Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Copy of Atmosfer

No description
by

hasan hasanuddin

on 29 December 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Copy of Atmosfer

Presentasi Geografi DEFINISI
5. Hujan Troposfer
Anggota Kelompok
1. Aulia Risti Ramadhani (04/ X A 3)
2. Fauzi Abdillah (07/ X A 3)
3. Faisal Labib Zulfiqar (09/ X A 3)
4. Henry Aldezzia P (11/ X A 3)
5. Muh Asyraf (14/ X A 3)
6. Muh Kharismawan (15/X A 3)
7. Rama Daneshwara (18/ X A 3) List top competitors 2013 2011 Launch Team ready Break even Beta out ATMOSFER
3. Kelembaban Udara ! Atmosfer bumi merupakan selubung gas yang menyelimuti permukaan padat dan cair pada bumi. Selubung ini membentang ke atas sejauh beratusratus kilometer, dan akhirnya bertemu dengan medium antar planet yang berkerapatan rendah dalam sistem tata surya. Lapisan - Lapisan Atmosfer 1. Troposfer
2. Stratosfer
3. Mesosfer
4. Termosfer
5. Eksosfer
6. Ionosfer Lapisan terbawah, ketebalan di katulistiwa 19 km, di kutub 8 km. Rata-rata 11 km.
Temperatur makin turun seiring dengan bertambahnya ketinggian (0,6°C tiap 100 m dpal)
Terjadi gejala cuaca.
Sebagian besar massa atmosfer terdapat di sini
Puncaknya dibatasi oleh tropopause
Tempat terjadinya Halo Matahari dan Halo Bulan Stratosfer
- Berada di atas troposfer hingga ketinggian 50 km
- Terdiri atas dua lapisan:
a. Lapisan Isotermal  ketinggian 11-20 km, temperatur tetap (-60°C)
b. Lapisan Inversi ketinggian 20-50 km, makin ke atas temperatur makin tinggi
- Tempat konsentrasi gas Ozon, pada 15-35 km  lapisan Ozonosfer
- Puncak dibatasi lapisan Stratopause

Mesosfer - Ketinggian 50-85 km
- Makin ke atas temperatur makin rendah. Tiap naik 1000 m, temperatur turun 2,5 - 3°C. Suhu pada posisi tertinggi - 90°C
- Puncak dibatasi oleh Mesopause Termosfer Ketinggian 85 – 500 km
Dinamakan lapisan panas (Hot Layer)
Temperatur tinggi  90 - 500°C, karena molekul oksigen mengabsorbsi (menyerap) energi surya
Eksosfer - Ketinggian > 500 km
- Grafitasi Bumi sudah berkurang, pengaruh angkasa luar sudah terasa
- Molekul-molekul bergerak bebas
Ionosfer Pada ketinggian 60-600 km.
Terjadi ionisasi
Sangat bermanfaat di bidang komunikasi
Terdiri dari 3 lapisan:
- Lapisan D, 60-120 km, pantulkan gel AM
- Lapisan E, 120-180 km, pantulkan gel AM
- Lapisan F, 180-600 km, pantulkan gel pendek
Pengertian Cuaca dan Iklim Cuaca : keadaan rata-rata udara pada waktu yang relatif singkat dan pada daerah yang sempit
Iklim : Keadaan cuaca rata-rata pada daerah yang luas dan dalam waktu yang lama
Ilmu Cuaca : Meteorologi
Ilmu Iklim : Klimatologi
Unsur Cuaca & Iklim 1. Temperatur
2. Tekanan Udara
3. Kelembaban Udara
4. Awan
5. Hujan
6. Angin 1. Temperatur / Suhu Keadaan panas – dinginnya udara
Sumber  matahari
Alat ukur : Termometer, termograf
Isoterm : garis khayal pada peta yang menghubungkan tempat-tempat di permukaan bumi yang memiliki suhu yang sama
Proses pemanasan : Langsung dan tidak langsung
Faktor yang mempengaruhi besar suhu: Sudut datang sinar matahari
Lama penyinaran sinar matahari
Relief permukaan bumi (ketinggian tempat)
Banyak sedikitnya awan
Perbedaan letak lintang
2.Tekanan udara Tenaga yang bekerja untuk menggerakkan massa udara dalam setiap satuan luas wilayah tertentu
Alat ukur : Barometer
Satuan : milibar
Isobar : garis khayal pada peta yang menghubungkan tempat-tempat di permukaan bumi yang memiliki tekanan yang sama
Banyaknya uap air yang dikandung dalam udara
Alat ukur : Higrometer
Udara dikatakan jenuh jika kelembaban 100%
Macam - Macam Kelembaban Udara Kelembaban mutlak (Absolute Humidity) : jumlah uap air yang terdapat dalam 1 m3 udara ( gr/m3 )
Kelembaban maksimum (Maximum Humidity) : jumlah maksimum uap air yang dapat dikandung oleh udara dalam suhu tertentu
Kelembaban Relatif : Perbandingan jumlah uap air yang dikandung udara dengan jumlah maksimum uap air yang dapat dikandung udara pada suhu dan tekanan yang sama

4. Perawanan (Cloudness) Awan : kumpulan tetesan air (kristal-kristal es) di dalam udara yang terjadi karena pengembunan/pemadatan udara setelah melampaui keadaan jenuh
Titik-titik awan sebenarnya bukan air murni melainkan inti kondensasi yang dikelilingi embun --> kristal garam
Macam-macam awan berdasar tinggi dan bentuk: Cirrus (awan tinggi) > 6000 m
- Cirrus (Ci) : tipis, spt bulu burung
- Cirro stratus (Cs): putih merata spt kelambu
- Cirro Comulus (Cc): Spt sisik ikan, gerombolan domba
Alto (awan menengah) 2000 – 6000 m
- Alto Comulus (A-Cu): spt gumpalan kapas
- Alto Stratus (A-St): berlapis-lapis spt pita
Strato (awan rendah) < 2000 m
- Strato Comulus (St-Cu) : tebal, luas, bergumpal
- Stratus (St) : merata, rendah, berlapis-lapis
- Nimbostratus (Ni-St): tebal, bentuk tdk teratur, hujan
- Nimbocomulus (Ni-Cu): tebal, bergumpal, kelabu hitam


Peristiwa jatuhnya titik-titik air dari atmosfer ke permukaan bumi presipitasi
Alat ukur : fluviograf, raingauge, regenmeter, ombrometer
Isohyet : garis khayal pada peta yang menghubungkan titik-titik di permukaan bumi yang memiliki curah hujan sama
Macam hujan menurut terjadinya:
- Hujan Zenithal / konveksi
- Hujan Orografis / Relief
- Hujan Frontal
- Hujan Siklonal
- Hujan Muson
- Hujan Buatan
Hujan Orografis Syarat Hujan Buatan 6. Angin Udara yang bergerak dari tekanan maximum ke tekanan minimum
Alat ukur kecepatan angin: Anemometer
Macam gerakan angin ; Konveksi, Adveksi dan turbulensi
Manfaat Angin Menentukan waktu penggarapan tanaman
Membantu penyerbukan tanaman
Membantu kapal tradisional pergi – pulang melaut
Olahraga dan rekreasi
Angin laut Angin Darat
Angin Fohn Nama-nama Angin Fohn di Indonesia Bohorok  Deli (Sumut)
Kumbang  Cirebon
Gending  Probolinggo
Grenggong  Pasuruan
Brubu  Makasar
Wambrau  P. Biak (Papua)
Angin Muson Angin yang bertiup dengan berganti arah tiap 6 bulan sekali
Angin Muson timur mendatangkan musim kemarau di Indonesia
Angin muson barat mendatangkan musim penghujan di Indonesia
Angin yang bertiup dari zona tekanan maksimum subtropik menuju zona tekanan minimum sub-arktik
Karena pengaruh rotasi maka angin ini berbelok menuju timur sehinga seolah-olah datang dari arah barat
Angin barat Angin Timur Angin Timur Angin yang bertiup dari zona tekanan maksimum kutub menuju zona tekanan minimum sub-arktik.
Karena pengaruh rotasi maka berbelok seolah-olah dari arah timur menuju ke barat
Terjadi di sekitar Lintang 60° baik Utara maupun Selatan
Dampak Kerusakan Atmosfer - langit akan berubah menjadi hitam-kelam walaupun di siang hari bolong dan mungkin benda-benda langit semacam meteor atau asteroid pun akan berjatuhan ke permukaan bumi menimpa manusia. sinar X dan ultra ungu (ultra violet) akan bebas menghujani permukaan bumi, serta merusak semua sel-sel makhluk hidup. suhu di permukaan bumi naik sehingga air laut, air danau, dan air sungai “mendidih”. Gunung es di kutub Bumi pun mencair. Ini semua disebabkan sinar infra merah membakar seluruh benda yang ada di permukaan bumi. Hujan Asam, mengakibatkan peningkatan keasaman baik di danau, tanah, dan lingkungan lainya mengakibatkan tidak dapat hidupnya organisme - organisme karena tingkat keasaman yang tinggi Manusia Punah Karena Rusaknya Lingkungan di Bumi Penyebab Kerusakan Atmosfer Polusi Udara Jenis Polusi Udara
* Karbon monoksida

* CFC

* Partikulat
Karbon monoksida, walaupun dianggap sebagai polutan, telah lama ada di atmosfer sebagai hasil produk dari aktivitas gunung berapi. Dengan proses alami di atmosfer, karbon monoksida pada akhirnya akan teroksidasi menjadi karbon dioksida. CO antropogenik dari emisi automobil dan industri memberikan kontribusi pada efek rumah kaca dan pemanasan global Karbonmonoksida Partikulat dikenal juga sebagai materi partikulat, partikel halus, dan jelaga - merupakan subdivisi kecil dari material padat tersuspensi dalam gas atau cairGaram adalah contoh dari kontaminan terlarut dalam air, sedangkan pasir umumnya merupakan partikulat padatBeberapa partikulat terjadi secara alami, seperti yang berasal dari gunung berapi, badai pasir, dan kebakaran hutan CFC digunakan oleh masyarakat modern dengan cara yang tidak terkira banyaknya, dalam kulkas, bahan dorong dalam penyembur, pembuatan busa dan bahan pelarut terutama bagi kilang-kilang elektronik.
Masa hidup CFC berarti 1 molekul yang dibebaskan hari ini bisa ada 50 hingga 100 tahun dalam atmosfer sebelum dihapuskan
Molekul CFC terurai setelah bercampur dengan UV, dan membebaskan atom klorin. Atom klorin ini juga berupaya untuk memusnahkan ozon dan menghasilkan lubang ozon. CFC Cara Menanggulangi Kerusakan Atmosfer Mencari teknologi baru yang bebas polusi “kembali” ke zaman batu Atau Mematikan AC jika tidak sedang digunakan
Menggunakan kendaraan bermotor jika perlu saja
Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita
Full transcript