Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Self Regulation | Regulasi Diri

No description
by

aulia caesara

on 24 March 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Self Regulation | Regulasi Diri

Self Regulation [Regulasi Diri]
design by Dóri Sirály for Prezi
Anggota
Arvinda Pravitasari 15010113140141
Aveena Arreola 15010113130132
Nabila Rahma A 15010113130137
Nazhra Aulia P 15010113140186
Rostika Adi S 15010113140130
Winda Putri Dwi J 15010113140125
Fiqhunnisa U 15010113130120
Aulia Caessara 15010113130145
Pengertian self-regulation
Regulasi diri adalah proses di mana seseorang dapat mengatur pencapaian dan aksi mereka sendiri. Bentuk regulasi diri seperti Menentukan target untuk diri mereka, mengevaluasi kesuksesan mereka saat mencapai target tersebut, dan memberikan penghargaan pada diri mereka sendiri karena telah mencapai tujuan tersebut (Friedman, 2008).

self-regulation???
mengontrol
dan memanipulasi tingkah laku dengan menggunakan kemampuan
pikirannya
sehingga individu dapat berdampak atau bereaksi bagi
lingkungannya
.

Self Regulation
Self Efficacy
merupakan keyakinan bahwa kita mampu melakukan suatu perilaku dengan baik


Locus Control
adalah keyakinan mengenai kemungkinan suatu perilaku tertentu mempengaruhi hasil akhir

Strategi Reaktif dan Proaktif
Individu bereaksi terhadap lingkungannya terjadi secara reaktif dan proaktif dalam regulasi diri. Strategi reaktif dipakai untuk mencapai tujuan, namun ketika tujuan hampir tercapai strategi proaktif menentukan tujuan baru yang lebih tinggi.

Proses self-regulation
faktor eksternal
memonitor
mengevaluasi tingkah laku internal

Faktor eksternal
standar untuk mengevaluasi tingkah laku kita sendiri.
mempengaruhi regulasi diri dalam bentuk penguatan (reinforcement).

Faktor internal
Observasi diri (self observation): Dilakukan berdasarkan faktor kualitas penampilan, kuantitas penampilan, orisinalitas tingkah laku diri, dan seterusnya
Proses penilaian (judgmental process): Proses penilaian bergantung pada empat hal: standar pribadi, performa-performa acuan, nilai aktivitas, dan penyempurnaan performa.
Reaksi diri (self response): Manusia merespon positif atau negatif perilaku mereka tergantung kepada bagaimana perilaku ini diukur dan apa standar pribadinya.

Aspek-aspek self-regulation
Schunk dan Zimmerman berpendapat bahwa terdapat tiga aspek pada regulasi diri, antara lain:

Metakognisi
Motivasi
Perilaku

Perkembangan regulasi diri
Berikut ini adalah karakteristik seseorang yang mampu meregulasi dirinya dengan baik:
Menetapkan standar tujuan yang ditetapkan, menunjukkan adanya standar dan tujuan tertentu yang dianggap bernilai dan yang menjadi arah sasaran perilaku.
Pengaturan emosi, proses yang selalu memeriksa atau secara sengaja mengubah perasaan yang mungkin mengarah pada perilaku yang kotraproduktif.
Melakukan self-monitoring, menunjukkan kemampuan individu dalam mengamati dan mencatat perilaku sendiri.
Melakukan evaluasi diri, menunjukkan penilaian terhadap performa atau perilaku sendiri.
Membuat kontingensi yang ditetapkan sendiri, menunjukkan adanya penguatan dan hukuman yang ditetapkan sendiri yang menyertai perilaku.

terimakasih :)
Full transcript