The Internet belongs to everyone. Let’s keep it that way.

Protect Net Neutrality
Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Sampling Audit untuk Pengujian atas Rincian Saldo

No description
by

ade matasik

on 26 May 2016

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sampling Audit untuk Pengujian atas Rincian Saldo

SAMPLING NONSTATISTIK
Sampling Unit Moneter
PERBEDAAN ANTARA SAMPLING UNIT MONETER (MUS) DAN SAMPLING STATISTIK
Definisi Unit Sampling adalah suatu Dolar Individual
Ukuran Populasi adalah Populasi Dolar yang Tercatat
Ukuran Sampel Ditentukan dengan Menggunakan Rumus Statistik
Pemilihan Sampel Dilakukan dengan Menggunakan PPS
Auditor Menggeneralisasi dari Sampel ke Populasi dengan Menggunakan Teknik MUS
Yulia Vidya Nanda Nugraheni
232014169
Ferry Endah Aryati
232014276
Carissa Elsava Sitompul
232014285

Sampling Audit untuk Pengujian atas Rincian Saldo
Perbandingan Sampling Audit untuk Pengujian Atas Rincian Saldo dan untuk Pengujian Pengendalian serta Pengujian Substantif atas Transaksi
menentukan tingkat pengecualian populasi
mengurangi penilaian risiko pengendalian dan karenanya mengurangi pengujian atas rincian saldo
menyimpulkan bahwa pengendalian telah beroperasi secara efektif demi tujuan audit pengendalian internal atas pelaporan keuangan.
Ada 3 jenis utama metode sampling yaitu :
sampling nonstatistik
sampling unit moneter
sampling variabel
Langkah yang diperlukan dalam sampling audit:
Menyatakan tujuan pengujian audit
Memutuskan apakah sampling audit dapat diterapkan
Mendefinisikan salah saji
Mendefinisikan populasi
Mendefinisikan unit sampling
Menetapkan salah saji yang dapat ditoleransi
Menetapkan risiko yang dapat diterima atas penerimaan yang salah
Mengestimasi salah saji dalam populasi
Langkah Sampling Audit Selanjutnya
Menentukan Ukuran Sampel Awal
Memilih Sampel
Sampling nonstatistik
sampling berstratifikasi
metode apa saja
memilih sampel
Melaksanakan Prosedur Audit
auditor menerapkan prosedur audit yang tepat pada setiap item sampel untuk menentukan apakah item tersebut mengandung salah saji
Menggeneralisasi dari Sampel ke Populasi dan Memutuskan Akseptabilitas Populasi
Auditor harus menggeneralisasi dari sampel ke populasi dengan :
Memproyeksasikan salah saji dari hasi sampel ke populasi
Mempertimbangkan kesalahan sampling serta resiko sempling (ARIA)
Menganalisis Salah Saji
Auditor harus mengevaluasi sifat dan penyebab setiap salah saji yang ditemukan dalam pengujian atas rincian saldo.
Tindakan yang Diambil Apabila Populasi Ditolak
Tidak mengambil tindakan hingga pengujian atas bidang audit lainnya telah selsai.
Melaksanakan pengujian audit yang diperluas pada bidang tertentu
Meningkatkan ukuran sampel.
Menyesuaikan saldo aku
Meminta klien untuk mengoreksi populasi.
Menolak untuk berikan pendapataun wajar tanpa pengecualian.
Sampling unit moneter (monetary unit sampling = MUS) sekarang merupakan metode sampling statistik yang paling umum digunakan untuk pengujian atas rincian saldo karena memiliki kesederhanaan statistik bagi sampling atribut serta memberikan hasil statistik yang diekspresikan dalam dolar (atau mata uang lainnya yang sesuai).
MEMUTUSKAN AKSEPTABILITAS POPULASI DENGAN MENGGUNAKAN MUS
Auditor membandingkan batas salah saji yang telah dihitung itu dengan salah saji yang dapat ditoleransi
Jika batas salah saji melebihi salah saji yang dapat ditoleransi, populasi itu dianggap tidak dapat diterima.
MENENTUKAN UKURAN SAMPEL DENGAN MENGGUNAKAN MUS
Fakor-faktor yang digunakan dalam perhitungan ukruan sampel:
Grace Ade Permatasari
232014291

Menggeneralisasi dari Sampel ke Populasi Apabila Tidak Ada Salah Saji yang Ditemukan dengan Menggunakan MUS
Auditor memproyeksikan salah saji sampel terhadap populasi.
Menghitung penyisihan untuk risiko sampling.
Jika seluruh sampel telah diaudit dan tidak ditemukan ada salah saji maka auditor dapat langsung membuat kesimpulan tanpa melakukan perhitungan tambahan.
Batas atas salah saji = faktor keyakinan untuk ketiadaan salah saji x panjang interval sampling
Presisi dasar = penyisihan minimum bagi risiko sampling inheren dalam sampel.

Menggeneralisasi dari Sampel ke Populasi Apabila Salah Saji Ditemukan dengan Menggunakan MUS
Tiga langkah menentukan batas atas salah saji:
Menghitung salah saji persentase bagi setiap salah saji.
Memproyeksikan salah saji sampel dengan mengalikan salah saji persentase dengan panjang interval sampling.
Menambahkan penyisihan untuk risiko sampling berdasarkan faktor-faktor keyakinan bagi jumlah salah saji actual dan risiko yang dapat diterima atas penerimaan yang salah.
batas atas salah saji <
salah saji yang dapat ditoleransi
Hubungan Model Risiko Audit dengan Ukuran Sampel untuk MUS
hasilnya dianggap dapat diterima
batas atas salah saji
>
salah saji yang ditoleransi
populasinya tidak dapat diterima dan auditor akan melakukan satu atau lebih tindakan lainnya.
Audit dengan Menggunakan Sampling Unit Moneter
MUS secara otomatis meningkatkan kemungkinan memilih item dolar yang tinggi dari populasi yang sedang diaudit
MUS dapat mengurangi biaya pelaksanaan pengujian audit
MUS mudah untuk diterapkan
MUS menghasilkan kesimpulan statistik
Empat fitur menarik yang dimiliki sampling unit moneter:
Dua kelemahan utama dari MUS:
Total batas salah saji yang dihasilkan saat salah saji ditemukan terlalu tinggi untuk digunakan auditor.
Sulit memilih sampel PPS dari populasi yang besar jika tanpa bantuan komputer.
Sampling Variabel
Distribusi Sampling
nilai rata-rata item dalam sampel
Tiga hal yang membentuk hasil eksperimen:
Nilai rata-rata dari semua rata-rata sampel sama dengan rata-rata populasi.
jenis dari distribusi frekuensi rata-rata sampel adalah distribusi normal
Persentase rata-rata sampel diantara dua nilai distribusi sampling dapat diukur
Iferensi Statistik
menghitung interval keyakinan rata-rata populasi dapat dilakukan dengan menggunakan logika dari distribusi sampling yaitu:
CIx = X + Z . SE
Ade Lisa Matasik
232014298
Metode Variabel
Estimasi perbedaan (difference estimation)
estimasi jumlah salah saji total
Estimasi Rasio (ratio estimation)
rasio antara salah saji dan nilai tercatatnya serta memproyeksikannya
Estimasi rata-rata per unit (mean per unit estimation)
saldo populasi berada dalam batas keyakinan
Metode Statistik Berstratifikasi
dibagi menjadi sub populasi
Risiko Sampling
Risiko yang dapat diterima akibat penerimaan yang salah
(Acceptable risk of incorrect acceptance = ARIA)
Risiko yang dapat diterima akibat penolakan yang salah (Acceptable risk of incorrect rejection = ARIR)
Ilustrasi Penggunaan Estimasi Perbedaan
Piutang usaha Hart Lumber Company diaudit. Piutang usaha itu terdiri dari 4.000 akun yang tercantum dalam aged trial balance dengan nilai sebesar $600.000 dan salah saji yang dapat ditoleransi adalah sebesar $21.000.
Menetapkan Risiko yang Dapat di terima
ARIA = 10%
ARIR = 25%
Mengestimasi Salah Saji dalam Populasi
Estimasi di muka = $1500
Estimasi deviasi standar di muka = $20
Menghitung Ukuran Sampel Awal
n = ukuran sampel awal
SD* = Estimasi di muka atas deviasi standar
ZA = koefisien keyakinan untuk ARIA
ZR = koefisien keyakinan untuk ARIR
N = ukuran populasi
TM = salah saji yang dapat ditoleransi untuk populasi (materialitas)
E* = Estimasi titik Estimasi salah saji populasi
Ukuran Sampel Awal Hart Lumber :
Menggeneralisasi dari Sampel ke Populasi
batas keyakinan lebih kecil dari salah saji yang dapat ditoleransi, auditor menyimpulkan bahwa populasi tidak mengandung salah saji yang material.
Kesimpulan Ilustrasi
Sampling nonstatistik
faktor-faktor yang mempengaruhi pengujian atas rincian saldo
sampling berstratifikasi
mengalokasikan ukuran sampel diantar strata yang ada
Auditor melaksanakan pengujian pengendalian dan pengujian substantif atas transaksi :
Memilih sampel PPS:
Menggunakan pemilihan sistematis.
Menggunakan pemilihan acak atas dolar.
1. Sebutkan langkah-langkah sampling audit untuk pengujian atas rincian saldo!
2. Apa pengertian dari sampling berstratifikasi?
3. Auditor harus menggeneralisasi dari sampel ke populasi dengan cara?
4. Sebutkan tindakan yang dapat diambil auditor apabila populasi ditolak?
5. Apa yang dimaksud dengan sampling unit moneter?
6. Sebutkan masalah apa yang timbul dalam menggunakan pemilihan PPS?
7. Sebutkan 3 hal langkah yang dilakukan dalam perhitungan batas atas salah saji jika dalam pengujian sampel ditemukan salah saji!
8. Sebutkan 4 fitur menarik yang dimiliki oleh sampling unit moneter?
9. Jelaskan mengapa estimasi perbedaan sering digunakan oleh auditor?
10. Jelaskan pengertian dari ARIR!
MUS akan digunakan dalam pengujian rincian saldo sehingga auditor harus memahami hubungan ketiga faktor independen dalam model risiko audit, ditambah prosedur analitis dan pengujian substantif atas transaksi dengan ukuran sampel untuk pengujian atas rincian saldo.
Full transcript