Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Konflik Korea Utara dan Selatan

No description
by

M Rizki Zuhdi H

on 8 May 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Konflik Korea Utara dan Selatan

Perang Korea
Perang Korea adalah sebuah konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan yang terjadi sejak 25 Juni 1950 sampai 27 Juli 1953. Perang ini juga disebut "perang yang dimandatkan" antara Amerika Serikat bersama sekutu PBB-nya dengan komunis Republik Rakyat Tiongkok yang bekerjasam dengan Uni Soviet (juga anggota PBB). Peserta perang utama adalah Korea Utara dan Korea Selatan. Sekutu utama Korea Selatan adalah Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Britania Raya, meskipun banyak negara lain mengirimkan tentara di bawah bendera PBB. Sekutu Korea Utara, seperti Republik Rakyat Tiongkok menyediakan kekuatan militer, sementara Uni Soviet yang menyediakan penasihat perang, pilot pesawat, dan juga persenjataan untuk pasukan Tiongkok dan Korea Utara.
PERANG KOREA
Latar Belakang
Perang ini sebenarnya terjadi akibat adanya intervensi Amerika Serikat dan negara-negara lain sehingga Perang Korea ini sebenarnya bukan bersumber dari masalah Korea Utara dan Korea Selatan sendiri melainkan karena pada saat itu terjadi peperangan antara Amerika Serikat beserta sekutunya melawan negara komunis Republik Rakyat Cina dan Uni Soviet.

Pada saat itu Korea Utara bergabung dengan Republik Rakyat Cina dan Uni Soviet sedangkan Korea Selatan memihak Amerika Serikat dan sekutunya yaitu Kanada, Australia dan Britania Raya. Hingga saat ini, awal terjadinya Perang Korea ini masih membingungkan karena tidak pernah diketahui penyebab sebenarnya hingga kenapa terjadi Perang Korea. Berbeda dengan perang Vietnam dan Perang Dunia II yang penyebabnya diketahui dengan jelas.
KOREA SELATAN
VS
KOREA UTARA

Konflik antara Korea Utara dan Selatan
Pertempuran Pertama
Korea Utara Menyerang (Juni 1950)
Korea Utara memulai "Perang Pembebasan Tanah Air" dengan melakukan invasi darat dan udara dengan 231.000 tentara, yang berhasil menguasai objek dan wilayah sesuai dengan yang direncanakan seperti Kaesŏng, Chuncheon, Uijeongbu, dan Ongjin, yang mereka dapatkan setelah mengerahkan 274 tank T-34-85, 150 pesawat tempur Yak, 110 pesawat pengebom, 200 artileri, 78 pesawat latihan Yak, dan 35 pesawat mata-mata.

Sebagai tambahan pasukan invasi, tentara Korut memiliki 114 pesawat tempur, 78 pesawat pengebom, 105 T-34-85, dan 30.000 pasukan yang berpangkalan di Korea Utara.[14] Di laut, meskipun hanya terdiri dari beberapa kapal perang kecil, juga terjadi pertempuran yang cukup sengit antara keduanya.
Serangan PBB: Invasi ke Korea Utara (September–Oktober 1950)
Pada tanggal 1 Oktober 1950, Komando PBB mendorong tentara Korut hingga ke Utara, melewati paralel ke-38, Republik Korea kemudian mengejar mereka masuk ke wilayah Korea Utara. Enam hari kemudian, pada 7 Oktober, dengan otorisasi dari PBB, pasukan Komando PBB mengikuti pasukan Republik Korea menyerang ke wilayah Utara. Angkatan Darat AS kedepalam dan tentara Republik Korea menyerang ke bagian Barat Korea, dan berhasil merebut Pyongyang, ibukota Korea Utara, pada 19 Oktober 1950. Di akhir bulan, pasukan PBB menahan 135,000 tawanan perang; dan mereka melihat adanya perpecahan di tentara Korea Utara.
Penyerangan Musim Dingin China (awal 1951)
Pada bulan Januari 1951, tentara Cina dan Korut melaksanakan Penyerangan Fase Ketiga (atau dikenal pula dengan sebutan "Penyerangan Musim Dingin Cina") menggunakan taktik serangan malam di mana tentara PBB secara diam-diam dikepung kemudian diserang tiba-tiba. Penyerangan itu juga didukung oleh bunyi-bunyi trompet dan gong dengan tujuan sebagai alat komunikasi kepada pasukan yang menyerang sekaligus membuat pasukan musuh mengalami disorientasi secara mental. Pasukan PBB tidak memiliki pengalaman menghadapi taktik seperti ini dan sebagai hasilnya beberapa pasukan langsung lari meninggalkan persenjataannya ke arah Selatan.[8] Penyerangan Musim Dingin China ini berhasil membuat pasukan PBB kewalahan. Tentara China dan Korut berhasil menguasai Seoul pada 4 Januari 1951.
REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK (RRT)
Membantu negara Korea Utara. Dengan kekuatan militer 780.000 pasukan.
RUSSIA
Membantu negara Korea Utara. Dengan kekuatan militer 26.000 pasukan.
SIAPA SAJA SEKUTU KORUT?
SIAPA SAJA SEKUTU KORSEL?
KANADA
Membantu negara Korea Selatan. Dengan kekuatan militer 26.791 pasukan.
AMERIKA SERIKAT
Membantu negara Korea Selatan. Dengan kekuatan militer 480.000 pasukan.
AUSTRALIA
Membantu negara Korea Selatan. Dengan kekuatan militer 17.000 pasukan.
Selandia Baru
Membantu negara Korea Selatan. Dengan kekuatan militer 1.389 pasukan.
Bagaimana Penyelesaian Konflik ini?
Kebuntuan Dan Gencatan Senjata
Pada tahun-tahun berikutnya, tentara PBB dan China tetap berperang, namun perubahan wilayah kekuasaan tidak banyak berubah dan terjadi kebuntuan. Sementara pengeboman wilayah Korea Utara terus berlangsung, perundingan gencatan senjata dimulai tanggal 10 Juli 1951 di Kaesong. Negosiasi gencatan senjata berlanjut selama dua tahun di Kaesong (Korea Utara bagian Selatan), kemudian di Panmunjon (perbatasan kedua Korea).

Tentara PBB, yang didukung oleh Amerika Serikat, Korea Utara, dan China menandatangani Perjanjian Gencatan Senjata; Presiden Korea Selatan Syngman Rhee menolak untuk menandatangani perjanjian itu, karenanya Republik Korea dianggap tidak berpartisipasi dalam perjanjian tersebut.
Apa hasil dari gencatan senjata yang dilakukan?
Akhir Perang
Perang ini berakhir pada 27 Juli 1953 saat Amerika Serikat, Republik Rakyat Tiongkok, dan Korea Utara menandatangani persetujuan gencatan senjata. Presiden Korea Selatan, Syngman Rhee, menolak menandatanganinya namun berjanji menghormati kesepakatan gencatan senjata tersebut. Namun secara resmi, perang ini belum berakhir sampai dengan saat ini.
Menyebabkan :
Korban Jiwa
Tentara PBB dan AS menghitung jumlah tentara China dan Korea Utara yang tewas berdasarkan laporan korban-tewas di lapangan, interogasi tahanan perang, dan intelejen militer (dokumen, mata-mata, dan lain-lain). Korban tewas: AS: 36.940 terbunuh, China:100.000—1.500.000 terbunuh; kebanyakan sumber memperkirakan 400.000 orang yang terbunuh; Korea Utara: 214,000–520,000; kebanyakan sumber memperkirakan 500.000 orang yang terbunuh. Korea Selatan: Rakyat sipil: 245.000—415.000 terbunuh; Total rakyat sipil yang tewas antara 1.500.000—3.000.000; kebanyakan sumber memperkirakan 2.000.000 orang tewas.
TERIMA KASIH, ATAS PERHATIAN TEMAN-TEMAN
"Peace is always beautiful"
-Walt Withman
Full transcript