Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Belajar Bersama Kaum Digital: Sebuah Pembelajaran

Seminar & Lokakarya – Forkom PPTKI 2012 | Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, 17-18 Januari 2013
by

Neny Isharyanti

on 18 January 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Belajar Bersama Kaum Digital: Sebuah Pembelajaran

Belajar Bersama Kaum Digital: Sebuah Pembelajaran Neny Isharyanti, S.Pd., M.A digital nativeness digital natives lahir tahun 80-an lingkungan digital budaya konektifitas, mencipta, & berbagi scr daring Pembelajar aktif yg belajar berdasarkan pengalaman langsung tdk selalu sadar adanya tehnologi utk pembelajaran suka mendapatkan informasi scr cepat mengerjakan bbrp tugas dlm waktu yg bersamaan lebih menyukai grafis ketimbang teks. lingkungan digital masa kini waktu & masa kecepatan kebebasan kompleksitas interaktifitas interkonektifitas jaringan kesederhanaan + kompleksitas ambiguitas penyatuan verbal + tertulis tidak terduga multitugas Lingkungan Digital Masa Kini kerangka pikir keaksaraan digital kerangka pikir keaksaraan digital
(Ng, 2012) mengoperasikan komputer mengakses sumber informasi penggunaan informasi scr efektif kompetensi tehnologi tepat sikap dlm bertehnologi Pengalaman Saya Menggunakan Tehnologi Administrasi Mengajar Meneliti Pembelajaran mengajar administrasi meneliti administrasi belajar meneliti mahasiswa tehnis operasional pertautan multiaksara penciptaan kembali beragam tehnologi mainstream tehnologi pembelajaran kognitif kritis sosial-emosional evaluasi informasi komunikasi & sosialisasi di Internet konsekuensi etis, moral & hukum dosen enthusiasts skeptics administrasi full adoption vs. partial adoption akreditasi atau prestise Faktor kecanggihan
tidak ada dukungan tehnis, kebijakan, SDM, dokumen keragaman ketrampilan bukannya faktor kebutuhan Studi-Studi Terdahulu Australia akses tak terbatas ke PC/laptop tujuan penggunaan: sosialisasi, layanan daring, sistem administrasi daring universitas, mengunduh, pos-el, mengobrol, mengumpulkan informasi (akademis atau pribadi) Web 2.0? bukan itu, tapi tahu menyimpan, mengatur, ketrampilan dan pengetahuan yang bisa saling dipertukarkan, dan mencari bantuan heterogen (gender, budaya, pendidikan) tehnologi utk pembelajaran?
tidak, kecuali ada kepentingannya adopsi tehnologi yang tinggi Inggris heterogen ada tehnologi yg lazim dipakai, ada yg hanya dipakai karena kepentingan belajar tehnologi utk belajar tergantung informasi/perintah dosen lingkungan digital semakin mirip lingkungan dunia nyata adopsi tehnologi yang tinggi tehnologi utk pembelajaran?
tidak, kecuali ada kepentingannya Hungaria (Eropa) e-Participation Tantangan: •Akses terbatas – sosial, ekonomi, keterbatasan
•Keaksaraan digital
•Keterbatasan bahasa
•Keterbatasan penyediaan informasi
•Ketidak adaan desain & layanan yang menarik
•Keamanan & legalitas
•Komunitas yg terbentuk karena minat bersama Afrika Selatan heterogen telepon seluler lebih banyak dipakai Implikasi Pengalaman Guru harus ... tahu potensi tehnologi utk pembelajaran tahu menjalankan tehnologi itu bisa mencontohkan penggunaan tehnologi itu Strategi memperluas akses tehnologi utk mahasiswa & dosen menyediakan dukungan terus-menerus memahami kebutuhan mahasiswa fokus pada potensi tehnologi & kemampuan mahasiswa Personnel identitas yang jelas (nama, jabatan, dsb.)
mudah dihubungi
responsif
gaya komunikasi tertulis gaya verbal
Menyadari pentingnya dialog (interaksi)
Mampu membangun jejaring & memanfaatkannya
Modern (canggih)
sadar bahwa media virtual adalah media yang nyata Pertanyaan? Tanggapan? Unek-unek? Silakan ...
Full transcript