Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

RETURN DAN RESIKO AKTIVA TUNGGAL

No description
by

ruzil ss

on 1 April 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of RETURN DAN RESIKO AKTIVA TUNGGAL

RETURN DAN RISIKO AKTIVA TUNGGAL
design by Dóri Sirály for Prezi
Start
return realisasi
RETURN EKSPEKTASI
Berdasarkan nilai ekspektasi masa depan
Berdasarkan nilai-nilai return historis
Berdasarkan model return ekspektasi yang ada

Risiko
Van Home dan Wachiwich, Jr. (1992) mendefinisikan risiko sebagai variabilitas return terhadapa return yang diharapkan. Untuk menghitung risiko.

Risiko Berdasarkan Probabilitas
Risiko Berdasarkan Data Historis

HUBUNGAN ANTARA RETURN EKSPEKTASI DENGAN RESIKO
Return ekspektasi dan resiko  Semakin besar resiko suatu sekuritas, semakin besar return yang diharapkan (hub. Positif)
Untuk return realisasi, hubungan positif tidak dapat terjadi. Maka jika investor menginginkan return yang lebih tinggi, ia harus menanggung resiko yang tinggi pula.
Future > Waran dan Opsi > Saham > Obligasi Perusahaan > Obligasi Pemerintah > SBI

Pendahuluan
Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi. Return dapat berupa return ekspektasi dan return realisasi. Return realisasi merupakan return merupakan return yang telah terjadi. Return realisasi dihitung dengan menggunakan data historis. Return realisasi berfungsi sebagai salah satu pengukur kinerja dari perusahaan dan berguna sebagai dasa penentuan return ekspektasi dan risiko di masa mendatang.
Return ekspektasi(expected return) adalah adalah return yang di harapkan oleh perusahaan kepada investor dimasa mendatang. Berbeda dengan return realisasi yang bersifat sudah terjadi, return ekspektasi ini masih belum terjadi.

PENGUKURAN RETURN REALISASI
Ada beberapa metode pengukuran return realisasi yaitu, return total(total return), return relatif (relatif return), retun kumulatif ( cumulative return) dan return disesuaikan (adjusted return). Sedangkan rata rata dari return dapat dihitung berdasarkan rata rata aritmatika dan rata rata geometrik. Rata rata geometrik sering digunakan untuk menghitung return beberapa periode (return mingguan, atau retun bulanan yang dihitung berdasarkan rata-rata geometrik dari return return harian). Untuk perhitungan return seperti ini return geometrik lebih akurat dibanding metode aritmatika biasa.
Return total
Retun total merupakan seluruhan return dari suatu investasi dalam suatu periode tertentu. Return total sering disebut dengan return saja . retun total terdiri dari capital gain(loss) dan yield sebagai berikut:
Return= capital gain(loss)+ yield

Relatif return
Return total dapat bernilai negatif atau positif, untuk perhitungan tertentu, misalnya rata-rata geometrik yang menggunakan perhitungan pengakaran, dibutuhkan suatu return yang bernilai positif. Relatif return (relative return) dapat digunakan ,yaitu dengan menggunakan nilai 1 terhadap nilai return total sebagaoi berikut:
Relatif return = (return total + 1)
Atau
Relatif return=(Pt-Pt-l+Dt)/(Pt-l) + 1
Relatif return=(Pt+Dt)/(Pt-l)

Kumulatif return
Untuk mengetahui total kemakmuran yang di miliki perusahaan, indeks kemakmuran kumulatif (cumulative weatlh index) dapayt di gunakan. IKK (indeks Kemakmuran Kumulatif) mengukur akumulasi semua return mulai dari kemakmuran awal (Kko) yang dimiliki sebagai berikut:
IKK =Kko (1+R1)(1+R2).....(1+Rn)
Indeks kemakmuran kumulatif juga dapat di ukur dengan perkalian nilai-nilai komponennya sebagai berikut
IKK= PHK YK
Deskripsi:
IKK = indeks kemakmuran Kumulatif
PHK= Perubahan Harga Kumulatif
YK = Yield Kumulatif

Return disesuaikan
RtA =(1+R)/(1+IF)-1
Deskripsi:
RtA = return disesuaikan dengan tingkat inflasi
R = return nominal
IF = tingkat inflasi
RkA = [RR (Nilai Akhir Mata Uang Domestik)/(Nilai Awal Mata Uang Domestik)]-1

Deskripsi:
RkA= return yang disesuaikan kurs mata uang asing
RR = Relatif Return

Rata- rata Geometrik
RG=[(1+R_1 )(1+R_2 )….(1+R_n )]^(1⁄n)-1
Deskripsi:
RG = rata-rata geometrik
Ri = return untuk periode ke i
n = jumlah dari return
Rata-rata geometrik juga banyak di gunakan untuk menghitung indeks kemakmuran kumulatif. Jika rata-rata geometrik di ketahui, indeks kemakmuran kumulatif untuk suatu periode tertentu dapat dihitung dengan rumus;
〖IKK〗_1=(RG+1)^nbv
Deskripsi:
IKK = indeks kemakmuran kumulatif
T = periode ke-t
n = lama periode dari periode dasar ke periode ke-t
bv = nilai dasar
hubungan antara return rata-rata aritmatika dan rata-rata geometrik adalah sebagai berikut:
(1+RG)^2≈ (1+RA)^2-(SD)^2



Karena adanya ketidakpastian return di masa datang, return ini dihitung dengan metode nilai ekspektasi (expected value method) yaitu : mengenalikan masing-masing hasil masa depan (outcome) dengan probabilitas kejadiannya dan menjumlah semua produk perkalian tersebut.

Rumusnya:

Berdasarkan nilai ekspektasi masa depan
Berdasarkan nilai ekspektasi masa depan

Digunakan karena adanya ketidakakuratan menghitung hasil masa depan dan probabilitasnya. Ada tiga metode untuk mengitung return ekspektsi dengan menggunakan nilai historis sebagai berikut :

Methode rata- rata (mean method)
Metode tren ( tren method)
Metode jalan acak (random walk method)

Berdasarkan nilai-nilai return historis

Model yang tersedia yang popular dan banyak digunakan adalah model Single index model dan model CAPM

Berdasarkan model return ekspektasi yang ada

Risiko Berdasarkan Probabilitas

Rumusnya :


Risiko Berdasarkan Data Historis

Rumusnya :

Digunakan untuk mempertimbangkan return ekspektasi dan risiko aktiva secara bersamaan.

Rumusnya :

Properti 1 :
Nilai ekspektasi dari penjumlahan sebuah variabel acak X dengan sebuah konstanta k adalah sama dengan nilai
ekspektasi dari variabel acak itu sendiri ditambah dengankonstantanya, sebagai berikut:

E(X+k) = E(X) + k 

Properti 2 :
Nilai ekspektasi dari perkalian sebuah variabel acak X dengan sebuah konstanta k adalah
sama dengan nilai ekspektasi dari variabel acak itu sendiri dikalikan dengan konstantanya sebagai berikut:

E(k x X)=k x E(X)

Properti 3 :

Varian dari penjumlahan suatu variabel acak X dengan sebuah konstanta k adalah samadengan varian dari variabel acak tersebut sebagai berikut:

Var(X+k)=Var(X)


PROPERTY RETURN EKSPEKTASI DAN VARIAN

Keberatan rumus varians  memberi bobot yang sama besar untuk nilai-nilai di bawah maupun di atas nilai ekspektasi (nilai rata-rata)
Jika hanya nilai-nilai satu sisi saja yang digunakan, yaitu nilai-nilai di bawah ekspektasinya, maka ukuran resiko semacam ini disebut semivariance
semivariance 

SEMIVARIANS

Berdasarkan nilai-nilai return historis
Digunakan karena adanya ketidakakuratan menghitung hasil masa depan dan probabilitasnya. Ada tiga metode untuk mengitung return ekspektsi dengan menggunakan nilai historis sebagai berikut :

Methode rata- rata (mean method)
Metode tren ( tren method)
Metode jalan acak (random walk method)

Berdasarkan model return ekspektasi yang ada
Model yang tersedia yang popular dan banyak digunakan adalah model Single index model dan model CAPM

Risiko Berdasarkan Probabilitas

Risiko Berdasarkan Data Historis

KOEFISIEN VARIANSI
Digunakan untuk mempertimbangkan return ekspektasi dan risiko aktiva secara bersamaan.

Rumusnya :

PROPERTY RETURN EKSPEKTASI DAN VARIAN
SEMIVARIANS
Keberatan rumus varians  memberi bobot yang sama besar untuk nilai-nilai di bawah maupun di atas nilai ekspektasi (nilai rata-rata)
Jika hanya nilai-nilai satu sisi saja yang digunakan, yaitu nilai-nilai di bawah ekspektasinya, maka ukuran resiko semacam ini disebut semivariance
semivariance
PENGARUH PENGUMUMAN INDONESIA SUSTAINABILITYREPORTING AWARD (ISRA) TERHADAP ABNORMAL RETURNDAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM(Studi Kasus Pada Perusahaan Pemenang ISRA Periode 2005-2008)
Ferri Budiman & Supatmi (SNA XII Palembang, 2009)
Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga

ABSTRAK
PENDAHULUAN
UU No 23 Tahun 1997  manajemen lingkungan
Pasal 66 ayat 2 UU No. 40 Tahun 2007  Perseroan Terbatas
Tujuan ISRA
guna memberi apresiasi terhadap perusahaan yang telah menerapkan enviromental accounting
sebagai upaya mengenalkan dan sosialisasi pentingnya pengungkapan informasi lingkungan dalam laporan keuangan perusahaan

ABSTRAK
PERUMUSAN HIPOTESIS
H1 
Terdapat perbedaan Abnormal Return saham perusahaan yang memenangkan Award di seputar tanggal pengumuman Indonesia Sustainability Raporting Award periode 2005-2008
H2 
Terdapat perbedaan Trading Value Activity (TVA) pada perusahaan yang memenangkan Award di seputar tanggal pengumuman Indonesia Sustainability Reporting Award periode 2005-2008

Penelitian-Penelitian Sebelumnya:

Suwarno (2005), Kartini dan Dion (2007)  pemberian Annual Report Award (ARA) direspon pasar dengan adanya perbedaan abnormal return dan volume perdagangan saham di seputar tanggal pengumuman

Saputro (2005)  investor tidak merespon adanya ISRA 2005 (tidak ada perbedaan abnormal return dan volume perdagangan disekitar tanggal pemberian ISRA)

Harsono (2009)  pemberian Indonesia CSR Award 2005 tidak berdampak terhadap abnormal return

METODE PENELITIAN
Sampel Penelitian  13 perusahaan yang telah menerima penghargaan ISRA pada periode 2005-2008
Metode Purposive Sampling
Data penelitian sekunder yang terdiri dari harga penutupan harian saham dan jumlah volume perdagangan harian  model penyesuaian pasar (market adjusted model)
Variabel Penelitian  Abnormal Return & Trading Value Activity (Event Study)

PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
STATISTIK DESKRIPTIF ABNORMAL RETURN
Rata-rata abnormal return pada t-5 menunjukkan nilai positif dan mencapai puncaknya

Pada t-4 sampai t-2 terjadi penurunan signifikan (abnormal return negatif)

Sehari sebelum tanggal pengumuman (t-1), pada saat pengumuman (t-0) dan sehari setelah pengumuman (t+1) rata-rata abnormal return positif

Mulai t+2 terjadi penurunan signifikan hingga mencapai titik terendah pada t+5

PENGUJIAN HIPOTESIS

KESIMPULAN
Membuktikan bahwa terdapat perbedaan signifikan terkait Abnormal Return diantara waktu pengumuman ISRA dan waktu setelah publikasi ISRA, namun tidak terdapat perbedaan dalam Aktivitas Volume Perdagangan

MEAN ABSOLUTE DEVIATION
Varian, Semivariance sensitif terhadap jarak dari nilai ekspektasi, karena pengkuadratan akan memberi bobot lebih besar dibanding jika tidak melakukan pengkuadratan
Pengukuran resiko yang menghindari pengkuadratan  mean absolute deviation (MAD)
MAD
Disusun oleh : KELOMPOK 6
Imha Addin Subekti / F0311062
Rizky Akbar Anwar / F0311102
Willy Bramantya / F0311118
Full transcript