Introducing
Your new presentation assistant.
Refine, enhance, and tailor your content, source relevant images, and edit visuals quicker than ever before.
Trending searches
Kromosom berjumlah 47
(22 AA + XXY) atau (44 A + XXY)
Ciri - ciri :
Kromosom berjumlah 45
(22 AA + X )
Penyebab : ovum normal (X) dibuahi spermatozoid nondisjunction (XX)
Ciri-ciri:
Kromosom berjmlah 47
(22 AA + XXX)
Penyebab : ovum nondisjunction (XX) dibuahi spermatozoid normal (X)
Ciri-ciri :
Kromosom berjumlah 47
(22 AA + XYY)
Penyebab :
kromatid y pada meiosis II nondisjuntion yang menghasilkan 1 spermatid YY dan 1 spermatid tidak mempunyai kromosom seks
Ciri-ciri:
Kromosom berjumlah 45
( 22 AA + Y )
kariotipe
( 22 AA + XX + XY )
penyebab :
1) nondisjunction terjadi dua kali dalam beberapa sel spermatogenesis
2) oosit sekunderovum masih (bersatu dengan badan polar) dibuahi dua macam sperma ( kromosom x dan y )
Ciri - ciri :
Memiliki testis dan ovum
kromosom berjumlah 47
(45 A + XX) atau (45 A + XY)
Penyebab :
Trisomi pada kromosom nomor 13
Ciri-ciri :
Kromosom berjumlah 47
(45 A + XY)
Penyebab :
Trisomi pada kromosom nomor 18
Ciri - ciri :
kromosom berjumlah 47
(45 A + XY ) atau ( 45 + XX )
Penyebab :
terjadinya trisomi pada kromosom nomor 21
Ciri - ciri :
Penyebab :
hilangnya sebagian lengan pendek kromosom nomor 4
Ciri- ciri :