Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Aglomerasi Industri, Kawasan Industri, Kawasan Berikat & Rel

No description
by

Khoiri Nugraheni

on 14 October 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Aglomerasi Industri, Kawasan Industri, Kawasan Berikat & Rel

Aglomerasi Industri, Kawasan Industri, Kawasan Berikat & Relokasi Industri
design by Dóri Sirály for Prezi
Aglomerasi Industri
Aglomerasi Industri yaitu pemusatan industri di suatu kawasan tertentu dengan tujuan agar pengelolanya dapat optimal.
Relokasi Industri
Relokasi Industri adalah perpindahan atau pemindahan lokasi industri dari negara maju ke negara berkembangan dengan alasan menekan upah buruh, tekanan politis atau hukum di negara maju, syarat pendirian industri di negara maju & lain sebagainya.
Aglomerasi dapat dibagi menjadi 2 yaitu;
Aglomerasi Primer
Perusahaan yang baru muncul tidak ada hubungan dengan perusahaan lama yang sudah terdapat di wilayah aglomerasi.

Aglomerasi Sekunder
Jika perusahaan yang baru beroperasi adalah perusahaan yang memiliki tujuan untuk memberi pelayanan pada perusahaan yang lama.
Model aglomerasi industri yang berkembang akhir-akhir ini, dapat dikategorikan menguntungkan, di antaranya adalah:
mengurangi pencemaran atau kerusakan lingkungan, karena terjadi pemusatan kegiatan sehingga memudahkan dalam penanganannya;
mengurangi kemacetan di perkotaan, karena lokasinya dapat disiapkan di sekitar pinggiran kota;
memudahkan pemantauan dan pengawasan, terutama industri yang tidak mengikuti ketentuan yang telah disepakati;
tidak mengganggu rencana tata ruang;
dapat menekan biaya transportasi dan biaya produksi serendah mungkin.
Penyebab terjadinya aglomerasi industri antara lain;
Terkonsentrasinya beberapa faktor produksi yang dibutuhkan pada suatu lokasi
Kesamaan lokasi yang didasarkan pada satu faktor produksi tertentu
Adanya wilayah pusat pertumbuhan industri yang disesuaikan dengan tata ruang & fungsi wilayah
Adanya kesamaan kebutuhan sarana, prasarana & bidang pelayanan industri lainnya yang lengkap
Adanya kerja sama & saling membutuhkan dalam menghasilkan suatu produk
Kawasan Industri
Menurut Keputusan Presiden No. 53 tahun 1989 tentang Kawasan Industri yaitu, kawasan tempat pemusatan kegiatan industri pengolahan yang dilengkapi dengan prasarana, sarana & fasilitas penunjang lainnya yang disediakan oleh Perusahaan Kawasan Industri.
suatu kawasan disebut sebagai kawasan industri apabila memiliki ciri - ciri sebagai berikut;
Adanya areal / bentangan lahan yang cukup luas dan telah dimatangkan
Dilengkapi dengan sarana & prasarana
Adanya suatu badan (manajemen) pengelola
Memiliki izin usaha kawasan industri
Biasanya diisi oleh industri manufaktur (pengolahan beragama jenis)
terdapat 3 jenis aglomerasi yaitu;
Internal return to scale, timbul karena memiliki skala ekonomi yang besar
Lokalisasi ekonomi, terjadi pada satu kelompok perusahaan dalam satu industri yang sejenis yang terletak pada lokasi yang sama
Urbanisasi ekonomi, timbul pada perusahaan - perusahaan dari sektor industri berbeda - beda yang mengelompok di lokasi yang sama
Bentuk fisik kawasan industri menurut keputusan Presiden No. 41 Tahun 1996 dalam pembangunan mencangkup unsur - unsur yaitu;
Lahan
Prasarana
Sarana penunjang
Pengelola kawasan industri
Tata tertib kawasan industri
Izin AMDAL
Izin Usaha Kawasan Industri
Tujuan dibentuknya suatu kawasan industri antara lain;
untuk mempercepat pertumbuhan industri
memberikan kemudahan bagi kegiatan industri
mendorong kegiatan industri agar terpusat & berlokasi di kawasan tersebut
menyediakan fasilitas lokasi industri yang berwawasan lingkungan.
Kawasan Berikat
Menurut PP No. 22 tahun 1986, kawasan berikat adalah suatu kawasan dengan batas - batas tertentu di dalam wilayah pabean Indonesia yang di dalamnya diberlakukan ketentuan khusus di bidang pabean yaitu terhadap barang yang dimasukkan ke luar daerah pabean atau dari dalam daerah pabean Indonesia lainnya tanpa terlebih dahulu dikenakan bea cukai atau pungutan sampai barang tersebut dikeluarkan untuk tujuan impor, ekspor atau re-ekspor.
Fungsi kawasan berikat sebagai tempat penyimpanan, penimbunan, pengolahan barang yang berasal dari dalam dan luar negeri. Kemudahan yang diberikan dalam kawasan berikat adalah pelayanan dan pengurusan dokumen ekspor & impor berada dalam satu atap (satu kantor)
Alasan negara maju memindahkan industrinya ke negara berkembang dengan alasan - alasan karena
Upah buruh pada negara maju lebih tinggi dibandingkan dengan negara berkembang
Negara maju dapat bebas polusi
Usaha memperluas & memperbesar usaha industri
Persyaratan ketat untuk mendirikan industri di negara maju.
Keuntungan bagi Negara Berkembang
menambah lapangan kerja
menambah pendapatan perkapita
menambah devisa
terjadi alih teknologi
kemudahan memperoleh modal
meningkatkan manfaat bahan baku
Keuntungan bagi Negara maju
memperluas pasar
menghemat biaya produksi
mengurangi polusi di negaranya
bahan baku mudah diperoleh
tenaga kerja murah
Dampak positif
meningkatkan devisa negara
menyerap tenaga kerja
meningkatkan pendapatan masyarakat
terbukanya usaha - usaha di sektor informal
berkurangnya ketergantungan dari produk luar negeri
Dampak negatif
berkurangnya lahan pertanian
pencemaran lingkungan
terjadinya arus urbanisasi yang terlalu besar
terjadinya perubahan perilaku masyarakat
Kelompok 4
Full transcript