Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Kolonialisme, Kapitalisme, dan Imperialisme di Dunia

No description
by

reza fadeli

on 12 April 2011

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Kolonialisme, Kapitalisme, dan Imperialisme di Dunia

Kolonialisme, Kapitalisme, dan Imperialisme di Dunia


Nurlita Devi
Putry Purwantika
Teuku Reza Fadeli


Universitas Indonesia
2011 Kolonialisme adalah suatu bentuk penguasaan sebuah negara atas wilayah dan manusia di luar batas negaranya untuk mencari dominasi ekonomi dari sumber daya, tenaga kerja, dan pasar wilayah tersebut Kolonialisme Penyebaran Kolonialisme

1. MOTIF
3G, yaitu gold (mencari kekayaan), glory (mencari kejayaan dan kekuasaan), dan gospel (menunaikan tugas suci menyebarkan agama Nasrani).

2. Taktik
Memilih negara yang sedang dalam keadaan colapse (seperti di India) atau dimana negara tersebut tidak ada otoritas terpusat (seperti di Amerika Utara dan Filipina)
Mereka berusaha untuk memperkuat kekuasaan mereka atas wilayah koloninya untuk melindungi diri dari saingan mereka. Tujuan Kolonialisme

Tujuan utama kolonialisme adalah kepentingan ekonomi.Kebanyakan koloni yang dijajah adalah wilayah yang kaya akan bahan mentah, keperluan untuk mendapatkan bahan mentah adalah dampak dari terjadinya Revolusi Industri di Inggris. Bermaksud untuk menguras sumber-sumber kekayaan daerah koloni demi perkembangan industri dan memenuhi kekayaan negara yang melaksanakan politik kolonial tersebut. Pengertian imperialisme
Imperialisme - imperator (memerintah)
- imperium (kerajaan besar dengan memiliki daerah jajahan yang amat luar.
Imperialisme adalah suatu sistem penjajahan langsung dari suatu negara terhadap negara lainnya.
Tujuan penguasaan wilayah
Imperialisme melakukan penjajahan dengan cara membentuk pemerintahan jajahan dan dengan menanamkan pengaruh pada semua bidang kehidupan di daerah jajahan. Imperialisme Sejarah Perkembangan Kolonialisme

bermula ketika Vasco da Gama dari Portugis berlayar ke india pada tahun 1498. Di awali dengan pencarian jalan ke Timur untuk mencari sumber rempah-rempah perlombaan mencari tanah jajahan dimulai. Kuasa Barat Portugis dan Spanyol kemudian diikuti Inggris dan Belanda berlomba-lomba mencari daerah penghasil rempah-rempah dan berusaha mengusainya. Kolonialisme Eropa

Abad 15 hingga Revolusi industri (1763) yang memperlihatkan kemunculan kuasa Eropa seperti Spanyol dan Portugis.
Setelah Revolusi Industri hingga tahun 1870-an.
Dari tahun 1870-an hingga tahun 1914 ketika meletusnya Perang Dunia I yang merupakan puncak pertikaian kuasa-kuasa imperialis Sejarah Munculnya Imperialisme

a. Terjadinya
Imperialisme Kuno terjadi sebelum revolusi industri
Imperialisme Modern terjadi setelah revolusi industri

b. Segi Kepentingan
Imperialisme Kuno, dorongan untuk kepentingan mencapai kejayaan (glory),memiliki kekayaan (gold), menyebarkan agama (gospel).
Imperialisme Modern, adanya dorongan kepentingan ekonomi.

c. Contoh negara yang menganut
Imperialisme Kuno : Portugis, Spanyol, Romawi
Imperialisme Modern : Inggris, Perancis, belanda, Jerman, dan Italia.
Imperialisme Politik. Bentuk imperialisme ini tidak ditemukan di zaman modern karena paham nasionalisme sudah berkembang. Imperialisme ini biasanya bersembunyi dalam bentuk protectorate dan mandate.

Imperialisme Ekonomi. Imperialisme ekonomi inilah yang sekarang sangat disukai oleh negara-negara imperialis untuk menggantikan imperialisme politik.

Imperialisme Kebudayaan. Si imperialis hendak menguasai jiwa (de geest, the mind) dari suatu negara lain. Merupakan imperialisme paling berbahaya. Akibat Adanya Imperialisme Akibat politik
Terciptanya tanah-tanah jajahan
Politik pemerasan
Berkorbarnya perang kolonial
Timbulnya politik dunia (wereldpolitiek)
Timbulnya nasionalisme Akibat Ekonomis
Negara imperialis merupakan pusat kekayaan, negara jajahan lembah kemiskinan
Industri si imperialis menjadi besar, perniagaan bangsa jajahan lenyap
Perdagangan dunia meluas
Adanya lalu-lintas dunia (wereldverkeer)
Kapital surplus dan penanamna modal di tanah jajahan
Kekuatan ekonomi penduduk asli tanah jajahan lenyap
Berkembang penanaman modal di daerah jajahan oleh kaum partikelir/swasta. Akibat sosial dan budaya
Si imperialis hidup mewah sementara yang dijajah serba kekurangan
Si imperialis maju, yang dijajah mundurRasa harga diri lebih pada bangsa penjajah, rasa harga diri kurang pada bangsa yang dijajah
Segala hak ada pada si imperialis, orang yang dijajah tidak memiliki hak apa-apa
Negara jajahan semakin miskin
Rakyat jajahan serta kekurangan karena rakyat dibebankan berbagai macam kewajiban tanpa memiliki hak
Kebudayaan penduduk asli digeser dan dipengaruhi oleh kebudayaan bangsa Eropa.
Pengelompokan masyarakat yang dibedakan atas dasar golongan keturunan darah biru atau bukan
Dalam budaya, kehidupan sehari-hari seperti kehidupan di Negara induk seperti berpaikaian menerapkan gaya barat. Bidang agama
Paham-paham dan visi misi agama koloni barat berhasil yaitu dapat menyebar luaskan ajaran agamanya di negeri jajahan. Bidang Pendidikan
Umumnya sekolahnya seperti sekolah yang mengikuti pendidikan gaya barat.
Kapitalisme adalah sebuah sistem ekonomi dimana individu secara privat melakukan kegiatan produksi, pertukaran barang, dan jasa pelayanan melalui sebuah jaringan pasar dan harga yang kompleks

Kapitalisme menurut Karl Marx, adalah sebuah sistem dimana pemilik modal menjadi penentu dari seluruh kebijakan pasar dan harga barang dengan meminimalisir kerugian dan memaksimalkan keuntungan.

Pada abad 18 saat berkembang revolusi industri banyak muncul para pemilik modal yang menguasai peralatan industri, mempekerjakan manusia untuk menjalankan mesin.

Tujuan kapitalisme adalah biaya produksi yang murah dan keuntungan yang tinggi.

KAPITALISME Ciri-Ciri Kapitalisme

1. Modal dan barang-barang yang digunakan sebagai proses produksi dimiliki secara pribadi.

2. Aktivitas ekonomi secara bebas hanya ditentukan oleh penjualan dan pembelian

3. Pemilik modal bebas untuk menggunakan cara apa saja untuk meningkatkan keuntungan maksimalnya dengan mendayagunakan sumber daya produksi dan pekerjaannya.

4. Pengawasan Negara diupayakan seminimal mungkin, Negara sewaktu-waktu dapat mengeluarkan kebijakan yang melindungi lancarnya pelaksanaan dari system kapitalisme Illustration

Merkantilisme terjadi ditujukan untuk kepentingan mengembangkan industri di Negara-negara Eropa dimana saat itu Negara-negara Eropa khususnya Inggris sedang mengembangkan Revolusi industri dimana untuk melaksanakan revolusi Industri tersebut bahan baku industri dibutuhkan diusahakan dibeli dengan harga yang semurah-murahnya dan mendapatkan yang sebanyak-banyaknya sehingga dilaksanakan merkantilisme.

Munculnya revolusi Industri membuka peluang bagi para pemilik modal untuk membuka dan memdirikan industri. Mereka semakin berlomba-lomba menanamkan modalnya. Hal ini menyebabkan munculnya kapitalisme, dimana setiap individu yang mempunyai modal mempunyai hak penuh untuk menentukan kegiatan produksinya. Keterkaitan Merkantilisme, Kapitalisme, dan Revolusi Industri Video singkat Imperialisme
Full transcript