Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

fatmawati's first Prezi

No description
by

fatmawati batra

on 30 January 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of fatmawati's first Prezi

BIOTEKNOLOGI
bidang Peternakan terima
kasih... dampak kloning KLONING
(Transplantasi Nukleus) Click on this icon from the menu above, and choose an image Mau tau ??? Great job! You see, this is how we zoom in prezi. Time to add some text! Strawberry Let's add Images and Videos! Adimas Arief W.A Fatmawati Batra Mega Anjarwati Navigation in prezi Press "esc" or click outside to exit the text box. You can also just click anywhere and add new text. photo (cc) by jfh686 @flickr To go on, click on the 5th thumbnail. Paste a YouTube link as text and it becomes a video! "http://www.youtube.com/watch?v=lYG3Nj8tuIw" by : different objects Nurmalita Ika R Congratulations!
Now let's start & inspire someone with your presentation! terima
kasih... terima
kasih... terima
kasih... terima
kasih... terima
kasih... terima
kasih... adalah tindakan menggandakan atau mendapatkan keturunan tanpa fertilisasi, berasal dari induk yang sama, mempunyai susunan (jumlah dan gen) yang sama dan kemungkinan besar mempunyai fenotip yang sama.
Cara kloning domba Dolly yang dilakukan oleh Dr. Ian Willmut adalah sebagai berikut:
Pertama, suatu sel (yang dijadikan sebagai sel donor) diseleksi dari sel kelenjar mammae domba betina berbulu putih (Finn Dorset) untuk menyediakan informasi genetis bagi pengklonan. Untuk studi ini, peneliti membiarkan sel membelah dan membentuk jaringan in vitro atau diluar tubuh hewan. Hal ini akan menghasilkan duplikat yang banyak dari suatu inti yang sama. Kedua, suatu sel donor diambil dari jaringan dan dimasukkan ke dalan campuran. Kemudian sel telur dari domba betina Blackface dienokulasi dan diletakkan disebelah sel donor.
Satu sampai delapan jam setelah pengambilan sel telur, kejutan listrik digunakan untuk menggabungkan dua sel tadi, pada saat yang sama pertumbuhan dari suatu embrio mulai diaktifkan. Jika embrio ini dapat bertahan, ia dibiarkan tumbuh selama sekitar enam hari, diinkubasi di dalam oviduk domba.. Pada tahap terakhir, embrio tersebut akan ditempatkan ke dalam uterus betina penerima (surrogate mother). Induk betina tersebut selanjutnya akan mengandung hasil kloning tadi hingga hewan hasil kloning siap untuk dilahirkan. Produk kloning bidang peternakan Inseminasi Buatan
(Kawin Suntik) adalah suatu teknik untuk memasukkan spermatozoa atau semen jantan yang telah dicairkan dan diproses terlebih dahulu kedalam saluran alat kelamin betina dengan menggunakan metode dan alat khusus yang disebut ‘insemination gun‘.

Tujuan Inseminasi :
Memperbaiki mutu genetika ternak
Tidak mengharuskan pejantan unggul untuk dibawa ketempat yang dibutuhkan sehingga mengurangi biaya
Mengoptimalkan penggunaan bibit pejantan unggul secara lebih luas dalam jangka waktu yang lebih lama
Meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur
Mencegah penularan / penyebaran penyakit kelamin Sinkronisasi birahi
Merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk membuat sapi betina mengalami birahi secara serentak dengan cara memanipulasi proses-proses reproduksinya, dengan menyuntikan hormon Capriglandin(mempercepat siklus birahi) setelah 7 sampai 9 hari sesudah siklus birahi terjadi. Teknik Inseminasi  Sebelum melaksanakan prosedur Inseminasi Buatan (IB) maka semen beku (straw) harus dicairkan (thawing) terlebih dahulu dengan mengeluarkan semen beku dari nitrogen cair dan memasukkannya dalam air hangat atau meletakkannya dibawah air yang mengalir. Suhu untuk thawing yang baik adalah 37 C. Jadi semen/straw tersebut dimasukkan dalam air dengan suhu badan 37 oC, selama 7-18 detik.
Setelah dithawing, straw dikeluarkan dari air kemudian dikeringkan dengan tissue.
Kemudian straw dimasukkan dalam gun, dan ujung yang mencuat dipotong dengan menggunakan gunting bersih
Setelah itu Plastic sheath dimasukkan pada gun yang sudah berisi
  Sapi dipersiapkan (dimasukkan) dalam kandang jepit, ekor diikat
Inseminator memakai sarung tangan (glove) pada tangan yang akan dimasukkan ke dalam rektum
Tangan inseminator dimasukkan ke rektum, hingga dapat menjangkau dan memegang leher rahim (servix), apabila dalam rektum banyak kotoran harus dikeluarkan lebih dahulu
Semen disuntikkan/disemprotkan pada badan uterus
Setelah semua prosedur tersebut dilaksanakan maka keluarkanlah gun dari uterus dan servix dengan perlahan-lahan. Negatif : Menghemat biaya pemeliharaan
ternak jantan
Dapat mengatur jarak kelahiran ternak dengan baik
Mencegah terjadinya kawin sedarah pada sapi betina (inbreeding)
Dengan peralatan dan teknologi yang baik sperma dapat simpan dalam jangka waktu yang lama
Menghindari ternak dari penularan penyakit terutama penyakit yang ditularkan dengan hubungan kelamin. Positif : Dampak Inseminasi Apabila identifikasi birahi
(estrus) dan waktu
pelaksanaan IB tidak tepat
maka tidak akan terjadi terjadi kebuntingan
Bisa terjadi kawin sedarah (inbreeding) apabila menggunakan semen beku dari pejantan yang sama dalam jangka waktu yang lama
Dapat menyebabkan menurunnya sifat-sifat genetik yang jelek apabila pejantan donor tidak dipantau sifat genetiknya dengan baik (tidak melalui suatu progeny test). BIOGAS Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme pada kondisi langka oksigen (anaerob).
Komponen biogas antara lain sebagai berikut :
± 60 % CH4 (metana), ± 38 % CO2 (karbon dioksida) dan ± 2 % N2, O2, H2, & H2S.
Biogas dapat dibakar seperti elpiji, dalam skala besar biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik, sehingga dapat dijadikan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan terbarukan.
Sumber energi Biogas yang utama yaitu kotoran ternak Sapi, Kerbau, Babi dan Kuda. Sunmer terbaru dari biogas dari tanaman enceng gondok Produk kloning bidang peternakan Negatif : Untuk pengembangan ilmu pengetahuan
Untuk mengembangkan dan memperbanyak bibit unggul
Untuk tujuan diagnostik dan terapi
Menolong atau menyembuhkan pasangan infertil mempunyai turunan
Melestarikan spesies langka
Meningkatkan pasokan makanan Positif : Apabila identifikasi birahi (estrus) dan waktu pelaksanaan IB tidak tepat maka tidak akan terjadi terjadi kebuntingan
Bisa terjadi kawin sedarah (inbreeding) apabila menggunakan semen beku dari pejantan yang sama dalam jangka waktu yang lama
Dapat menyebabkan menurunnya sifat-sifat genetik yang jelek apabila pejantan donor tidak dipantau sifat genetiknya dengan baik (tidak melalui suatu progeny test). Dampak Positif :
sebagai pengganti bahan bakar khususnya minyak tanah. kemudian sebagai bahan pengganti bahan bakar minyak (bensin, solar).
Dalam skala besar, biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik.
Dari proses produksi biogas akan dihasilkan sisa kotoran ternak yang dapat langsung dipergunakan sebagai pupuk organik pada tanaman / budidaya pertanian. Biogas adalah gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan-bahan organik oleh mikroorganisme pada kondisi langka oksigen (anaerob).
Komponen biogas antara lain sebagai berikut :
± 60 % CH4 (metana), ± 38 % CO2 (karbon dioksida) dan ± 2 % N2, O2, H2, & H2S.
Biogas dapat dibakar seperti elpiji, dalam skala besar biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik, sehingga dapat dijadikan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan terbarukan.
Sumber energi Biogas yang utama yaitu kotoran ternak Sapi, Kerbau, Babi dan Kuda. Pembuatan lubang reaktor, panjang = 4 m,
lebar = 1,1 m, dalam = 1,2 m.
Pembuatan meja tabung plastik penampung gas:
(diameter 1,2 m) panjang = 3 m, lebar =1,2m
Kotoran sapi (fases) awal sebanyak 100 karung kantong semen atau karung seukurannya (100 kantong semen = 2000 lt).
Persiapan awal ini untuk mempercepat produksi gas yang
siap untuk digunakan (dinyalakan).
Drum untuk tempat pencampuran kotoran (fases)
dengan air (1:1) ; 1 buah (200 liter)
Karung untuk tempat sisa kotoran dari proses produksi biogas
Kayu atau bambu untuk pagar, supaya reaktor aman
dari gangguan ternak atau lainnya.
Terpal dan bahan lainnya untuk atap reaktor supaya
terhindar dari hujan atau material yang jatuh dari atas.
Persiapan Pemasangan Reaktor Biogas Buat campuran kotoran ternak dan air dengan perbandingan
1 : 1 (bahan biogas)
Masukkan bahan biogas ke dalam reaktor melalui tempat pengisian sebanyak 2000 liter, selanjutnya akan berlangsung proses produksi biogas di dalam reaktor.
Setelah kurang lebih 10 hari reaktor biogas dan penampung biogas
akan terlihat mengembung dan mengeras karena adanya biogas yang dihasilkan. Biogas sudah dapat digunakan sebagai bahan bakar, kompor biogas dapat dioperasikan. Sekali-sekali reaktor biogas digoyangkan supaya terjadi penguraian yang sempurna dan gas yang terbentuk di bagian bawah naik ke atas, lakukan juga pada setiap pengisian reaktor.
Pengisian bahan biogas selanjutnya dapat dilakukan setiap hari,
yaitu sebanyak + 40 liter setiap pagi dan sore hari.
Sisa pengolahan bahan biogas berupa sludge (lumpur) secara otomatis
akan keluar dari reaktor setiap kali dilakukan pengisian bahan biogas.
Sisa hasil pengolahan bahan biogas tersebut dapat digunakan
langsung sebagai pupuk organik, baik dalam keadaan basah
maupun kering.


Cara Pengoperasian Reaktor Biogas Skala Rumah Tangga
Full transcript