Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

SIKLUS PROYEK

No description
by

alvira kanusa

on 23 June 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of SIKLUS PROYEK

unsur - unsur pokok dalam organisasi
Orang
:
Orang - orang membentuk sistem sosial intern organisasi, terdiri dari orang dan kelompok (besar, kecil, tidak resmi dan informal). Orang - orang adalah makhluk hidup yang berjiwa, berpikiran, dan berperasaan yang menciptakan organisasi untuk mencapai tujuan mereka.
Sejarah perkembangan perilaku organisasi
Perhatian terhadap aspek manusia di tempat kerja didasarkan oleh Frederick W Taylor di AS pada awal tahun 1900-an. Taylor sering disebut sebagai "bapak manajemen keilmuan", dan perubahan yang ditimbulkannya bagi manajemen meratakan jalan bagi pengembangna perilaku organisasi selanjutnya. hasil kerjanya akhirnya menimbulkan peningkatan pengakuan dan produktifitas bagi para karyawan industri. Taylor mengemukakan bahwa apabila memang ada mesin terbaik untuk melakukan suatu pekerjaan, maka tentunya ada cara terbaik bagi orang-orang untuk melakukan pekerjaan mereka.
Tahap pendefinisian/perencanaan

Tahap pendefinisian dalam siklus hidup proyek akan meliputi kegiatan: penyiapan rencana proyek secara detail dan penentuan spesifikasi proyek secara rinci. Pembuatan rencana proyek biasanya akan dilakukan oleh tim proyek dibawah koordinasi dan pengawasan seorsng manajer proyek.

Tahap konsepsi/konseptual

Tahap konsepsi meliputi 2 bagian yaitu inisiasi proyek dan kelayakan.

1)

Inisisasi proyek
Inisiasi adalah titik dimana suatu ide tentang proyek lahir. Bayak user yang memiliki masalah dalam mengemukakan masalah yang mereka hadapi sehingga perlu dilakukan pengklarifikasian terhadap masalah kemudian mempertimbangkan solusinya.

2)
Kelayakan proyek
Kelayakan adalah proses investigasi terhadap masalah dan mengembangkan solusi secara lebihdetail apakah penyelesaian masalaha itu cukup menguntungan secara ekonomis dan bermanfaat.

SIKLUS PROYEK
SIKLUS PROYEK
TIPE DAN PERILAKU ORGANISASI
SIKLUS PROYEK, TIPE DAN PERILAKU ORGANISASI DI DALAM PROYEK
kelompok 2

Menurut PMBOK (Project Management Body of Knowledge) dalam buku Budi Santoso (2009:3) manajemen proyek adalah aplikasi pengetahuan (knowledges), keterampilan (skills), alat (tools) dan teknik (techniques) dalam aktifitas-aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan proyek.
Tahap operasi

Setelah hasil proyek diserahkan ke user maka proyek dianggap telah selesai. Selanjutnya user akan mengoperasikan hasil proyek tersebut.

Catatan pada tahap ini bahwa keterlibatan kontraktor pada tahap operasi ini adalah tergantung dengan jenis proyek yang sudah dilaksanakan. Bisa saja keterlibatan kontraktor akan terus berlanjut dalam rangka evaluasi sistem atau produk yang dibuat atau pemeliharaannya.

Tahap akuisisi/
eksekusi

Pada tahap ini tidak ada lagi campur tangan dari user, sehingga semua urusan menjadi milik kontraktor. Yang tercakup pada tahap iini adalah : desain, pengembangan, pengadaan, konstruksi/produksi, pelaksanaan.

PROYEK
MANAJEMEN PROYEK
Kegiatan sementara yang berlangsung dalam angka waktu terbatas, dengan alokasi sumber daya tertentu dan dimaksudkan untuk menghasilkan produk dan jasa yang kriteria mutunya sudah digariskan dengan jelas

adalah
tahap-tahap Yang mempunyai pola-pola tertentu
yang dilalui oleh suatu proyek. Secara garis besar tahap-tahap proyek dapat dibagi menjadi: tahap konsepsi, tahap pendefenisian, tahap akuisisi, dan tahap operasi
Menurut Budi santoso (2003;3) manajemen proyek adalah kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengendalikan sumber daya organisasi perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu tertentu dengan sumber daya tertentu. Manajemen proyek mempergunakan personel perusahaan untuk ditempatkan pada tugas tertentu dalam proyek.
adalah telaah dan penerapan pengetahuan tentang bagaimana orang-orang bertindak di dalam organisasi.

adalah sarana manusia bagi keuntungan manusia.
struktur
:
menentukan hubungan resmi orang-orang dalam organisasi.
Teknologi
:
:
teknologi menyediakan sumber daya yang digunakan orang - orang untuk bekerja dan sumnber daya itu mempengaruhi tugas yang mereka lakukan.
Lingkungan
:
semua organisasi beroperasi di dalam lingkungan luar. organisasi tidak berdiri sendiri, ia merupakan bagian dari sistem yang lebih besar yang memuat banyak unsur lain, seperti pemerintah, keluarga, dan organisasi laiinnya
Organisasi fungsional
Terdiri dari bagian pemasaran, produksi, personalia, pembelanjaan, administrasi dan akuntansi. Dalam org. Fungsional, apabila ada orang yang diserahi mengelola suatu proyek biasanya sudah terlanjur setia pada bagian dimana dia dahulu bekerja. Oleh karena itu seyogyanya dia tidak memanfaatkan orang-orang dari bagian lain sehingga pengalaman dan pengetahuan dapat dinikmati bersama
Organisasi proyek
Pada hakekatnya organisasi proyek bermula dari organisasi fungsional. Pengelola proyek dari suatu bagian meminta agar orang-orang fungsional yang bekerja pada proyek betul-betul pindah untuk bekerja sepenuhnya di bawah kekuasaannya.

Organisasi matriks
Org. Matriks biasanya diciptakan orang dengan memperhatikan kebaikan-kebaikan fungsional dan organisasi proyek . Disini para ahli dihimpun berdasarkan fungsi untuk mengerjakan proyek tertentu. Dalam hal ini dibentuk bagian manajemen proyek secara tersendiri. Jadi masing masing bagian tidak boleh mempunyai proyek.

Organisasi usaha
Jenis org. Ini biasa dipakai dalam perusahaan-perusahaan besar dimana sering muncul proyek penelitian dan pengembangan produk. Di sini orang membentuk organisasi fungsional di dalam perusahaan (raksasa) dengan maksud agar kegiatan dapat mandiri, luwes, dengan sumber daya manusia dan dana tersendiri. Kerja sama antara teknisi, peneliti, dan ahli pemasaran disini perlu dibina terutama pada saat permulaan pengembangan produk.

Organisasi tim kerja (task force)
Bentuk organisasi ini biasanya dimanfaatkan untuk menanggulangi proyek-proyek yang muncul dengan tiba-tiba atau belum direncanakan dan sifatnya adhoc atau sementara. Anggotanya biasanya senior dan mungkin tak dibebaskan dari pekerjaan rutin. Tetapi karena pengalamannya mereka akan dapat lebih mampu dan dengan tenang menanggulangi persoalan yang timbul secara mendadak.
Full transcript