Introducing 

Prezi AI.

Your new presentation assistant.

Refine, enhance, and tailor your content, source relevant images, and edit visuals quicker than ever before.

Loading…
Transcript

Pembentukan Kalimat

KELOMPOK 5

Pengertian Kalimat

Pengertian

Kalimat

Kalimat adalah satuan bahasa terkecil, dalam wujud lisan maupun tulisan yang mengungkapkan pikiran secara utuh.

Ciri - Ciri Kalimat

Ciri - Ciri

Kalimat

Susilo (1990:2) mengemukakan lima ciri - ciri kalimat, yaitu :

- Bermakna

- Bersistem urutan frasa

- Berjeda

- Berhenti dengan berakhirnya intonasi

- Dapat berdiri sendiri dalam hubungannya dengan kalimat lain

Kalimat Gramatikal

Kalimat baku harus gramatikal, yaitu kalimat baku yang harus memenuhi kaidah yang berlaku di dalam bahasa Indonesia. Kalimat bahasa Indonesia secara gramatikal setidaknya terdiri atas unsur subjek dan unsur predikat.

Kalimat Gramatikal

Klausa

Menurut (Cook dalam Tarigan, 2009:76) Klausa adalah kelompok kata yang hanya mengandung satu predikat . Sedangkan Ramlan berpendapat bahwa klausa adalah suatu bentuk linguistik yang terdiri atas subjek dan predikat.

Unsur - Unsur Kalimat

Unsur - Unsur Kalimat

Unsur kalimat adalah fungsi sintaksis yang dalam buku-buku tata bahasa Indonesia lama lazim disebut jabatan kata dan kini disebut peran kata, yaitu subjek (S), predikat (P),objek (O), pelengkap (Pel), dan keterangan (Ket). Kalimat bahasa Indonesia baku terdiridari sekurang-kurangnya atas dua unsur, yakni S dan P. Unsur yang lain (O, Pel, dan Ket)dalam suatu kalimat dapat wajib hadir, tidak wajib hadir, atau wajib tidak hadir.

Subjek (S)

Subjek yang berfungsi sebagai penunjuk pelaku yang melakukan atau terlibat di dalam sebuah kalimat.

Subjek (S)

Predikat (P)

Predikat berfungsi untuk menyatakan kegiatan yang dilakukan oleh subjek di dalam kalimat, dan biasanya berupa kata – kata kerja baik transitif, maupun intransitif.

Predikat (P)

Objek (O)

Objek berfungsi untuk menyatakan korban atau pihak yang dikenai tindakan oleh subjek melalui predikat. Objek juga bisa melakukan tindakan terhadap subjek, jika diubah dalam bentuk kalimat pasif.

Objek (O)

Pelengkap (Pel.)

Pelengkap adalah unsur kalimat yang melengkapi unsur – unsur lainnya, seperti subjek, maupun objek. Unsur ini berfungsi untuk menambahkan arti atau keterangan.

Pelengkap (Pel.)

Keterangan (Ket.)

Unsur ini berfungsi sebagai penambah keterangan pada sebuah kalimat. Unsur keterangan biasanya diletakkan di depan maupun di belakang kalimat. Ada beberapa jenis unsur keterangan diantaranya adalah

keterangan waktu, keterangan tempat, keterangan tujuan, dll.

Keterangan (Ket.)

Keterangan waktu

Keterangan waktu

Keterangan tempat

Keterangan tempat

Keterangan cara

Keterangan cara

Keterangan alat

Keterangan alat

Keterangan tujuan

Keterangan tujuan

Keterangan penyerta

Keterangan penyerta

Jenis - Jenis Kalimat

- Jenis Kalimat Berdasarkan Struktur Gramatikal

-

- Jenis Kalimat Menurut Fungsinya

Jenis - Jenis Kalimat

Jenis – Jenis Kalimat Berdasarkan Strukt...

Jenis – Jenis Kalimat Berdasarkan Struktur Gramatikal

I.Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal terdiri dari satu subjek dan satu predikat.

A. Pola Kalimat Dasar

Kalimat dasar merupakan kalimat yang berisi informasi pokok dalam struktur inti dan hanya mempunyai satu pola kalimat.

B. Perluasan Unsur Kalimat Dasar

Unsur kalimat dasar seperti subjek, objek, predikat, pelengkap, atau keterangan dapat diperluas dan dikembangkan sehingga informasi tentang unsr-unsur yang berkaitan dengan kalimat menjadi lebih lengkap.

II.Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk merupakan kalimat yang didalamnya terdapat dua kalimat dasar atau lebih.

A.Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara terjadi karena dalam satu kalimat terdapat dua kalimat tunggal.

B.Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat mengandung satu kalimat tunggal yang merupakan inti atau induk kalimat dan diantara kalimat dasar berfungsi sebagai pengisi salah satu unsur kalimat utama.

konjungsi dalam kalimat majemuk bertingkat :

Hubungan Waktu, Hubungan Syarat, Hubungan Tujuan, Hubungan Perbandingan, Hubungan Perlawanan, Hubungan Penyebab, Hubungan Akibat, Hubungan Cara, Hubungan Sangkalan, Hubungan Kenyataan, Hubungan Hasil, Hubungan Penjelasan.

C.Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran merupakan gabungan antara kalimat majemuk bertingkat dengan kalimat majemuk setara.

•Kalimat Langsung (kalimat yang secara cermat menirukan suara orang lain. Cirinya adalah 2 tanda petik ("..."), )

•Kalimat Tak Langsung (kalimat yang mengalami perubahan dari kalimat langsung yang menggunakan tanda petik, ke bentuk berita yang tidak menggunakan tanda petik.)

Kalimat Menurut Fungsinya

Kalimat Menurut Fungsinya

Menurut fungsinya, jenis kalimat dapat dirinci menjadi kalimat pernyataan, kalimat perintah, kalimat interogasi, dan kalimat seruan. Dalam bahasa lisan, intonasi yang khas dapat menjelaskan kapan kita berhadapan dengan salah satu jenis kalimat tersebut. Dalam bahasan tulisan, perbedaannya dijelaskan oleh bermacam-macam tanda baca.

A. Kalimat Pernyataan (Deklaratif)

Kalimat pernyataan dapat digunakan jika penutur ingin menyatakan sesuatu dengan lengkap pada waktu ia ingin menyampaikan informasi kepada lawan bicaranya.

B.Kalimat Pertanyaan (Interogatif)

Kalimat pertanyaan digunakan jika penutur ingin memperoleh informasi atau jawaban yang diharapkan kepada lawan bicaranya. Pertanyaan sering menggunakan kata tanya seperti apa, dimana, bagaimana, mengapa, berapa, kapan.

C. Kalimat Perintah (Imperatif)

Kalimat imperatif biasanya digunakan jika penutur ingin menyuruh atau melarang seseorang dalam melakukan sesuatu.

Kelompok 5

Ayu Sri Rahayu - (A031171532)

Diah Mega Satriya Pratiwi -(A031171536)

Maria Jessilca J.H - (A031171533)

Ria Melyanti - (A031171535)

Samuel Wendyfal Samban-(A031171534)

Learn more about creating dynamic, engaging presentations with Prezi