Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

tugas kelompok KLB

No description
by

sartika yulia

on 19 September 2012

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of tugas kelompok KLB

OLEH : KELOMPOK 11 KOMUNIKIASI LINTAS BUDAYA
Karakteristik Konflik antar Budaya Konflik antarbudaya dapat dicirikan oleh ambiguitas, Ketidakpastian atau inexactness makna dalam bahasa. Kurangnya ketegasan atau komitmen yang dihasilkan dari kegagalan untuk membuat pilihan antara alternatif.

Konflik antar budaya menandakan konflik antara dua atau lebih budaya kelompok. Karakteristik Konflik antar Budaya ada dua cara yang sangat berbeda ketika berpikir tentang konflik, maka kita menguraikan beberapa cara di mana budaya dan konflik terkait.
1. Konflik Sebagai Keberuntungan
>>pendekatan konflik didasarkan pada empat asumsi :
a. Konflik itu normal,proses yang bermanfaat
b.Semua masalah dapat berubah melalui Negosiasi
c.Konfrontasi langsung dan konsiliasi dihargai.
d.Konflik diperlukan dalam renegosiasi kontrak tersirat redistribusi kesempatan, pelepasan ketegangan, dan pembaruan hubungan.

2. Konflik Sebagai Kerusakan
>>empat asumsi mendasari perspektif ini.
a.Konflik adalah gangguan yang merusak perdamaian
b.Sistem sosial tidak harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan anggota, sebaliknya, para anggota harus beradaptasi dengan nilai yang ditetapkan
c.Konfrontasi yang merusak dan tidak efektif
d.Bersengketa harus disiplin.
Dua Orientasi Konflik -Konflik afektif (affective conflict)
-Konflik kepentingan (conflict of interest)
-Nilai konflik (value conflict)
-Konflik kognitif (cognitive conflict)
-Tujuan konflik (goal conflict) Tipe-Tipe Konflik Setidaknya ada lima gaya khusus untuk mengelola konflik menurut (Rahim, 1986; Rahim & Wagner, 1995; Thomas & Killman, 1974) :
Mendominasi (Dominating)
Memadukan (Integrating)
Mengkompromikan (Compromising)
Bersedia membantu (Obliging)
Menghindari (Avoiding)
Strategi dan Taktik Untuk Menghadapi Konflik Konflik sosial muncul dari hubungan sosial yang tidak sama atau tidak adil antara kelompok-kelompok. Konflik biasanya terjadi karena adanya keinginan untuk sebuah perubahan sosial. Dimana antar kelompok akan saling memperjuangkan keinginannya masing-masing. Dari situlah akan muncul peluang terjadinya sebuah konflik. Pendekatan Interpretasi dan Kritis pada Konflik Sosial •Konteks sosial
•Konteks ekonomi
•Historical Mengkontekstualisasikan konflik antar budaya dapat membantu kita memahami mengapa konflik terjadi dan mengidentifikasi cara-cara untuk menyelesaikan konflik ada dua cara untuk mengelola konflik antar budaya, yaitu :
1. Produktif vs Destruktif Konflik
2. Kompetisi vs Kerjasama Mengelola Konflik antar Budaya Tidak mudah menjawab untuk menyelesaikan dalam konflik perbedaan budaya. Disini, kita memberikan 7 emosi dalam menyelesaikan konflik.

1.Tetap terpusat dan tidak terpolarisasi
2.Mempertahankan kontak
3.Mengakui adanya perbedaan gaya
4.Mengidentifikasi gaya pilihan Anda
5.Menjadi kreatif dan memperluas gaya Anda
6.Menyadari pentingnya konteks konflik
7.Bersedia memaafkan diri Menangani Konfik thanks
^^
Full transcript