Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

LEMAK (LIPID)

No description
by

khusrotul mukhrida

on 24 January 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of LEMAK (LIPID)

Reaksi Lemak
1. Hidrogenesi lemak
Ikatan rangkap pada minyak dapat dijenuhkandengan cara hidrogenasi sehingga menjadi lemak padat.






Untuk menunjukkan derajat ketidakjenuhan asam (banyaknya ikatan rangkap) dinyatakan dengan angka yod, yaitu angka yang menyatakan banyaknya gram yodium yang dapat diadisikan pada 100 gram lemak.
1. Pada lemak satu molekul gliserol mengikat tiga molekul asam lemak, oleh karena itu lemak adalah suatu trigliserida. Struktur umum molekul lemak seperti terlihat pada ilustrasi di samping:





2. Pada rumus struktur lemak di atas, R1–COOH, R2–COOH, dan R3–COOH adalah molekul asam lemak yang terikat pada gliserol. Ketiga molekul asam lemak itu boleh sama (disebut asam lemak sederhana) dan boleh berbeda (disebut lemak campuran).
Tata Nama Lemak
rumus struktur dan rumus molekul beberapa asam lemak dapat dilihat pada tabel :
Definisi Lemak
Lemak didefinisikan sebagai senyawa organik yang terdapat dalam alam serta tak larut dalam air , tetapi larut dalam pelarut organik nonpolar seperti hidrokarbon atau dietil eter.
Lipid adalah ester asam lemak. Biasanya zat tersebut tidak larut dalam air akan tetapi larut dalam pelarut lemak.
Pelarut lemak adalah eter, cholofom, benzena, carbontetrachlorida, xylena, alkohol panas, dan aseton panas.

Nama Kelompok :
1. Dwi Nuril afifah
2. Khusnul khotimah
3. Khusrotul mukhrida
4. Deni maulana
5. Zeri andri a
6. Nila pramesari
7. Yohanes n p
8. Meliza mega a
9. Nurahma juzwati
10. Faizhaturahma

LEMAK (LIPID)
1. Definisi Lemak
2. Klasifikasi Lemak
3.Tatanama Lemak
4. Sifat Lemak
5. Reaksi Lemak
6. Kegunaan Lemak
7. Dampak Lemak


LEMAK
Berdasarkan jenis ikatannya, asam lemak dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
a. Asam lemak jenuh
Asam lemak jenuh, yaitu asam lemak yang semua ikatan atom karbon pada rantai karbonnya berupa ikatan tunggal (jenuh).
Contoh: asam laurat, asam palmitat, dan asam stearat.
b. Asam lemak tak jenuh
Asam lemak tak jenuh, yaitu asam lemak yang mengandung ikatan rangkap pada rantai karbonnya. Contoh: asam oleat, asam linoleat, dan asam linolenat.

Klasifikasi Lemak
3. Tetapi pada umumnya, molekul lemak terbentuk dari dua atau lebih macam asam lemak. Sebagai contoh, salah satu komponen minyak kapas mempunyai struktur sebagai berikut:





4. Nama lazim dari lemak adalah trigliserida. Penamaan lemak dimulai dengan kata gliseril yang diikuti oleh nama asam lemak.

XII - IPA 3
SIFAT LEMAK
1. Sifat Fisis
a. Pada suhu kamar, lemak hewan pada umumnya berupa zat padat, sedangkan lemak dari tumbuhan berupa zat cair.
b. Lemak yang mempunyai titik lebur tinggi mengandung asam lemak jenuh, sedangkan lemak yang mempunyai titik lebur rendah mengandung asam lemak tak jenuh. Contoh: Tristearin (ester gliserol dengan tiga molekul asam stearat) mempunyai titik lebur 71 °C, sedangkan triolein (ester gliserol dengan tiga molekul asam oleat) mempunyai titik lebur –17 °C.
c. Lemak yang mengandung asam lemak rantai pendek larut dalam air, sedangkan lemak yang mengandung asam lemak rantai panjang tidak larut dalam air.
d. Semua lemak larut dalam kloroform dan benzena. Alkohol panas merupakan pelarut lemak yang baik.

2. Sifat Kimia Lemak :
a. Gugus alkil pada lemak merupakan rantai karbon jenuh, pada minyak merupakan rantai karbon tak jenuh.
b. Kereaktifan trigliserida dipengaruhi oleh kereaktifan ester dan juga ketidakjenuhan rantai hidrokarbon (HC)

2. REAKSI PENYABUNAN

Reaksi antara gliserida dengan basa menghasilkan sabun dikenal
dengan reaksi penyabunan (saponifikasi)






Sabun yang mengandung logam Na (dari lemak + NaOH) disebut sabun keras (sabun cuci), sedang yang mengandung logam K disebut sabun lunak (sabun mandi).
Untuk menyatakan banyaknya asam yang terkandung dalam lemak digunakan reaksi penyabunan dengan KOH, yang dinyatakan dengan angka penyabunan, yaitu angka yang menunjukkan berapa mg KOH yang digunakan uuntuk menyabunkan 1 gram lemak.




3. Reaksi Hidrolisis

Dengan adanya enzim lipase, lemak atau minyak dapat mengalami hidrolisis oleh air pada suhu kamar.
Full transcript