Introducing 

Prezi AI.

Your new presentation assistant.

Refine, enhance, and tailor your content, source relevant images, and edit visuals quicker than ever before.

Loading…
Transcript

SISTEM REPRODUKSI

PADA MANUSIA

Aris Setyadika Ali Mawardi, S.Pd

Ilmu Pengetahuan Alam

Pengertian

Reproduksi

Arti dan Tujuan

Reproduksi

Tahap Perkembangan Janin

Al Quran

Pembelahan Sel

1. MITOSIS

2. MEIOSIS

PEMBELAHAN

SEL

MITOSIS

Proses reproduksi atau pembelahan sel yang terjadi pada sel-sel somatik (sel tubuh), dimana sel ini bereproduksi dengan cara melalui tahapan yang dapat terbilang teratur dan menghasilkan dua sel anakan.

MITOSIS

MEIOSIS

Proses pembelahan sel yang terjadi pada sel-sel kelamin dari sebuah organisme yang melakukan proses reproduksi dengan cara generatif ataupun seksual.

MEIOSIS

SPERMATOGENESIS

proses pembentukan spermatozoa yang berlangsung di dalam kelenjar kelamin jantan (testis).

SPERMATO

GENESIS

OOGENESIS

proses pembentukan ovum yang terjadi di ovarium.

OOGENESIS

PERBANDINGAN

SEL SPERMA

DAN

OVUM

ORGAN REPRODUKSI PADA MANUSIA

ORGAN

REPRODUKSI

ORGAN

REPRODUKSI PRIA

ORGAN

REPRODUKSI

PRIA

Testis

Testis adalah alat kelamin bagian dalam. Fungsinya adalah untuk memproduksi sperma dan hormon testosteron.

Testis

Epididimis

Epididimis

Epididimis merupakan saluran yang keluar dari testis. Fungsinya adalah sebagai tempat penyimpanan sperma sementara.

Uretra

Saluran uretra adalah saluran yang terdapat dalam penis dan merupakan akhir dari saluran reproduksi. Perannya adalah sebagai saluran keluarnya sperma dan urine.

Uretra

Skrotum

Skrotum berperan

untuk menjaga suhu

testis agar sesuai untuk memproduksi sperma.

Pada skrotum terdapat

dua buah testis.

Penis

Penis berfungsi sebagai saluran kencing atau urine sekaligus tempat keluarnya sperma.

Vesikula Seminalis

Vesikula

Seminalis

Vesikula seminalis merupakan kelenjar yang menghasilkan zat yang berisi basa (alkali), fruktosa (gula monosakarida), hormon prostaglandin, dan protein pembekuan.

Kelenjar Prostat

Kelenjar

Prostat

Kelenjar prostat memberikan kontribusi cairan tambahan untuk ejakulasi. Cairan prostat juga membantu memelihara sperma.

Kelenjar Cowper

Kelenjar Cowper menghasilkan cairan yang licin dan bening dan bermuara pada uretra. Cairan ini berfungsi untuk melumasi uretra dan menetralisir keasaman yang terjadi akibat sisa-sisa urin dalam saluran uretra.

Kelenjar

Cowper

Vas Deferens

Vas Deferens adalah saluran berotot yang menghubungkan antara epididimis dengan vesikula seminalis yang terletak di belakang kandung kemih.

Vas

Deferens

Vas deferens mengangkut sperma matang ke uretra untuk persiapan ejakulasi.

ORGAN

REPRODUKSI WANITA

ORGAN

REPRODUKSI

WANITA

Tabung (Tuba) Fallopii

Tabung

Fallopi

Saluran telur atau tuba fallopi atau oviduk terdapat sepasang di tiap tubuh perempuan, yaitu di kanan dan kiri. Pada saluran inilah terjadi fertilisasi atau pembuahan.

Indung Telur (Ovarium)

Indung

Telur

Fungsi ovarium yakni menghasilkan ovum (sel telur) serta hormon estrogen dan progesteron.

Rahim / Uterus

Rahim berfungsi sebagai tempat berkembangnya janin setelah sel telur dibuahi oleh sel sperma. Dinding rahim (endometrium) berperan dalam pembentukan plasenta.

Rahim

Serviks / Leher Rahim

Servis merupakan struktur rahim bagian bawah yang menyempit dan membuka ke arah vagina.

Serviks

Vagina

Vagina adalah saluran yang menghubungkan lingkungan luar dengan rahim sekaligus tempat mengalirnya darah menstruasi dan saluran keluarnya bayi.

Vagina

Siklus Menstruasi

SIKLUS

MENSTRUASI

Fase Menstruasi

Fase

Menstruasi

Yaitu, luruh dan dikeluarkannya dinding rahim dari tubuh. Hal ini disebabkan berkurangnya kadar hormon seks. Hal ini secara bertahap terjadi pada hari ke-1 sampai 7.

Fase Pra-Ovulasi

Fase

Pra-

Ovulasi

Yaitu, masa pembentukan dan pematangan ovum dalam ovarium yang dipicu oleh peningkatan kadar estrogen dalam tubuh. Hal ini terjadi secara bertahap pada hari ke-7 sampai 13.

Fase Ovulasi

Fase

Ovulasi

Masa subur atau Ovulasi adalah suatu masa dalam siklus menstruasi wanita dimana sel telur yang matang siap untuk dibuahi. menurut beberapa literatur, masa subur adalah 14 hari sebelum haid selanjutnya. Apabila wanita tersebut melakukan hubungan seksual pada masa subur atau ovulasi maka kemungkinan terjadi kehamilan.

Fase Pasca-Ovulasi

Fase

Pasca

Ovulasi

Yaitu, masa kemunduran ovum bila tidak terjadi fertilisasi. Pada tahap ini, terjadi kenaikan produksi progesteron sehingga endometrium menjadi lebih tebal dan siap menerima embrio untuk berkembang. Jika tidak terjadi fertilisasi, maka hormon seks dalam tubuh akan berulang dan terjadi fase menstruasi kembali.

Perkembangan Embrio Manusia

PERKEMBANGAN

JANIN

Urutan Perkembangan Embrio Manusia

Urutan

  • morula
  • blastula
  • gastrula
  • embrio
  • janin

GANGGUAN

DAN

PENYAKIT

Klamidia

Gonore

Triko-

moniasis

Herpes

genital

Human papillomavirus (HPV)

HIV-AIDS

Kanker

Serviks

Sifilis

Epididimitis

Endometriosis

Hernia

Inguinal

Kandida

Kanker

Prostat

Ejakulasi

Dini

Impotensi

KUIS

Learn more about creating dynamic, engaging presentations with Prezi