Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia

No description
by

Dzil Arsyi

on 21 September 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia

Apa Itu Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan ?
Kemerdekaan beragama dan berkepercayaan mengandung makna bahwa Setiap manusia bebas memilih, melaksanakan ajaran agama menurut keyakinan dan kepercayaannya, dan dalam hal ini tidak boleh dipaksa siapapun.
Apakah kita boleh untuk tidak beragama?
Dasar Hukum
Kemerdekaan beragama dan kepercayaan di Indonesia dijamin oleh UUD 1945.
Pasal 28 E ayat (1) dan (2)
Pasal 29 ayat (2)
Pasal 28 I ayat (1)
untuk mewujudkan pasal 28 I ayat 1 UUD 1945
adanya pengakuan yang sama oleh pemerintah terhadap agama-agama yang dipeluk oleh warga negara
tiap pemeluk agama mempunyai kewajiban, hak dan kedudukan yang sama dalam negara dan pemerintahan
adanya kebebasan yang otonom bagi setiap penganut agama dengan agamanya itu
adanya kebebasan yang otonom bagi tiap golongan umat beragama serta perlindungan hukum dalam pelaksanaan kegiatan agama

Keberagaman Agama
Apa Itu Kerukunan Umat Beragama ?
Kerukunan Umat Beragama
Kerukunan Umat Beragama merupakan sikap mental umat beragama dalam rangka mewujudkan kehidupan yang serasi dengan tidak membedakan pangkat, kedudukan sosial dan tingkat kekayaan
Sekian
Kemerdekaan Beragama dan Berkepercayaan di Indonesia
Kelompok 2
Keberagaman agama yang dianut oleh bangsa Indonesia itu tidak boleh dijadikan hambatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. hal ini tentu saja akan terwujud dengan kerukunan umat
Konsep Tri Kerukunan Umat Beragama
Kerukunan internal umat seagama
kerukunan antar umat berbeda agama
kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah
Kerukunan Antar Umat Seagama
adanya kesepahaman dan kesatuan untuk melakukan amalan dan ajaran agama yang dipeluk dengan menghormati adanya perbedaan yang bisa ditolerir
Kerukunan Antar Umat Berbeda Agama
cara atau sarana untuk mempersatukan dan mempererat hubungan antara orang-orang yang tidak seagama dalam proses pergaulan pergaulan di masyarakat, tetapi bukan ditujukan untuk mencampuradukkan ajaran agama.
Kerukunan Antar Umat Beragama dengan Pemerintah
dalam hidup beragama, masyarakat tidak lepas dari adanya aturan pemerintah setempat yang mengatur tentang kehidupan bermasyarakat.
Ketua : Hafidz Rizky Ramadhitya
Anggota :
Aidil Akbar Syahraini
Ayin Lailasari Aisyah
Dzil Arsyi Sabila Azhar
Fikri Haikal Rachman
Muhamad Rijal Nurmaulana Kodir
Nadhifah Chitriyan Bachtiar
Nur Aini Afifah Isbindra
Sultan Audry Ganjar Natayuda
Full transcript