Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Gejala dan Tanda Penyakit Tanaman

No description
by

Juli Purnomo

on 18 September 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Gejala dan Tanda Penyakit Tanaman

Gejala dan Tanda Penyakit Tanaman
A. Gejala Penyakit
Gejala Penyakit yaitu Kelainan/penyimpangan dari keadaan normal tanaman akibat adanya gangguan penyebab penyakit, dan gejala dapat dilihat dengan mata telanjang.


B. Tanda Penyakit

Semua struktur patogen yang terdapat pada permukaan tanaman yang dapat dilihat secara makroskopis (khusus pada penyakit yang disebabkan oleh jamur dan bakteri)
Tanda penyakit meliputi:
Miselia, kumpulan konidia dan konidiofor, sklerotia, basidiokarp dan lendir bakteri
Gejala Akibat Serangan Hama
Hama adalah binatang atau sekelompok binatang yang menyebabkan kerusakan pada tanaman budidaya dan menyebabkan kerugian secara ekonomis
Tipe mulut serangga
a. Tipe alat mulut menggigit mengunyah
b. Tipe alat mulut meraut dan menghisap
c. Tipe alat mulut menjilat mengisap (Sponge)
d. Tipe Alat Mulut Mengisap
e. Tipe Alat Mulut Menusuk Mengisap
Thank You
Oleh:
JULI PURNOMO (H0812090)
Agribusiness-3B

Berdasarkan sifatnya, ada 2 tipe gejala:

Gejala yang dicirikan oleh perubahan struktur yang jelas dan terbatas. Biasanya dalam bentuk bercak atau kanker.gejalanya terbatas pada bagian-bagian tertentu dari tanaman (pada daun, buah, akar)
a). Gejala lokal
Gambar 1. bercak daun disertai dengan hallo
Kondisi serangan penyakit yang lebih luas, bisanya tidak jelas batas batasnya. Contohnya adalah serangan oleh virus mosaic, belang maupun layu.gejalanya terdapat di seluruh tubuh tanaman (layu, kerdil)
b). Gejala sistemik
Gambar 2. Tanaman Layu
BERDASARKAN BENTUKNYA
Gejala Histologi
Gejala yang hanya gejala yang hanya dapat diketahui lewat pemeriksaan pemeriksaan mikroskopis dari jaringan yang sakit jaringan yang sakit.
Gejala Morfologi
Gejala luar yang dapat dilihat & dapat diketahui melalui bau diketahui melalui bau, rasa dan raba; dapat ditunjukkan oleh dapat ditunjukkan oleh seluruh tumbuhan atau tiap organ dari dari tumbuhan.
Gejala histologi dapat dibedakan menjadi 3 tipe gejala
1. Gejala nekrotik
Gejala penyakit yang ditandai dengan degenerasi protoplas diikuti dengan matinya sel sel, jaringan, organ & seluruh tumbuhan.(bercak, bintik, noda, hawar)
a. Gejala plesionekrotik : gejala nekrotik yang diekspresikan sebelum terjadi kematian protoplas
b. Gejala holonekrotik :gejala nekrotik yang diekspresikan sesudah protoplas mati, misalnya busuk umbi, busuk biji, dan rebah kecambah.
2. Gejala hipoplasia
Gejala timbul karena adanya hambatan atau kegagalan dari tanaman/organ untuk berkembang secara penuh. Gejala umum dari hipoplasia yaitu ukuran dibawah normal dan warna yang pucat, misalnya kerdil , roset, mosaik, albinasi.
3. Gejala hiperplasia
Gejala yang timbul karena hasil pertumbuhan yang luar biasa ukuran atau perkembangan dini yang abnormal dari organ tumbuhan misalnya keriting, membengkoknya tajuk atau menggulungnya daun karena pertumbuhan yang berlangsung pada satu sisi, puru, kudis
Contoh gejala Nekrosa
Hawar -> perubahan warna dan mengering serta meluas dengan cepat pada daun, tunas, dahan, ranting, bunga dan lai-lain
Gambar 4. Hawar Daun
Kanker -> luka setempat, mengering dan cekung yang dikelilingi kalus pada kulit batang, cabang, dahan dan akar (umumnya pada tanaman berkayu)
Gambar 5. Kanker Leher Batang
Rebah kecambah (Damping-off) ->Kematian sangat cepat pada kecambah yang sangat muda di pesemaian (umumnya akibat serangan jamur tular tanah)
Gambar 6. Rebah Kecambah
Contoh-contoh gejala hiperplasia
Akar gada -> pembesaran pada bagian-bagian tertentu dari akar akibat terjadinya bintil-bintil yang saling menyatu (penyakit akar gada pada akar kubis oleh jamur Plasmodiophora brassicae )

Gambar 7. Puru Akar
Sapu setan (Witches’s broom) -> timbulnya banyak tunas tidur pada ketiak sehingga merupakan ranting-ranting yang rapat seperti sapu
Gambar 8. Sapu Setan pada Kacang Tanah
Contoh-contoh gejala hipoplasia
Kerdil (atropi/stunt) -> terhambatnya pertumbuhan pada bagian-bagian tumbuhan (bagian-bagian tersebut ukurannya lebih kecil dari biasanya)

Klorosis -> tidak tebentuk/kurang berkembangnya klorofil sehingga daun-daun menjadi kuning atau terjadi mosaik dengan warna campuran hijau, hijau muda, kuning agak putih (penyakit-penyakit virus)
Gambar 9. Mosaik
Penamaan penyakit tumbuhan
Nama umum penyakit banyak diberi nama sesuai dengan gejalanya -> penyakit karat, penyakit layu, penyakit kudis, penyakit kanker dan lain-lain
Contoh-contoh tanda penyakit
Sklerotia

Gumpalan/bulatan massa hifa yang menebal dan menempel pada batang atau pada permukaan tanah atau terapung di permukaan air di sekitar tumbuhan yang terinfeksi (sklerotia pada batang padi yang terserang jamur Rhizoctonia solani)
Basidiokarp
Pada serangan lanjut, jamur Ganoderma & Rigidoporus membentuk baidiokarp (berbentuk kipas tebal dan banyak pori-porinya) pada permukaan akar /pangkal batang tumbuhan berkayu
Kumpulan konidia dan konidiofor (pada penyakit karat/tepung)
Kumpulan konidia dan konidiofor terlihat seperti karat atau tepung pada permukaan daun.
Jamur Sclerotium rolfsii pada kacang-kacangan (kacang tanah) membentuk miselia seperti bulu/kapas putih pada permukaan akar, pangkal batang dan permukaan tanah seputar tumbuhan terinfeksi atau berupa anyaman miselia pada permukaan daun
Misilea
Gambar 10. Busuk Buah oleh Fungi
Contoh Gejala Akibat Serangan Hama
Belalang Kayu (Valanga nigricornis)
Spodoptera litura
Erionata thrax
Full transcript