Introducing
Your new presentation assistant.
Refine, enhance, and tailor your content, source relevant images, and edit visuals quicker than ever before.
Trending searches
1. Penolakan kehadiran Belanda
2. Pemerintah Belanda menindas rakyat Maluku
3. Benteng Duurstede dikuasai kembali oleh tentara Belanda
4. Rakyat Maluku diwajibkan kerja paksa
5. Pergantian mata uang
6. Rakyat Maluku dipaksa untuk menjadi prajurit perang.
1) Penindasan dan pemerasan terhadap rakyat maluku oleh petinggi Belanda
2) Ketidakpuasan rakyat Maluku terhadap peraturan yang digagas gubernur Van Middlekoop
3) Pemerintah Belanda kekurangan uang
4) Sifat kritis rakyat Maluku
Perang ini mulai meletus pada tahun 1817.
Dengan Kapitan Pattimura berlaku sebagai pimpinan dari perang.
Pos Perahu Pelabuhan Porto
Benteng Duurstede
Terjadi pertempuran di Saparua pada 20 Mei 1817 dengan pasukan Belanda yang dipimpin oleh Mayor Beetjess dengan perlengkapan senjata yang memadai.
Setelah kalah, kembali menyerang setelah dapat bantuan dari Ambon dengan pasukan Belanda yang dipimpin oleh Kapten Lisnet dan Kapten Mayer.
Pasukan Pattimura terdesak, dan mengosongkan Benteng Duurstede
Pattimura menjadi tawanan dan dihukum gantung di Benteng New Victoria Ambon pada 16 Desember 1817
Perlawanan di Maluku menyisakan luka yang mendalam. Banyak pejuang yang tertangkap dan diberi hukuman gantung oleh Belanda dan Jasadnya diperlakukan kurang pantas. Hal itu dilakukan Belanda berdasarkan vonis yang diberikan oleh Dewan Persidangan Ambon (Ambonsche Raad van Justitie).
1. Hukuman bagi Christina Martha Tiahahu dari Belanda. Ia dihukum Belanda dengan cara dibuang ke Jawa.
2. Rakyat Maluku tetap dipaksa untuk kerja rodi atau dipaksa menjadi prajurit Belanda.
3. Perlakuan Belanda terhadap rakyat Maluku semakin menjadi-jadi.
4. dsb.
Selesai sudah presentasi ini
seperti anda yang selesai tanpa memulai.