Sejarah
AKADEMI PERAWATAN
RS PGI CIKINI
15 Maret 1895
Didirikan perkumpulan untuk merawat orang sakit di Hindia Belanda (Vereeningin Voor Ziekenverpleging in Indie).
Tujuan :
Merawat orang-orang sakit dari berbagai golongan masyarakat tanpa memandang kedudukan dan suku, yang dilakukan oleh wanita-wanita yang tangannya terlatih dan penuh kasih.
15 Maret 1895
12 Januari 1898
- Peresmian penggunaan gedung eks Istana menjadi RS Ratu Emma (Koningin Emma Ziekenhuis)
- Pelayanan didukung oleh rumah sakit-rumah sakit diakones di Belanda.
Tahun 1906
Dimulai sekolah juru rawat di RS Ratu Emma yang dikelola pemerintah Belanda
Tahun 1906
Perawat-Perawat RS Ratu Emma
1 Agustus 1913
- Kontrak dengan Rumah Sakit diakones di Belanda berakhir
- RS Ratu Emma, berganti nama menjadi RS Tjikini Jakarta
- Kepala Perawatan memegang peran penting dalam pengelolaan rumah sakit
1 Agustus 1913
Perawat-Perawat RS Tjikini
Tahun 1953
Sekolah Pengatur Rawat (SPR) dibuka
Tahun 1955
Ditetapkan dasar pendidikan untuk SPR adalah lulusan SMP
Catatan : Tahun 1981 SPR dikonversi menjadi SPK (Sekolah Perawat Kesehatan), SPK dimulai tahun 1982 dan ditutup pada tahun 1996.
Tahun 1957
Pengelolaan RS Tjikini diserahkan kepada Dewan Gereja di Indonesia (DGI)
Tahun 1957
1 Januari 1969
RS DGI TJIKINI menjadi tempat berdirinya
Akademi Perawatan RS PGI Cikini
1 Januari 1969
3 Maret 1969
- Kegiatan di AKPER RS DGI Djikini dimulai
- AKPER DGI Tjikini berada dibawah koordinasi RS DGI Tjikini
- dr. RP. Sidabutar selaku Wakil Direktur RS DGI Tjikini merangkap sebagai Direktur AKPER RS DGI Tjikini
Tahun 1969
- Zr. F.C. Mailoa ditunjuk sebagai Tenaga Pembimbing sesuai SK Menteri Kesehatan RI
- Penyelenggaraan Pendidikan diawasi oleh Koordinasi Kopertis Wilayah I (Sekarang Menjadi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III)
- Menggunakan kurikulum yang disusun Pusdiklat Departemen Kesehatan RI
Tahun 1969
- Mahasiswa memperoleh beasiswa penuh dengan sistem ikatan dinas
- Sistem gugur ditetapkan pada tahun pertama perkuliahan, dan seluruh mahasiswa tinggal di asrama
- Lulusan bekerja di RS DGI Tjikini hingga ikatan dinas selesai sesuai dengan lamanya pendidikan
- Setelah menyelesaikan ikatan dinas, lulusan dapat memilih untuk tetap bekerja atau keluar dari RS DGI Tjikini.
Tahun 1974
AKPER RS DGI Tjikini berstatus "TERDAFTAR" untuk program pendidikan tingkat Sarjana Muda, berdasarkan SK Kopertis No : 03/SKT/1974
Tahun 1975
Menggunakan kurikulum yang dikembangkan Tim AKPER DGI Tjikini
Tahun 1976
Ujian Negara pertama kali dilaksanakan setelah mahasiswa lulus ujian lokal
Tahun 1974-1976
Tahun 1977
Zr. F.C. Mailoa meninggal, dr. PAW Pattinama, SKM selaku Direktur Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat RS DGI Tjikini, ditetapkan sebagai penanggung jawab harian AKPER RS DGI Tjikini
Tahun 1979
Tahun 1797
- Dr. Ny. K. Rohtiatmo, selaku Direktur RS DGI Tjikini merangkap sebagai Direktur RS DGI Tjikini
- Pelaksana harian : Dr. B.P.P. Gultom dibantu oleh Marianai Situmorang, SKM dan Nille Siahaan SKM
Tahun 1983
- Dr. Ny. K Rohtiatmo sebagai Direktur DGI Tjikini dengan Visi : "Terhasilkannya Perawat Profesional yang Takut akan Tuhan dan Melayani Berdasarkan Kasih"
- AKPER DGI Tjikini berperan serta dalam penyusunan kurikulum untuk AKPER diseluruh Indonesia bekerjasama dengan Pusdiklat Departemen Kesehatan RI dan Consortium of Health Sciences (CHF)
Tahun 1984
- Nama DGI (Dewan Gereja-Gereja di Indonesia) berubah menjadi PGI (Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia)
- AKPER RS PGI Tjikini menggunakan Kurikulum Nasional tahun 1984
Tahun 1983-1984
25 April 1985
Terbentuknya Ikatan Alumni AKPER RS PGI Cikini (IKAAPNI) dengan Ketua Umum :
Clara Simangunsong, SMIP
29 April 1985
Tahun 1989
- Perubahan nama Yayasan RS DGI Tjikini menjadi Yayasan RS PGI Tjikini
- Ibu Nile Siahaan, SKM menjadi Direktur Pertama dari Alumni AKPER RS DGI Tjikini Angkatan Pertama
- Stuktur organisasi dikembangkan dengan adanya 3 (tiga) Pembantu Direktur (Pudir)
- AKPER RS DGI Tjikini berada dibawah Direktur Pendidikan RS PGI Cikini yakni dr.Sontang Simamora
- Perubahan nama AKPER RS DGI Tjikini menjadi AKPER RS PGI Tjikini
Tahun 1990-1992
Tahun 1990
- Beasiswa dengan Ikatan Dinas ditiadakan, biaya pendidikan sepenuhnya menjadi tanggungjawab mahasiswa
- Peningkatan jenjang pendidikan dosen ke Strata 1
Tahun 1992
- 19 Maret 1992, status AKPER RS PGI Cikini meningkat dari "DIAKUI" menjadi "DISAMAKAN"
- Perubahan nama Yayasan RS PGI Cikini menjadi Yayasan Kesehatan PGI Cikini
- AKPER RS PGI Cikini menjadi salah satu dari Satuan Yayasan Kesehatan PGI Cikini
- Direktur AKPER bertanggungjawab langsung kepada Pengurus Yayasan.
Tahun 1990-1992
Tahun 1994-1996
Tahun 1994
- Mars AKPER RS PGI Cikini diciptakan oleh Godlief Soumokil
Tahun 1996
- Dimulainya pemilihan Direktur secara terbuka
- Ibu Indah Susilowati, SMIP.,S.Pd. terpilih dan diangkat sebagai Direktur Periode 1997-2002 (Visi : Menghasilkan Perawat Profesional Pemula yang Takut akan Tuhan dan Melayani Berdasarkan Kasih)
- Mars AKPER RS PGI Cikini mulai dikumandangkan pada acara-acara resmi
Indah Susilowati, SMIP.,S.Pd.
Tahun 1999-2002
Tahun 1999
- Dosen sudah memiliki jenjang akademik
- Ujian Negara diubah menjadi Ujian Persamaan Mutu yang dilakukan secara mandiri dibawah pengawasan Kopertis Wilayah III
Tahun 2000
- Pengajuan perubahan bentuk dari Akademi menjadi Sekolah Tinggi kepada Yayasa Kesehatan PGI Cikini, namun Yayasan berpendapat perubahan bentuk belum diperlukan
Tahun 2002
- AKPER RS PGI Cikini berwenang menetapkan kelulusan mahasiswa sesuai otonomi perguruan tinggi
Tahun 2003-2005
Tahun 2003
- Pertama kali dilaksanakan pemilihan Direktur melalui fit and proper test
- Elizabeth E. Wattimena, SKp. terpilih dan ditetapkan sebagai Direktur Periode 2003-2007
- Dimulai pelaporan berbasis IT, Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED)
- Pengajuan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN)
Tahun 2005
- Elizabeth E. Wattimena, SKp. mengundurkan diri sebagai Direktur, digantikan oleh dr.Poltak Hutagalung, MBA yang merangkap sebagai Direktur PPSDM RS PGI Cikini.
Elizabeth E. Wattimena, SKp.
dr.Poltak Hutagalung, MBA
Tahun 2006
- Rumondang Panjaitan, SKp.,M.Kep.,M.Min. ditetapkan sebagai Direktur Periode 2006-2011 (Visi : Menghasilkan Perawat Profesional yang Takut akan Tuhan dan Melayani Berdasarkan Kasih)
- Peningkatan jenjang pendidikan dosen ke Strata 2
- Menggunakan KurIukulum Nasional Berbasis Kompetensi
- Minimal 10 (sepuluh) lulusan terbaik diterima langsung bekerja di RS PGI Cikini
- Dimulainya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), yang fungsinya melekat pada Pembaantu Direktur Bidang Akademi (Pudir I)
Rumondang Panjaitan, SKp.,M.Kep.,M.Min.
Tahun 2008-2011
Tahun 2008
- Persiapan pengajuan perubahan bentuk dari Akademi menjadi Sekolah Tinggi, untuk membuka Program Sarjana Keperawatan
Tahun 2009
- Pengajuan perubahan bentuk menjadi Sekolah Tinggi batal diusulkan karena adanya Monatorium Pendirian Program Studi Keperawatan
Tahun 2011
- Pertama kali Program Studi Diploma III AKPER RS PGI Cikini terakreditasi oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi)
Tahun 2012-2014
Tahun 2012
- Ns. Sri Hunun Widiastuti, M.Kep.,Sp.Kep.J terpilih dan ditetapkan sebagai Direktur Periode 2012-2016 (Visi : Menghasilkan Perawat Berkualitas yang Mmapu Bersaing di Dunia Internasional dan Melayani Berdasarkan Kasih)
- Mendapatkan Hibah dari Kopertis Wilayah III untuk Penyusunan Statuta
- Pengembangan struktur organisasi dengan penambahan organ Unit Penjamin Mutu, dalam rangka pengembangan SPMI
- Himne Akademi Perawatan RS PGI Cikini diciptakan oleh Eka Panggabean
- Pembenahan sarana dan prasarana pendidikan sesuai regulasi Perguruan Tinggi
- Membangun sistem informasi manajemen berbasi IT
Tahun 2014
- Menggunakan Kurikulum sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
Ns. Sri Hunun Widiastuti, M.Kep.,Sp.Kep.J
Tahun 2015-2016
Tahun 2015
- Dimulainya pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional (UKOM)
- Pengajuan perubahan bentuk menjadi Sekolah Tinggi dan audiensi dengan Kopertis Wilayah III untuk membuka Progran Sarjana Keperawatan, pengajuan tidak dapat dilanjutkan karena terbentur regulasi
- Mendapatkan Hibah Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), berupa sarana perkuliahan dan perkantoran
Tahun 2016
- Ns. Sri Hunun Widiastuti terpilih sebagai Direktur Periode Kedua
- Terlaksananya kerjasama dengan Pemda Nias Barat, berupa bantuan dana pendidikan untuk 13 (tiga belas) mahasiswa asal Nias Barat.
Ns. Sri Hunun Widiastuti, M.Kep.,Sp.Kep.J
Tahun 2017
- Program Studi Diploma III AKPER RS PGI Cikini terakreditasi LAM-PTKes (Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan)
- Pengembangan Sistem Informasi Manajemen
- Peringkat AKPER RS PGI Cikini meningkat dari Klaster IV menjadi Klaster III dalam pemeringkatan PTS Se-Indonesia
- Peningkatan Kerjasama antar Perguruan Tinggi
- Institusi AKPER RS PGI Cikini terakreditasi BAN-PT
Tahun 2017
Tahun 2019
- Ns. Sri Hunun Widiastuti, M.Kep.,Sp.Kep.J memasuki masa persiapan pensiun
- 1 Maret 2019, Ns. Yenny, M.Kep.,Sp.Kep.M.B. ditetapkan sebagai Plt. Direktur dan pada tanggal 1 September 2019 ditetapkan menjadi Direktur Pengganti Antar Waktu (PAW)
- Perampingan struktur organisasi menjadi 3 (tiga) pembantu direktur menjadi 2 (dua) wakil direktur (Wadir)
- AKPER RS PGI Cikini mendapat Penghargaan 100 Perguruan Tinggi Vokasi Terbaik Se-Indonesia (Peringkat 69) dan Penghargaan Peringkat Kinerja Kemahasiswaan pada urutan ke-44
- 16 November 2019, Perayaan Jubileum ke-50 AKPER RS PGI Cikini bekerjasama dengan IKAAPNI (Ikatan Alumni AKPER RS PGI Cikini)
Tahun 2019
Ns. Yenny, M.Kep.,Sp.Kep.M.B.