Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap Sifat Fisis

No description
by

Yohana Disa

on 8 November 2015

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap Sifat Fisis

Kelompok 6 :

Pengaruh Gaya London terhadap Titik Didih dan Titik Leleh
Banyaknya elektron yang dimiliki atom atau molekul menyebabkan atom atau molekul tersebut semakin mudah membentuk dipol sesaat dan dipol terinduksi. Akibatnya, gaya London yang terbentuk semakin kuat.

Semakin kuat gaya London, titik didih dan titik leleh semakin tinggi
Pengaruh Gaya Antarmolekul
terhadap Kekentalan Cairan
Semakin kuat gaya antarmolekul, zat akan sulit mengalir sehingga kekentalannya semakin tinggi

Kekentalan suatu zat akan berkurang bila dipanaskan. Kenaikan suhu akan memperbesar jarak antarmolekul sehingga kekuatan gaya antarmolekul dan kekentalan cairan akan berkurang.
Pengaruh Ikatan Hidrogen terhadap
Titik Didih dan Titik Leleh
Peristiwa pendidihan dan pelelehan merupakan pemutusan suatu ikatan, semakin kuat ikatan yang terbentuk, semakin tinggi titik didiih dan titik leleh zat.

'Kekuatan gaya antarmolekul berbanding lurus dengan titik didih dan titik leleh zat'
Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap Wujud Gas Nitrogen
Gas nitrogen tersusun dari molekul-molekul nitrogen. Atom atom N pada molekul Nitrogen diikat oleh ikatan kovalen.
Antarmolekul Nitrogen berinteraksi satu sama lain pada suhu rendah melalui gaya antarmolekul yang sangat lemah (
Menyebabkan gas Nitoogen berwujud cair pada suhu rendah
)
Gaya antarmolekul tidak mampu mempertahankan jarak antarmolekul Nitrogen agar tetap berdekatan, sehingga jaraknya merenggang (
Menyebabkan gas Nitrogen berubah wujud menjadi gas
)
Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap Sifat Fisis
Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap Kelarutan
Jika kita mencampurkan air dan benzena, kedua cairan tersebut tidak akan larut dan membentuk dua fase. Namun jika kita mencampur air dan etanol, kedua cairan tersebut akan melarut.

Mengapa terjadi demikian?
Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap Bentuk Permukaan Cairan
Tabung reaksi terbuat dari Silika, jika air dituang ke tabung reaksi permukaannya akan berbentuk cekung berbeda dengan raksa yang justru berbentuk cembung. Mengapa demikian?
Dari kiri ke kanan dalam satu golongan, massa molekul relatif (Mr) semakin tinggi.
Pada gambar di atas (golongan IV A) semakin besar Mr maka titik didih semakin tinggi
Kekuatan ikatan hidrogen di tentukan oleh nilai keeletronegatifan dan jumlah ikatan yang terbentuk
Semakin luas permukaan sentuh, penginduksian semakin mudah terjadi sehingga dipol terinduksi akan ebih muudah terbentuk.

Jadi dapat disimpulkan semakin sedikit jumlah cabang titik didih dan titik lebur zat akan semakin tinggi.
Struktur molekul yang dimiliki etanol memungkinkan untuk membentuk ikatan hidrogen dengan molekul air.
Ketika air dan etanol dicampurkan, akan terbentuk 3 gaya tarik yaitu :
1. Antara zat telarut dan pelarut (etanol dan air)
2. Antar zat terlarut (etanol dan etanol)
3. Antar zat pelarut (air dan air)
Ketiga gaya tarik tersebut sama kuat sehingga air dan etanol larut sempurna.
Ketika air dan benzena dicampurkan, akan terbentuk 3 gaya tarik yaitu :
1. Antara zat terlarut dan pelarut (benzena dan air)
2. Antar zat terlarut (benzena dan benzena)
3. Antar zat pelarut (air dan air)
Gaya tarik benzena dan air lebih lemah daripada gaya tarik benzena-benzena dan gaya tarik air-air sehingga air dan benzena tidak larut.
Atom H yang terdapat pada molekul air membentuk ikatan hidrogen dengan atom O dari Silika pada tabung reaksi. Interaksi ini dinamakan
'Gaya Adhesi'
(gaya tarik menarik molekul yang berbeda)
Sementara itu, atom H dalam molekul air yang menempel di dapat membentuk ikatan hidrogen dengan atom H dalam molekul air yang tidak menempel di tabung reaksi. Interaksi ini dinamakan
'Gaya Kohesi'
(gaya tarik menarik antar molekul yang sama)

Permukaan air berbentuk cekung karena gaya adhesi lebih kuat daripada gaya kohesi
Atom raksa yang menempel pada tabung reaksi dapat mengadakan tarik menarik dengan Silika yang terkandung dalam tabung reaksi. (Gaya Adhesi)
Selain itu, atom raksa yang menempel pada tabung reaksi dapat mengadakan gaya London dengan atom raksa yang tidak menempel pada tabung reaksi. (Gaya Kohesi)

Permukaan raksa berbentuk cembung karena gaya kohesi lebih kuat daripada gaya adhesi.
TERIMAKASIH :)
Full transcript