Keutuhan Ciptaan Tuhan
Nama Anggota :
Lingkungan Rusak Kualitas Air Menurun
Masalah Kerusakan Alam
Air menjadi masalah yang memerlukan perhatian serius. Untuk mendapatkan air yang baik sesuai dengan standar baku mutu cukup rumit dirasakan masyarakat.
Hal inni dikarenakan air sudah banyak tercempar oleh bermacam-macam limbah dari berbagai hasil kegiatan manusia, sehingga menyebabkan kualitas air menurun.
Untuk itu air yang merupakan suatu ciptaan Tuhan patut dijaga. Yang patut dilakukan yaitu: menempatkan daerah industri jauh dari pemukiman, pembuangan limbah diatur, pengawasan terhadap penggunaan pestisida, tindakan tegas terhadap perilaku pencemaran lingkungan.
Oleh karena itu kita sebagai warga Indonesia harus bisa menjaga air di Indonesia yang sudah rusak di berbagai daerah. Hukum harus ditegakkan demi anak cucu kita.
Sumber : green.kompasiana.com
Chatarina Adjeng 06
Diotama Tricahya 08
Erica Octavia D A 10
Maudiana 20
Silvera Agni 27
Viesca Chrisnikasanty 32
Bagi kaum beriman , realitas alam semesta dengan aneka macam potensi sumber dayanya , yang dikaitkan dengan Tuhan sebagai dasar dan sumber dinamika penciptaan dan keselamatan, harus dimanfaatkan dan ditanggapi dengan sikap penuh syukur dan tanggung jawab. Melalui pewartaan , dakwah , dan usaha – usaha konsistensasi atau penyadaran lain , agama dan kepercayaan diharapkan bergandengan tangan memecahkan masalah pencemaran alam dan lingkungan hidup, berusaha menjaga keutuhan dan kelestarian alam ciptaan sehingga lingkaran setan ( vivious circle) kejahatan dan dosa , karena pencemaran alam ciptaan , dapat dialihkan menjadi lingkaran kebajikan atau rahmat ( virtuous circle).
1.Penebangan hutan secara sembarangan dan berlebihan , tanpa memperhatikan pentingnya reboisasi.
2.Pencemaran industry tenaga nuklir , yang berupa sampah radioaktif , seperti yang disimpan jutaan tahun di Sellafiled di Cumbria maupun kebocoran proyek tenaga nuklir yang terjadi di Chernobyl Rusia, pada tahun 1985, yang menyebabkan munculnya awan radioaktif di atas Eropa Utara sehingga banyak wilayah tidak dapat dihuni.
3.Penggunaan pupuk jenis pestisida yang menyebabkan tanah menjadi tidak produktif.
4.Parahnya polusi udara karena asap mobil, sepeda motor , dan pabrik , yang dapat menimbulkan penyakit.
Menurut Glock dan Stark
Masyarakat Khusyuk Beragama
tapi Alam Rusak
Bencana Nuklir chernobyl
Agama dan religiositas merupakan kesatuan yang saling mendukung dan melengkapi, karena keduanya merupakankonsekuensi logis kehidupan manusia yang diibaratkan selalu mempunyai dua kutub, yaitu kutub pribadi dankebersamaannya di tengah masyarakat.
Sangat ironis ketika sebuah negara yang dihuni rakyat beragama,namun kerusakan alam disekitarnya semakin menjadi-jadi dan mengakibatkan korban yang tidak sedikit.
Seolah agama tak memiliki sumbangan positif dalam melestarikan alam. Dengan Agama seseorang mestinya mempunyai sikap tertentu yang terjadi disekitarnya
5.Parahnya kondisi tanah karena pembuangan sampah yang seenaknya , peladangan berpindah-pindah , dan pembangunan rumah yang tidak mengindahkan kaidah lingkungan.
6.Penambahan areal tanah yang tidak produktif.
7.Peningkatan erosi tanah akibat gundulnya bukit dan gunung.
8.Pendangkalan sungai yang mengakibatkan terjadinya banjir.
9.Pengurangan air di permukaan dan di dalam tanah , bahkan air semakin kotor.
10.Pencemaran laut sehingga menipisnya karang dan ikan-ikan.
11.Pemukiman yang semakin padat dan tidak sehat.12.Penipisan lapisan ozon.
Pada tanggal 26 April 1986, sebuah bencana nuklir menimpa chernobyl, Rusia.
Di desa tersebut terdapat 4 pembangkit listrik, pada hari itu pembangkit listrik no 4 meledak lalu terbakar. Kejadian itu memakan korban 30 orang. Setelah 10 hari barulah kebakaran dapat dipadamkan dengan tuntas. Namun serbuk radio aktif dari kebakaran tersebut terbawa angin hingga ke wilayah barat Rusia, Eropa Timur, Skandiravia, Inggris, dan Amerika Timur.
Akibatnya rakyat mengkonsumsi air, sayuran, ternak, dan susu di wilayah chernobyl yang telah terkontaminasi radio aktif. Menurut perkiraan dampak fisik akan begitu dahsyat, tapi ternyata hanya 56 orang saja yang mati setelah kejadian itu.
Dampak bagi lingkungan di sekitar ledakan cukup parah. Rumah-rumah hancur, lingkungan menjadi rusak, dan pencemaran oleh serbuk-serbuk radio aktif di berbagai negara.
Sumber: www.pesona.co.id
Maka yang amat penting bagi kita adalah melestarikan, kalau demikian kita turut menjaga dan melestarikan Keutuhan Ciptaan-Nya. Kita juga dipanggil untuk menjaga dan melestarikan keutuhan ciptaan itu, yaitu dengan konkret menanam pohon disekitar kita sebagai bukti cinta kasih kita kepada makhluk, yang adalah saudara dan saudari kita.
Renungan Kitab Suci
Alam Semesta
“ Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tubuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari tanah ( Mzm.104:14)”. Ini artinya kita sebagai manusia sangat ketergantungan kepada ciptaan lain,karena “alam dan manusia adalah satu dalam ciptaan Tuhan”, dan tidak ada perbedaan diantara kita, yang dibedakan hanya warna, jenis, kegunaan dan tempat keberadaan makhluk.
Terima Kasih
Tuhan telah menciptakan manusia dan
alam sekitarnya secara seimbang, manusia memiliki timbal balik yang sangat erat antara alam sekitarnya.Oleh karena itu manusia perlu menumbuhkan sikap pengendalian diri yang baik agar sifat manusia yang tidak mudah puas, tidak merusak alam sekitarnya juga tidak merugikan dirinya sendiri
Dalam Kitab Kejadian 1: 1-2;7-8, manusia itu hidup untuk menguasai,
menjaga,mengola tanah, dan melestarikan, karena manusia telah diberi kuasa untuk menguasai segala makhluk di bumi ini,baik benda hidup dan benda mati, tetapi diharapkan digunakan sesuai dengan kebutuhan yang wajar,yang tidak merugikan atau memusnakan makhluk yang lain,karena semuanya baik adanya di mata Tuhan.