Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

1 . pengertian wilayah yang diungkapkan oleh para ahli geogr

No description
by

foster iman utama

on 30 September 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of 1 . pengertian wilayah yang diungkapkan oleh para ahli geogr

Pengertian Wilayah
1 . pengertian wilayah yang diungkapkan oleh para ahli geografi:
• Menurut Cressey: Wilayah (region) adalah keseluruhan dari lahan, air, udara, dan manusia dalam hubungan yang saling menguntungkan. Setiap region merupakan satu keutuhan (entity) yang batasnya jarang ditentukan secara tepat.
• Menurut R. E. Dickinson: Wilayah adalah daerah tertentu yang terdapat sekelompok kondisi fisik yang telah memungkinkan terciptanya tipe-tipe ekonomi tertentu.
• Menurut W. I. G. Joerg: Wilayah adalah suatu area yang mempunyai kondisi fisik yang sama/homogen.
• Menurut A. I. Herbertson: Wilayah adalah suatu kesatuan yang kompleks dan tanah, air, udara, tumbuhan, hewan, dan manusia yang dipandang dari hubungan mereka yang khusus yang secara bersama-sama membentuk suatu ciri tertentu di atas permukaan bumi.
• Menurut Fanneman: Wilayah adalah area yang mempunyai karaktenistik kenampakan permukaan yang sama dan kenampakan ini sangat berbeda dengan kenampakan-kenampakan lain di daerah sekitarnya.
• Menurut Taylor: Wilayah dapat didefinisikan sebagai suatu satuan area di permukaan bumi yang dapat dibedakan dengan area lain melalui sifat-sifat seragam yang terlihat padanya.


Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 1997 tentang Rencana: Tata Ruang Wilayah Nasional: Wilayah adalah ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait padanya, yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif dan/aspek fungsional.
• Menurut Platt: Wilayah adalah suatu daerah yang keberadaanya dikenal berdasarkan keseragaman (homogenitas) umum, baik didasarkan pada keadaan lahan maupun keadaan penduduknya.Menurut P. Vidal de La Blache: Wilayah adalah suatu tempat yang didalamnya ditemukan banyak hal yang berbeda-beda, namun dalam bentuk buatan tergabung secara bersama- sama dan saling menyesuaikan .
1. Wilayah adalah bagian daerah tertentu di permukaan bumi yang mempunyai sifat khas . Perwilayahan adalah usaha untuk membagi permukaan bumi tertentu dan tujuan tertentu pula.
Perwilayahan Formal
Suatu wilayah yang ditandai dengan asosiasi areal yang ditandai dengan kenampakan fisik (alam), biotik (kehidupan), dan sosial (kemasyarakatan) merupakan wilayah secara formal. Permukaan bumi ini sangat luas sehingga perwilayahan secara formal juga banyak aneka ragamnya.

Perwilayahan Fungsional

Wilayah yang dalam banyak hal diatur oleh beberapa pusat kegiatan yang saling dihubungkan dengan garis melingkar. Wilayah seperti ini disebut nodal region. Contoh wilayah nodal region kota metropolitan: Daerah Khusus Ibu kota Jakarta Raya, di mana di kota ini terdapat beberapa pusat kegiatan yang saling dihubungkan oleh jaring-jaring jalan.

Potensi Wilayah :
kekayaan atau sember daya fisik
maupun non fisik pada area atau wilayah tertentu sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut
menjadi kekuatan tertentu

Teori Tempat Sentral :

Teori tempat sentral dikemukakan oleh Walter Christaller (1933), seorang ahli geografi dari Jerman. Teori ini didasarkan pada lokasi dan pola persebaran permukiman dalam ruang. Dalam suatu ruang kadang ditemukan persebaran pola permukiman desa dan kota yang berbeda ukuran luasnya.Teori pusat pertumbuhan dari Christaller ini diperkuat oleh pendapat August Losch (1945) seorang ahli ekonomi Jerman.Keduanya berkesimpulan, bahwa cara yang baik untuk menyediakan pelayanan berdasarkan aspek keruangan dengan menempatkan aktivitas yang dimaksud pada hierarki permukiman (pengelompokan pemukiman) yang luasnya meningkat dan lokasinya ada pada simpul-simpul jaringan heksagonal. Lokasi ini terdapat pada tempat sentral yang memungkinkan partisipasi manusia dengan jumlah maksimum, baik mereka yang terlibat dalam aktivitas pelayanan maupun yang
menjadi konsumen dari barang-barang yang dihasilkannya.


Teori kutub pertumbuhan :
Dikemukakan oleh Perroux pada 1955 . menyatakan bahwa pembangun suatu kota atau wilayah merupakan hasil dari sutu proses dan tidak terjadi serentak , melainkan muncul di tempat tempat tertentu dengan kecepatan dan inisiati yang berbeda.

Pembangunan pedesaan :
pembangunan berbasis pedesaan dengan mengedepankan kearifan lokal kawasan pedesaan yang mencakup struktur demografi masyarakat, karakteristik sosial budaya, karakterisktik fisik/geografis, pola kegiatan usaha pertanian, pola keterkaitan ekonomi desa-kota, sektor kelembagaan desa, dan karakteristik kawasan pemukiman.
Diarahkan pada hal hal berikut :
1. Pemantapan ketahanan pangan
2. Penciptaan kegiatan ekonomi secara luas
3. Peningkatan dan memperluas lapangan kerja
4. Penguatan lembaga pedesaan
5. Peningkatan partisipasi masyarakat
6. Meningkatkan kelestarian hidup pedesaan

Pembangunan Perkotaan :
Pembangunan yang dilakukan oleh pemeritahan , untuk memenuhi sarana dan prasarana kebutuhan hidup masyarakat .

- Pola pembanguna didasarkan oleh :
1. Aspek topografi
2. Aspek kegiatan ekonomi yang menonjol
3. Aspek tingkat perkembangan kota .

Teori Gravitasi :
Teori ini dipergunakan untuk menganalisis besarnya kekuatan intraksi antar wilayah secara kuantitatif . Besarnya kekuatan itraksi dapat diwujudkan dengan bentuk besarnya perpindahan atau transportasi dan komunikasi antara dua wilayah .

Teori titik henti :
Teori ini memperkirakan lokasi garis perbatasn yang memisahkan wilayah perdagan di sekitar dua kota yang berbeda . dan dapat digunakan untuk penempatan lokasi industry atau pelayanan social antara dua wilayah .
- Syarat penggunaan tori :
1. Kondisi ekonomi hamper atau relatif sama
2. Topografi wilayah yang landai dan daftar .
3. Daya beli masyarakat yang sama .
4. Sarana transportasi yang memadai .

Potensi penduduk :
Ukuran untuk melihat kekuatan potensi aliran pada tiap tiap lokasi . dapat mengukur kemungkinan penduduk disuatu wilayah untuk melakukan intraksi dengan wilayah wilayah lainnya .

Teori grafik :
Dikemukan oleh K.J Kansky , teori ini diterapkan untuk menentukan daya dukung secara fungsional bedasarkan arah dan itensitas arus atau intraksi atara wilayah inti dan wilayah luar inti .

Sistem perencanaan social :
Suatu proses menetapkan suatu tujuan dan memilih langkah langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut .
Menurut arsyad terdapat 4 elemen dasar perencanaan wilayah :
1. Merencanakan berarti memilih .
2. Perencanaan merupakaan alat pengelokasikan sumber daya .
3. Perencanaan merupakan alat untuk mencapai tujuan .
4. Perencanaan beorientasi ke masa depan .

Faktor dalam perencaan :
1. Terbatasnya potensi wilayah .
2. Kemampuan teknologi dan cepatnya tingkat perubahan .
3. Kesalah perenccanaan yang tidak bisa diubah kembali .
4. Lahan sangat dibutuhkan untuk menopang kehidupan manusia .
5. Tatanan wilayah yang menggambarkan masyarakat yang ada didalamnya .

Tujuan perencanaan wilayah :
1. Menggambarkan proyeksi dari berbagai kegiatan dan penggunaan lahan .
2. Membantu pelaku ekonomi untuk memilih lokasi dan dikembangkan .
3. Bahan acuan pemerintah .
4. Landasan bagi rencana rencan lain yang sempit .
5. Lokasi itu dapat dipergunakan .

Bidang bidang yang tercakup dalam perencanaan :
1. Subbidang perencanaan social ekonomi wilayah .
2. Subbidang perencanaan tata ruang tata guna lahan .
3. Subbidang perencanaan khusus .
4. Subbidang perencaan proyek .

Perencaan wilayah tingkat pusat :
Secara umum pola perencanaan wilayah di Indonesia mengikuti tingkat pemerintahan yang ada ,, yaitu tingkat yang memiliki pendapatan sendiri dan penggunaannya dapat ditur sehingga mereka harus membuat anggaran pendapatan belanja .

Langkah langkah Perencanaan wilayah di indonesia :
1. Gambaran kondisi saat ini dan identifikasi persoalan
2. Menetapkan visi,misi dan tujuan umumyang merupakan kesepakatan dari awal .
3. Mengidentifikasi pembatas dan kendala pada saat ini .
4. menyelesaikan berbagai variabel yang terkait .
5. Menetapkan sasaran perkiraan yang dapat dicapai .
6. Mencapai dan Mengevaluasi berbagai alternatif .
7. Memilih alternatif yang baik .
8. Menetapkan lokasi dan kegiatan yang akan dilaksanakan .
9. Menyusan kebijakan dan Strategi .
Full transcript