Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

PT UNILEVER INDONESIA

No description
by

rizka arianti

on 5 December 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of PT UNILEVER INDONESIA

Sejarah
PT Unilever Indonesia Tbk (perusahaan) didirikan pada 5 Desember 1933 sebagai Zeepfabrieken NV Lever dengan akta Nomor 23 Mr AH van Ophuijsen, notaris di Batavia.
Akta ini disetujui oleh Gouverneur Generaal van Nederlandsch Indie-dengan surat Nomor: 14 tanggal 16 Desember 1933, terdaftar di Raad van Justitie di Batavia dengan No 302 pada tanggal 22 Desember 1933 dan diumumkan dalam Javasche Courant tanggal 9 Januari 1934 Tambahan No . 3.
TUJUAN & PRINSIP
Tujuan corporate Unilever adalah bahwa kesuksesan memerlukan “standar tertinggi dari perilaku corporate terhadap setiap orang yang bekerja dengan kami, komunitas yang kami sentuh dan lingkungan yang terdampak dari pekerjaan kami.”

Selalu bekerja dengan integritas
Beroperasi dengan integritas dan rasa hormat pada orang-orang, sentuhan bisnis Unilever pada organisasi dan lingkungan selalu menjadi pusat dari tanggung jawab corporate Unilever.

Dampak Positif
Unilever bertujuan memberikan dampak positif dengan berbagai cara: melalui brand, melalui kegiatan komersial dan hubungan perusahaan, melalui kontribusi sukarela, serta berbagai cara lain dimana perusahaan berhubungan dengan masyarakat.

Komitmen yang berlanjut
Unilever juga berkomitmen untuk terus meningkatkan cara dalam menangani dampak lingkungan dan bekerja dengan tujuan jangka panjang perusahaan dalam mengembangkan bisnis yang berkelanjutan.

Menjalankan aspirasi kami
Tujuan corporate Unilever telah memberikan aspirasi bagi perusahaan untuk mengelola bisnis. Hal ini diperkuat peraturan perusahaan dalam prinsip-prinsip bisnis yang menjelaskan standar operasional yang diikuti semua karyawan Unilever, dimanapun mereka berada diseluruh dunia. Aturan ini juga mendukung pendekatan perusahaan pada pemerintah serta tanggung jawab corporate.

Bekerja dengan yang lain
Unilever ingin bekerja dengan para penyedia sumber daya yang memiliki nilai dan standar yang sama dengan perusahaan dalam bekerja. Peraturan tentang rekanan bisnis, sejalan dengan peraturan prinsip bisnis Unilever, terdiri dari sepuluh prinsip yang meliputi integritas bisnis dan tanggung jawab yang berhubungan dengan karyawan, konsumen dan lingkungan.


VISI & MISI
Empat pilar utama dari visi kami menggambarkan arah jangka panjang dari perusahaan – kemana tujuan kami dan bagaimana kami menuju ke arah sana:

1. Kami bekerja untuk membangun masa depan yang lebih baik setiap har
2. Kami membantu orang-orang merasa nyaman, berpenampilan baik dan lebih menikmati kehidupan dengan brand dan pelayanan yang baik bagi mereka dan bagi orang lain
3. Kami menjadi sumber inspirasi orang-orang untuk melakukan hal kecil setiap hari yang dapat membuat perbedaan besar bagi dunia
4. Kami akan mengembangkan cara baru dalam melakukan bisnis dengan tujuan membesarkan perusahaan kami dua kali lipat sambil mengurangi dampak lingkungan

STRUKTUR INTI PERUSAHAAN
Berikut adalah struktur inti perusahaan, yang terdiri dari Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Komite Nominasi dan Remunerasi
MANAJEMEN PERUSAHAAN
Strategi Pemasaran
PRODUK - PRODUK UNILEVER
Rangkaian produk Perseroan mencakup produk Home & Personal Care serta Foods & Beverages ditandai dengan brand-brand terpercaya dan ternama di dunia, antara lain Wall’s, Lifebuoy, Vaseline, Pepsodent, Lux, Pond’s, Sunlight, Rinso, Blue Band, Royco, Dove, Rexona, Clear, dan lain-lain.
PT UNILEVER INDONESIA
Made by
Argi Rissan Adam 1502144237
Fika Dahlia 1502144189
Isma Saraswati 1502140125
Kurniati Putri 1502140037
Muhammad Ikbal 1502144149
Ratu Ayunda 1502144013
Revina Paradita 1502142173
Rizka Trisna Arianti 1502144221


Dengan akta Nomor 171 dari notaris Ny Kartini Muljadi SH tanggal 22 Juli 1980 nama perusahaan diubah menjadi PT Unilever Indonesia. Dengan akta No 92 dari notaris Mudofir Hadi SH Mr tanggal 30 Juni 1997 nama perusahaan diubah menjadi PT Unilever Indonesia Tbk. Akta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No.C2-1.049HT.01.04 TH.98 tanggal 23 Februari 1998 dan diumumkan dalam Berita Negara Nomor 2620 tanggal 15 Mei 1998 Tambahan Nomor 39.
Perusahaan terdaftar 15% sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya setelah mendapat persetujuan dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) No.SI-009 / PM / E / 1981 pada tanggal 16 November 1981.
Pada Rapat Umum Tahunan perusahaan pada tanggal 24 Juni 2003, para pemegang saham menyetujui untuk melakukan pemecahan saham, mengurangi nilai nominal saham dari Rp 100 per saham menjadi Rp 10 per saham. Perubahan ini diaktakan dengan akta Nomor 46 dari notaris Singgih Susilo SH tanggal 10 Juli 2003 dan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No C-17533 HT.01.04-TH.2003 .

Berdasarkan Rapat Umum Tahunan perusahaan pada tanggal 13 Juni 2000, yang diaktakan dengan akta Nomor 82 dari notaris Singgih Susilo SH tanggal 14 Juni 2000 perusahaan juga bertindak sebagai distributor utama produk Perseroan dan penyedia jasa penelitian pemasaran. Akta ini disetujui oleh Menteri Hukum dan Perundang-undangan (dahulu Menteri Kehakiman) Republik Indonesia dalam surat keputusan No C-18482 HT.01.04-TH.2000.
TIMELINE
1920 -30 Impor oleh van den Bergh,
Jurgen and Brothers
1933 Pabrik Sabun - Lever Zeepfabrieken NV
Angke, Jakarta
1936 Margarin dan minyak van den Bergh
1941 Kosmetik pabrik - Colibri NV, Surabaya
1942 -46 Kontrol Unilever dihentikan (Perang Dunia II)
1965 -66 Di bawah kendali pemerintah
1967 Pengendalian bisnis kembali ke Unilever
1981 Go public dan terdaftar di Bursa Efek Jakarta
1982 Pembangunan Elida Gibbs Pabrik di Rungkut,
Surabaya
1988 Pengalihan Toilet Pabrik Sabun dari Colibri ke
Pabrik Rungkut, Surabaya
1990 Masukkan ke dalam bisnis teh
1992 Pembukaan pabrik es krim



1995 Pembangunan deterjen dan makanan
pabrik di Cikarang, Bekasi
1996 -98 Konsolidasi fasilitas manufaktur - Cikarang,
Rungkut
1999 NSD Deterjen Cair - Cikarang
2000 Masukkan ke bisnis kecap
2001 Pembukaan pabrik teh - Cikarang
2002 Pembukaan pusat distribusi sentral Jakarta
2003 Masukkan ke bisnis obat nyamuk bakar
2004 Masukkan ke bisnis makanan ringan
2005 Pembukaan pabrik cair / sampo Cikarang
2008 Masukkan ke dalam minuman Vitalitas bisnis
berbasis buah
2010 Perusahaan memasuki bisnis pemurnian air
dengan meluncurkan Pureit
2011 pabrik sabun Dove baru akan terbuka di Surabaya
sementara es krim dan Perawatan Kulit diperluas

PT Unilever Indonesia Tbk merupakan salah satu perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) terkemuka di Indonesia
1. Menjadi yang pertama dan terbaik di kelasnya dalam memenuhi kebutuhan dan aspirasi konsumen
2. Menjadi rekan yang utama bagi pelanggan,konsumen dan komunitas.
3. Menghilangkan kegiatan yang tak bernilai tambahdari segala proses.
4. Menjadi perusahaan terpilih bagi orang-orangdengan kinerja yang tinggi.
5. Bertujuan meningkatkan target pertumbuhan yangmenguntungkan dan memberikan imbalan di atasrata-rata karyawan dan pemegang saham.

Misi
Visi
DIREKSI
adalah seseorang yang ditunjuk untuk memimpin Unilever Indonesia
Maurits Daniel Rudolf Lalisang
Presiden Direktur (WNI)

Tevilyan Yudhistira Rusli
Direktur (WNI)

Ramakrishnan Raghuraman
Direktur (Warga Negara India)

DEWAN KOMISARIS
sebuah dewan yang bertugas untuk melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada direktur Perseroan terbatas (PT).
Peter Frank Ter Kulve
Presiden Komisaris (Warga Negara Belanda
Cyrillus Harinowo
Komisaris Independen (WNI)
Hikmahanto Juwana
Komisaris Independen (WNI)
KOMITE AUDIT
membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi kepengawasannya dengan melaksanakan kajian atas integritas laporan keuangan Unilever Indonesia; manajemen risiko dan pengendalian internal; kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan perundang-undangan; kinerja, kualifikasi dan independensi auditor eksternal; dan implementasi dari fungsi audit internal.
Erry Firmansyah
Ketua Komite Audit (WNI)
Benny Redjo Setyono
Anggota Komite Audit (WNI)
KOMITE NOMINASI & REMUNERASI
Peter Frank Ter Kulve
Presiden Komite Nominasi & Remunerasi (Warga Negara Belanda)
bertanggung jawab untuk menelaah dan merumuskan rekomendasi paket remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi serta merencanakan pencalonan dan nominasi calon yang akan diusulkan sebagai anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau anggota berbagai Komite lainnya.
Enny Hartati Sampurno
Anggota Komite Nominasi & Remunerasi (WNI)
STRUKTUR ORGANISASI
Commercial Directo
r

bertanggung jawab terhadap pemasukan dan pengeluran keuangan dan barang perusahaan secara menyeluruh
Sales Director

bertugas merancang garis besar strategis penjualan dan meningkatkan volume penjualan. bertanggung jawab atas volume penjualan dan melaporkannya pada dewan direksi.
Technical Director

bertugas merancang teknik pelaksanaan perusahaan secara garis besar sesuai kebijaksanaan dewan direksi.
Personnel Director

(Personalia) tugasnya mengelola sumber daya manusia dan parusahaan
Administrative Director

bertugas mengurus administrasi perusahaan keseluruhan yang dilaksanakan dikantor pusat. bertanggung jawab terhadap pengalolaan perusahaan dengan system up to date.
Chairman
Marketing Manager


mengepalai departemen pemasaran yang membawahi penjualan dan bagian promosi atau pengiklan produk.
S
ales Manager

mengepalai bagian penjualan dan distribusi yang bertanggung jawab dalam mengatur daerah penjualan untuk masing-masing distributor, serta memonitor tingkat penjualan di setiap wilayah pemasaran tersebut.
Financial Manager

secara umum bertugas mengatur dan mengawasi masalah keuangan
Periklanan
semua bentuk penyajian nonpersonal dan promosi ide, barang atau jasa yang dibayar oleh suatu sponsor tertentu.
Promosi Penjualan
Berbagai insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau membeli suatu produk atau jasa.
Hubungan Masyarakat dan Publisitas
berbagai program untuk mempromosikan dan atau melindungi citra perusahaan atau produk individualnya.
Penjualan Secara Pribadi
interaksi langsung dengan satu calon pembeli atau lebih untuk melakukan presentasi, menjawab pertanyaan, dan menerima pesan
Pemasaran Langsung
penggunaan surat, telepon, faksimili, e-mail, dan alat penghubung non personal lain untuk berkomunikasi secara langsung dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan tertentu dan calon pelanggan.

Akan tetapi dengan bertambahnya zaman, maka Strategi Promosi dirumuskan menjadi:

- Advertising
- Consumer Sales Promotion
- Trade Promotion and Co-Marketing
- Packaging
- Point Of Purchase
- Personal Selling
- Public relations
- Corporate Advertising
- The Internet
- Direct Marketing
-Experiential contact: Event, sponsorship
- Customer Service
- Word Of Mouth
Consumer Sales Promotion Techniques
Kupon
→ Sertifikat yang memberi hak kepada pemegangnya untuk mendapat pengurangan harga seperti yang tercetak untuk pembelian produk tertentu.
Price-Off Deals
→ Memberikan potongan harga langsung ditempat pembelian.
Premium and Advertising Specialties → Barang yang ditawarkan dengan biaya yang relatif rendah atau gratis sebagai insentif untuk membeli produk tertentu.
Contest and Sweeptakes
→ Hadiah adalah tawaran kesempatan untuk memenangkan uang tunai, perjalanan, atau barang-barang karena membeli sesuatu.
Sampling and Trial Offers
→ Penawaran gratis untuk sejumlah produk atau jasa (pemberian contoh produk).
Brand Placement
→ Salah satu teknik dari sales promotion untuk mencapai pasar dengan memasukkan produk pada sebuah acara televisi atau film.
Rebates
→ memberikan pengurangan harga setelah pembelian terjadi dan bukan pada toko pengecer.
Frequency
→ Program ini merupakan salah satu teknik yang mengarah kepada program-program yang berkelanjutan seperti menawarkan konsumen diskon atau hadiah langsung gratis untuk mencapai terjadinya pengulangan dalam pembelian atau langganan dari merk atau perusahaan yang sama.
Event Sponsorship
→ Ketika perusahaan mensponsori suatu acara, membuat merek sangat ditonjolkan pada acara tersebut sehingga membuat kredibilitas merek meningkat bersamaan dengan para penonton di acara.


ETIKA BISNIS
SASARAN JANGKA PANJANG
Sasaran Jangka Panjang Unilever adalah memiliki standar perilaku yang tinggi pada perusahaan dalam bekerja sama dengan semua orang, masyarakat dapat tersentuh dan produk yang diciptakan dapat berdampak di lingkungan sekitar.


Strategi fungsional
Strategi fungsional ini menjadi penuntun dalam melakukan berbagai aktivitas agar konsisten bukan hanya dengan strategi utamanya saja, melainkan juga dengan strategi dibidang fungsional lainnya. Didalam dunia binis, perusahaan harus mempunyai bidang-bidang fungsional yang utama agar dapat bersaing dengan pesaing bisnisnya, antara lain :

Strategi Manajamen Keuangan
Strategi ini umumnya berkisar pada tiga hal, yaitu bagaimana perusahaan memperoleh modal, alokasi kapital, dan manajemen modal kerja termasuk dalam hal pembagian keuntungan.

Strategi Manajamen Sumber Daya Manusia
Tahap pengadaan mencakup perencanaan SDM, rekrutmen, seleksi dan orientasi.
Tahap penggunaan perlu memperhatikan kesesuaian antara kemampuan SDM dan apa yang menjadi tugas serta tanggung jawabnya. Juga perlu diperhatikan hal-hal mengenai kesempatan memperoleh pelatihan dan pendidikan, supervisi, penilaian kinerja, imbalan serta jaminan perlindungan dan kesehatan kerja.
Terakhir, pada tahapan pemeliharaan sumber daya manusia tujuannya adalah bagaimana agar karyawan merasa puas bekerja.

Strategi Manajemen Operasional
Strategi Manajemen Operasional Unilever adalah penyertaan, merangkul perbedaan, menciptakan kemungkinan dan berkembang bersama-sama untuk bisnis yang lebih baik kinerjanya. Ini berarti memberikan perhatian penuh dan adil kepada semua pemohon dan pembangunan berkelanjutan semua karyawan tanpa memandang jenis kelamin, kebangsaan, ras, kepercayaan, cacat, atau status sosial.

Strategi Manajeman Pemasaran
4P(Product, Price, Place, dan Promotion), termasuk pula kondisi persaingan.
Unilever memastikan kempetitornya untuk berfikir beberapa kali sebelum menyemplungkan diri kekancah persaingan tersebut

Terdapat tiga pengujian dapat digunakan untuk mengevaluasi pilihan strategi terbaik, yakni :
GOODNESS OF FIT TEST
Strategi yang baik harus benar-benar cocok terhadap kondisi industri dan kompetisi, peluang dan ancaman pasar, dan aspek lain dari lingkungan  eksternal perusahaan. Pada sisi lain, ia juga harus selaras dengan kekuatan dan kelemahan sumber daya, kompetensi, dan kemampuan kompetitif perusahaan .

COMPETITIVE ADVANTAGE TEST
Strategi yang baik harus mampu meningkatkan daya saing perusahaan dibandingkan dengan pesaing perusahaan.

PERFORMANCE TEST
Strategi yang baik harus mampu meningkatkan kinerja perusahaan. Dua jenis peningkatan kinerja yang paling sering dikatakan mengenai kemampuan strategi adalah : meningkatkan profitabilitas serta meningkatkan kekuatan kompetitif perusahaan dan posisi pasar dalam jangka panjang


CORPORATE SOCIAL responsibility
program promosi kesehatan terpadu

Tujuan dari program ini adalah untuk mendukung masyarakat Indonesia menjadi lebih sehat melalui pendidikan perilaku hidup bersih dan sehat dikalangan sekolah dasar serta para ibu. Yang termasuk di dalam program ini adalah:
Program Sekolah
Melalui program ini, Yayasan Unilever Indonesia memperkuat UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) dan merevitalisasi keberadaan Dokter Kecil sebagai agen perubahan. Melalui program ini juga, siswa yang mendapatkan prestasi tingkat 1 sampai dengan 6 akan didorong untuk lebih sering mempraktekan kebiasaan cuci tangan dengan sabun serta menggosok gigi sesudah sarapan dan sebelum tidur malam. Program ini dilaksanakan di 40 kota dan kabupaten di 6 provinsi; Sumatera Utara, Jawa Barat, DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
Desa Sehat
Program ini memberdayakan semua sumber daya masyarakat untuk menciptakan keluarga dan lingkungan masyarakat yang sehat melalui peningkatan praktek gaya hidup bersih dan sehat, diet seimbang, pengelolaan sampah agar tercipta lingkungan yang sehat. Program ini dilaksanakan di 25 desa yang tersebar di dua provinsi (Yogyakarta dan Jawa Timur).
Pasar Sehat
Program ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat  diantara para pelaku ekonomi di pasar, sehingga pada akhirnya akan menciptakan pasar yang dapat menarik lebih banyak pengunjung. Program ini dilaksanakan di dua provinsi (Yogyakarta dan Jawa Timur) dan mencakup 10 pasar tradisional dan memberdayakan kemampuan sekitar 4000 pedagang.

HIV -AIDS prevention PROGRAM
Sejak tahun 2006, Yayasan telah mulai melakukan program pencegahan persebaran HIV/AIDS yang menargetkan siswa SMP dan SMA. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang HIV / AIDS dan bagaimana mencegahnya. Lebih dari 50.000 siswa telah mendapatkan manfaat melalui program ini.
Pencegahan HIV / AIDS Jawa Timur
Program ini dilaksanakan di 6 kabupaten/kota Jawa Timur dan Provinsi Bali
Melibatkan 60 Sekolah Menengah Pertama dan Atas, Juga memberi manfaat kepada sekitar 40.150 siswa
Didukung oleh kader posyandu, Duta STOP AIDS, anggota Komisi AIDS Daerah dan  tim relawansekolah
Jakarta STOP AIDS
Dilaksanakan lima wilayah kotamadya di Jakarta
Didukung oleh 250 Duta STOP AIDS dan Komisi Penanggulangan AIDS tingkat provinsi
Melibatkan 135 Sekolah Menengah Pertama dan Atasyangmemberi manfaat kepada sekitar 50.000 siswa
Medan STOP AIDS
Dilaksanakan di Kota Medan dan melibatkan 20 Sekolah Menengah Atas
Didukung oleh Duta STOP AIDS
Memberikan penerangan yang benar tentang HIV/AIDS

PROGRAM PEMBERDAYAAN PETANI KEDELAI HITAM
Unilever mengajak petani lokal untuk memproduksi kedelai hitam berkualitas tinggi, sebagai pasokan kedele hitam untuk digunakan dalam produksi Kecap Bango. Di lain pihak, para petani membutuhkan kepastian mengenai jaminan pasar atas produk mereka dan kepastian dalam menghasilkan pendapatan yang lebih baik.
Melalui program ini, para petani mendapat bantuan teknis dari asisten lapang yang berdedikasi dan ahli kedele dari Universitas Gadjah Mada, Sekolah Petani sebagai metode pembelajaran petani, ketersediaan benih berkualitas tinggi, dan jaminan atas harga dan pasar untuk hasil panen.

Program pemberdayaan petani perempuan
Sejak 2003, Yayasan Unilever Indonesia telah bekerja dengan wanita-wanita pedesaan melalui Program Pengembangan Petani Kedele Hitam. Mereka terlibat di dalam proses pasca panen dengan melakukan sortasi biji kedele hitam terbaik.
Pada 2007, Yayasan Unilever Indonesia memulai program pemberdayaan perempuan untuk kelompok petani perempuan. Serangkaian pendidikan dan pelatihan diberikan untuk membantu wanita dalam mengutarakan aspirasi, kewiraswastaan, memberdayakan mereka dengan beragam ketrampilan untuk memberikan mereka kesempatan menunjukkan eksistensi mereka di luar peran sehari-hari dan demi memperoleh pendapatan tambahan demi keluarga.

Tujuan:
Untuk memastikan keberlanjutan program kedele hitam di masyarakat
Untuk mengembangkan keterampilan wira usaha pada kelompok wanita, memungkinkan mereka untuk mendapat pendapatan tambahan
Untuk memberdayakan kelompok wanita menjadi agen perubahan di masyarakat

PROGRAM PENGEMBANGAN TEH
Dalam kemitraan dengan Universitas Gadjah Mada dan PT Pagilaran, Unilever berkomtimen untuk mendukung petani teh dalam meningkatkan produktifitas mereka, memastikan pasokan lokal untuk produk teh Unilever. Para petani dilatih untuk memaksimalkan sumber daya yang ada, termasuk di dalamnya bagaimana cara membuat pupuk organik dan kegiatan lain untuk menghasilkan pendapatan, seperti perikanan dan perternakan.
Pada tahun 2009, permulaan program dengan 50 hektar di Kaliboja, Pekalongan berhasil untuk meningkatkan produksi sebesar 35%. Para petani didorong untuk menggunakan pupuk dan kualitas benih yang lebih baik untuk penanaman kembali.

MENGURANGI PENGGUNAAN AIR DALAM MENCUCI PAKAIAN
Inovasi dalam Molto Ultra Sekali Bilas  memungkinkan konsumen untuk membilas pakaian mereka hanya satu kali setelah mencuci. Kampanye konservasi air dimulai pada 2009 bekerja sama dengan Yayasan Unilever Indonesia melalui program lingkungan berbasis masyarakat

Tujuannya adalah untuk mengedukasi masyarakat dalam mengurangi konsumsi air rumah tangga melalui 3 kegiatan dasar:
Mengurangi konsumsi air dengan mendorong konsumen untuk mencuci sekali bilas dari yang biasanya tiga kali bilas
Penggunaan kembali air bekas pakai untuk kegiatan rumah tangga lainnya seperti membersihkan lantai dan mencuci mobil
Efektif dan efisien penggunaan konsumsi rumah tangga air untuk mencegah kekurangan air dalam waktu dekat.
Program ini telah diluncurkan di lima kota di seluruh Indonesia. Lebih dari 80.000 penggerak lingkungan di masyarakat  dilatih sebagai Penyelamat Air untuk mempromosikan kampanye hemat air.

Foto-foto kegiatan csr unilever
pengaruh lingkungan
DAMPAK NEGATIF YANG DITIMBULKAN PT. UNILEVER
BAGI MASYARAKAT TANPA ADANYA CSR
Dampak Pencemaran Air
Air yang telah tercemar dapat mengakibatkan kerugian terhadap manusia juga ekosistem yang ada didalam air. Kerugian yang disebabkan oleh pencemaran air dapat berupa :
- Air tidak dapat digunakan lagi untuk keperluan rumah tangga,
- Air tidak dapat digunakan untuk keperluan industri
-Air tidak dapat digunakan untuk keperluan pertanian
Dampak Pencemaran Udara
Dengan dibangunnya pabrik di perkotaan asapnya dapat mengakibatkan polusi udara sehingga menganggu kenyamanan bagi para pemakai jalan. Apabila udara telah tercemar maka akan menimbulkan penyakit seperti sesak napas.
Dampak Pencemaran Tanah.
Tanah yang telah tercemar oleh bahan pencemar seperti senyawa karbonat maka tanah tersebut akan menjadi asam, H2S yang bersama CO  membentuk senyawa beracun didalam tanah sehingga cacing penggembur tanah mati.
Ketiga dampak pencemaran tanah ini dapat berakibat buruk terhadap lingkungan terutama karena hasil kegiatan industri PT Unilever bila limbahnya langsung dibuang tanpa melalui proses pengolahan lebih dahulu.

DAMPAK POSITIF csr UNILEVER
terhadap masyarakat
Lingkungan sosial menjadi lebih baik
Tingkat pengangguran berkurang di tengah maraknya PHK besar-besaran
Dapat mengembangkan diri dan usahanya sehingga sasaran untuk mencapai kesejahteraan tercapai.
Menggali dan memberdayakan potensi  masyarakat,
memberikan nilai tambah bagi masyarakat,
memadukan kekuatan para mitra dan
menjadi katalisator bagi pembentukan kemitraan. 
Secara proaktif mendengarkan kebutuhan konsumen dan masyarakat menghasilkan tindakan yang berfokus pada peningkatan nilai
Menanggapi dengan serius setiap persoalan pelanggan, pembeli dan masyarakat
Merencanakan secara efektif – memberikan waktu  persiapan yang cukup untuk bekerja dengan baik
Memenuhi apa yang dijanjikan – tepat waktu
Peduli terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar
Perilaku ini diterapkan dalam kegiatan perusahaan sehari-hari.Tahun 2003, PT. Unilever memperkenalkan Program 3C (Consumer, Customer and Community) Connection kepada karyawannya. Mereka didorong untuk secara proaktif mendengarkan keinginan pelanggan, konsumen dan masyarakat, guna mengumpulkan masukan bagi peningkatan kontribusi perusahaan.
Pertemuan bulanan dengan tokoh masyarakat dilakukan secara rutin, sebagai pendekatan yang bottom-up. Berfokus pada kekuatan Unilever, perusahaan yakin dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya.

 Upaya Penerapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PT. Unilever untuk   Berkembang Bersama Masyarakat
Bentuk Tanggung Jawab Sosial   PT Unilever terhadap Pencemaran Limbah yang Ditimbulkan
Program Pengembangan Usaha Kecil Menengah;
Program Pelestarian Sumber Air;
Program Daur Ulang dan
Program Pendidikan Kesehatan Masyarakat.
Mengembangkan program yang terkait usaha kami;
Merumuskan model kegiatan atau program percontohan yang dapat diterapkan di daerah lain;
Bekerja sama dengan unsur-unsur masyarakat seperti LSM, lembaga pemerintah, pranata pendidikan pelaku bisnis lain dan
THANK YOU
Full transcript