Prezi

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in the manual

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

BIOENERGETIKA

No description
by Reza Pahlevi on 16 September 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of BIOENERGETIKA

kelompok 8 BIOENERGETIKA DIANITYA CHARISMA R
SAVIENA AINIS SHICHA
DIAN LESTARI PUTRI N
MUH. REZA PAHLEVI
ANINDITA
AISHA PERMATA H.
DYANING MEITA PARWATI Pengertian Bioenergetika Bioenergetika, atau yang dikenal dengan termodinamika biokimia, adalah studi tentang perubahan kimia yang menyertai suatu reaksi kimia. (Murray, Harper's Illustrated Biochemistry 27th Edition, 2006) Bioenergetika adalah studi mengenai mekanisme molekul dimana energi dihasilkan melalui metabolisme katabolik atau melalui penangkapan cahaya melalui proses fotosintesis diubah agar dapat digunakan untuk proses pertumbuhan sel, motilitas dan bertahan hidup. (Nichols, 2004) Prinsip Dasar Bagaimana Proses Biologi Berlangsung 1.Hukum I Termodinamika: total energi pada sistem, termasuk lingkungannya tetap konstan, yang berarti bahwa dalam sistem, tidak ada energi yang hilang ataupun diserap 2. Hukum II Termodinamika: total entropi dalam sistem harus meningkat jika proses terjadi secara spontan Reaksi eksergonik--> pelepasan energi
Reaksi endergonik--> penyerapan energi Dalam biokimia:
Reaksi eksergonik=katabolisme
Reaksi endergonik=anabolisme Perubahan Energi yang Menyertai Reaksi Biokimia Organisme yang berfotosintesis menyerap energi matahari secara langsung dan mengubahnya menjadi bentuk energi kimia: glukosa dan senyawa organik lainnya
Jasad heterotrof menggunakan hasil energi ini sebagai sumber untuk pembentukan struktur biomolekul dan senyawa kimia berenergi tinggi yang diperlukan untuk segala kegiatan yang memerlukan energi
Senyawa yang tak terpakai lagi di degradasi menjadi energi panas yang dilepaskan ke alam lingkungan. Glikolisis--> pembentukan laktat satu molekul glukosa dari reaksi yang dikatalisis oleh fosfogliserat kinase dan piruvat kinase membentuk asam piruvat. Proses ini adalah proses yang sangat universal dalam katabolisme glukosa.
Fosforilasi oksidatif--> pelepasan CO2 dan membentuk Asetyl Co-A
Siklus Asam Sitrat (Kreb's Cycle) Proses bagaimana manusia memperoleh energi Glukoneogenesis Pembentukan glukosa dari senyawa non-karbohidrat
Prekursor yang penting adalah piruvat, laktat, gliserol, maupun asam amino
Siklus Cori: glukosa di transfer ke seluruh jaringan, transfer ke laktat menuju liver, dikonversi menjadi glukosa, lalu dikembalikan ke jaringan dalam bentuk glikogen Kehilangan massa otot skeletal pada PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis)
penurunan berat badan
kekurangan energi yang mengakibatkan kondisi malnutrisi
Marasmus-->berat badan kurang dari 60% berat badan sesuai dengan usianya, suhu tubuh bisa rendah karena lapisan penahan panas hilang, dinding perut hipotonus dan kulitnya melonggar hingga hanya tampak bagai tulang terbungkus kulit, tulang rusuk tampak lebih jelas atau tulang rusuk terlihat menonjol, anak menjadi berwajah lonjong dan tampak lebih tua (old man face), Otot-otot melemah, atropi, bentuk kulit berkeriput bersamaan dengan hilangnya lemak subkutan, perut cekung sering disertai diare kronik (terus menerus) atau susah buang air kecil. KONDISI KLINIS AKIBAT GANGGUAN YANG BERKAITAN BIOENERGETIKA Huntington Disease Penyakit saraf yang menurun yang terpaut autosomal dominan
terlihat memiliki gangguan psikologis, kelemahan perilaku kognitif, dan kejang-kejang
Adanya mutan gen Huntington ini menyebabkan terjadinya penurunan fungsi mitokondria pada platelet dan otot skeletal yang akan berujung pada disfungsi mitokondria dan pada akhirnya akan menyebabkan kegagalan menjalankan proses bioenergetik
See the full transcript