Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Perkembangan Psikososial di Masa Kanak-kanak Awal

No description
by

Kostradian Utomo

on 30 May 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Perkembangan Psikososial di Masa Kanak-kanak Awal

Perkembangan Psikososial di Masa Kanak-kanak Awal Konsep Diri dan Perkembangan Kognitif Harga Diri Pemahaman dan Pengaturan Emosi Perbedaan Gender Erikson: Inisiatif Vs. Rasa Bersalah Berbagai Sudut Pandang Perkembangan Gender Tingkat Kognitif dari Permainan Konsep diri (self-concept) adalah gambaran total kita terhadap diri sendiri. Ini adalah apa yang kita percayai mengenai siapa diri kita-gambaran total mengenai kemampuan-kemampuan dan trait-trait kita. Harga diri (self-esteem) adalah bagian evaluasi dari konsep diri. dalam sudut pandang aliran Neo-Piaget, harga diri didasari oleh kemampuan kognitif anak yang tumbuh untuk menggambarkan dan mendefinisikan diri mereka sendiri. Inisiatif Vs. Rasa Bersalah (Initiative Vs. Guilt) adalah tahap ketiga perkembangan psikososial Erikson dimana anak menyeimbangkan dorongan untuk mencapai tujuan dengan kepatuhan moral yang dapat mencegah mereka melakukan hal tersebut. Denham et al, 2003 Memahami dan mengatur emosi sendiri membantu kompetensi sosial anak, kemampuan mereka untuk akur dengan orang lain. Garner & Power, 1996 Hal ini membantu mereka dalam mengatur perilaku dan membicarakan tentang perasaan-perasaan mereka Perbedaan gender adalah perbedaan perilaku atau psikososial antara laki-laki dan perempuan Peran gender (Gender Roles) adalah sekumpulan perilaku minat, sikap, keahlian, dan trait kepribadian yang dianggap sesuai oleh sebuah budaya terhadap laki-laki atau perempuan Penipean (gender typing) gender sebuah proses dimana anak mendapatkan peran gender Stereotip gender (gender stereotypes) adalah sebuah generalisasi yang sudah ada sebelumnya mengenai perilaku laki-laki atau perempuan. Permainan fungsional (Functional Play) adalah permainan yang melibatkan pergerakan otot-otot yang berulang-ulang Permainan Konstruktif (Constructive Play) adalah permainan yang melibatkan penggunaan benda atau material untuk membuat sesuatu Permainan Pura-pura (Pretend Play) adalah permainan yang melibatkan orang-orang atau situasi khayalan: juga disebut permainan khayalan, drama, atau imajinatif Dimensi Sosial Bermain Teman Khayalan Bagaimana Gender Memengaruhi Bermain Bagaimana Budaya Memengaruhi Bermain Bentuk-bentuk Disiplin Pola Asuh Orang Tua Mendorong Altruisme dan Berhadapan dengan Agresi dan Ketakutan Saudara Kandung-atau Ketiadaannya Teman Sepermainan dan Sahabat Disiplin (discipline) adalah metode pembentukan karakter serta pengajaran kontrol diri dan perilaku yang dianggap pantas Orang tua Otoritarian (Authorization) adalah orang tua yang menghargai kontrol dan kepatuhan tanpa banyak tanya. Mereka berusaha membuat anak mematuhi set standar perilaku dan menghukum mereka secara tegas jika melanggarnya. Orang Tua Permisif (Permissive) adalah orang tua yang menghargai ekspresi diri dan pengaturan diri. Mereka hanya membuat sedikit permintaan dan membiarkan anak memonitor aktivitas mereka sendiri sedapat mungkin. Orang Tua Otoritatif (Authoritative) adalah orang tua yang menghargai individualitas anak tetapi juga menekankan batasan-batasan sosial. Mereka percaya akan kemampuan mereka dalam memandu anak, tetapi juga menghargai keputusan mandiri, minat, pendapat, dan kepribadian anak. TERIMA KASIH Ikatan antara saudara kandung sering kali merupakan persiapan hubungan pada masa berikutnya Mildred B. Parten (1932), menemukan bahwa seiring dengan tumbuhnya anak, permainan mereka jadi lebih interaktif dan kooperatif Perbedaan gender dalam permainan anak memberikan kesempatan berlatih dalam perilaku orang dewasa yang penting untuk reproduksi dan bertahan hidup Frekuensi suatu bentuk spesifik permainan berbeda antarbudaya dan dipengaruhi lingkungan permainan yang disiapkan oleh orang dewasa, yang pada gilirannya dipengaruhi oleh budaya. (Bodrova & Leong, 1998) Altruisme (altruism) adalah perilaku yang ditunjukan untuk membantu orang lain, timbul dari kepedulian dari dalam tanpa adanya harapan imbalan eksternal Perilaku Prososial (Prosocial Behavior) adalah segala perilaku sukarela yang ditujukan untuk membantu orang lain Agresi Instrumental (Instrumental Aggresion) adalah perilaku agresif yang digunakan untuk mencapai tujuan Agresi Permusuhan (Hostile Aggression) adalah perilaku agresi yang bertujuan untuk menyakiti Agresi Tampak (Overt Aggression) adalah agresi yang secara terbuka ditujukan langsung pada target Agresi hubungan (Relational Aggression) adalah agresi yang ditujukan untuk merusak hubungan atau memngaruhi hubungan orang lain, reputasi, atau kondisi psikologisnya Ketakutan adalah hal yang biasa terjadi pada masa kanak-kanak awal. Biasanya ditimbulkan dari kehidupan fantasi mereka yang intens dan kencenderungan mereka untuk bingung dalam membedakan penampilan dengan kenyataan Hubungan anak dengan teman khayalan mirip dengan hubungan dengan teman sebaya; mereka biasanya mudah bergaul dan ramah Pertemanan berkembang seiring dengan berkembangnya seseorang. Melalui pertemanan dan interaksi dengan teman sepermainan, anak mulai belajar bagaimana bergaul dengna orang lain. Kelompok 8
Kostradian Prakoso Utomo
1204090164
Full transcript