Studi Cina pada tahun 2013, untuk dapat melakukan penelitian, pengkajian dan pengadaan berbagai informasi tentang Cina.

Bagi sebagian orang Cina, Aceh telah menjadi kampung halaman, sudah sepantasnya mereka berkontribusi dalam hal membangun Aceh dibidang Ekonomi, pendidikan dan sosial budaya.

Maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahu prospek kerjasama yang mungkin dilakaukan antara etnis cina dan pemerintah Aceh.

Bagaimana prospek kerjasama antara etnis Cina di Aceh dengan Pemerintah Aceh di bidang ekonomi, pendidikan dan sosial budaya ?

Strategi apa saja yang dapat dilakukan untuk menjalankan kerjasama yang dapat meningkatkan pembangunan di Aceh di bidang ekonomi, pendidikan dan sosial budaya ?
Sejauhmana ruanglingkup pengkajian, penelitian dan pengembangan kerja Pusat Studi Cina IAIN Ar-Raniry untuk dapat memberi kontribusi pembangunan di Aceh ?

Untuk mengetahui bagaimana prospek kerjasama antara etnis Cina di Aceh dengan Pemerintah Aceh di bidang ekonomi, pendidikan dan sosial budaya

Strategi apa saja yang dapat dilakukan untuk menjalankan kerjasama yang dapat meningkatkan pembangunan di Aceh di bidang ekonomi, pendidikan dan sosial budaya.
Sejauhmana ruanglingkup pengkajian, penelitian dan pengembangan kerja Pusat Studi Cina IAIN Ar-Raniry untuk dapat memberi kontribusi bagi pembangunan Aceh.

Metode Penilitian
Katagori penelitian Kualitatif, pendekatannya Fenomenogi interaksi simbolik dan dramatologis

Wilayah penelitian di Kota Banda Aceh

Sumber Data 1. Dari Informan ( eknit cina dan etnik Aceh yang ada hubungannya dengan tema penelitian). Dan data pendukung yang bersumber dari kajian pustaka.

Teknik Pengambilan Data
Observasi
in-depth interview
participant observation


Terima kasih atas
perhatiannya
Full transcript