Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDER

No description
by

yolanda rachmi

on 28 September 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDER

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAKRAYU PALEMBANG TAHUN 2013
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
VP - Marketing
Name
Name
Name
Bagaimana hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang tahun 2013?
BAB I
PENDAHULUAN
OLEH:
YOLANDA RACHMI NURAINI
702011003

Pembimbing 1: dr. Hj. Yanti Rosita, M.Kes
Pembimbing 2: Drs. Sadakata Sinulingga, Apt, M.Kes
Penguji : dr. Nyayu Fauziah, M.Kes

LATAR BELAKANG
Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh
Mycobacterium tuberculosis
yang telah menginfeksi sepertiga penduduk dunia.
Pada tahun 1993, WHO mencanangkan kedaruratan TB sebagai kedaruratan dunia
(global emergency)
karena jumlah kasus TB meningkat dan tidak terkendali khususnya pada negara yang dikelompokkan dalam 22 negara dengan masalah TB besar.
Di Indonesia, TB merupakan masalah utama kesehatan masyarakat. Jumlah pasien TB di Indonesia merupakan ke-5 terbanyak di dunia setelah India, Cina, Afrika Selatan dan Nigeria dengan jumlah pasien sekitar 5,8% dari total jumlah pasien TB di dunia. Diperkirakan, setiap tahun ada 429.730 kasus baru dan kematian 62.246 orang. Insidensi kasus TB BTA positif sekitar 102 per 100.000 penduduk.
Berdasarkan data Dinkes penderita TB paru di :

Provinsi Sumsel
2012= 5.632 (9 putus berobat, 6 gagal, 1 kronik, 13 dll)
2013= 5.776 (8 putus berobat, 14 gagal, 30 dll)

Kota Palembang
2011= 1.431 (1 putus berobat, 1 gagal)
2012= 1.294 (30 putus berobat, 4 gagal)
2013= 1.457 (4 putus berobat, 6 gagal)

Puskesmas Makrayu
2011= 32 penderita
2012= 38 penderita (2 putus berobat)
2013= 48 penderita

Pengobatan TB memerlukan waktu selama 6 bulan dan selama masa pengobatan ersebut banyak penderita yang menghentikan pengobatan di tengah jalan. Hal ini kemungkinan disebabkan karena pengetahuan yang masih kurang dan cara memandang penyakit TB masih negatif sehinggan mempengaruhi kepatuhan untuk berobat secara tuntas.
(Isa dan Nafika, 2003)
RUMUSAN MASALAH
TUJUAN PENELITIAN
Tujuan Umum:
Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang tahun 2013.

Tujuan Khusus:
Untuk mengetahui karakteristik penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang tahun 2013
Untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang TB paru pada pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang tahun 2013
Untuk mengetahui tingkat kepatuhan minum obat pada penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang tahun 2013
Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang tahun 2013.



MANFAAT PENELITIAN
Bagi Peneliti:
Dapat memahami pemberian terapi yang tepat pada penderita TB paru dan dapat memberi pengertian kepada penderita TB paru sehingga patuh minum obat.

Bagi Institusi Pendidikan:
Dapat dijadikan sebagai bahan bacaan dan perbandingan, dapat digunakan dimasa yang akan datang dan merupakan karya yang disumbangkan bagi almamater FK UMP.

Bagi Puskesmas:
Membantu program puskesmas dalam meningkatkan keberhasilan penanggulangan penyakit TB paru.
KEASLIAN PENELITIAN
Imelda

Pengaruh karakteristik individu, faktor pelayanan kesehatan dan faktor peran PMO terhadap tingkat kepatuhan penderita TB paru dalam pengobatan di Puskesmas Pekan Labuhan Kota Medan Tahun 2009-2010

Pengetahuan dan peran PMO bermakna terhadap kepatuhan berobat penderita TB paru

Sama: jenis penelitian, membahas kepatuhan minum obat

Beda: judul, lokasi, waktu, subjek penelitian dan variabel penelitian
Nurvita

Hubungan dukungan PMO dengan kepatuhan berobat pasien TB paru di Puskesmaas Limboto Kabupaten Gorontalo tahun 2013


Dukungan PMO:
baik 52%, kurang baik 48%
kepatuhan 50%


Sama: jenis penelitian, membahas kepatuhan minum obat


Beda: judul, lokasi, waktu, subjek penelitian dan variabel penelitian
Prasatya dan Aris

Hubungan pengetahuan dan motivasi pasien TBC dengan kepatuhan berobat pasien TBC yang berobat di UPT Puskesmas Mantup Kabupaten Lamongan


Pengetahuan berpengaruh dan motivasi berpengaruhb terhadap kepatuhan berobat


Sama: jenis penelitian, membahas kepatuhan minum obat

Beda: judul, lokasi, waktu, subjek penelitian dan variabel penelitian
Beberapa Klasifikasi TB:
Berdasarkan organ yang terkena:

TB paru : menyerang jaringan (parenkim) paru

TB ekstra paru : menyerang selain paru misalnya pleura, selaput otak, tulang, kulit dll.
Berdasarkan riwayat pengobatan sebelumnya:

Kasus baru
Kasus kambuh
(relaps)
Kasus putus berobat
(default)
Kasus gagal
(failure)
Kasus pindahan
(transfer in)
Kasus lain
Full transcript