Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

3 MODEL PENAWARAN AGREGAT

No description
by

Ade Aryana

on 4 April 2017

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of 3 MODEL PENAWARAN AGREGAT

PENAWARAN AGREGAT DAN TRADEOFF JANGKA PENDEK ANTARA INFLASI DAN PENGANGGURAN
3 MODEL PENAWARAN AGREGAT
MODEL HARGA KAKU
MODEL HARGA KAKU
Model harga kaku mengasumsikan bahwa dalam
jangka pendek
perusahaan
tidak dapat menyesuaikan harga secara instan
terhadap fluktuasi ekonomi karena
harga ditetapkan oleh

kontrak jangka panjang antara perusahaan dan pelanggan,
bahkan tanpa kesepakatan formal pun, perusahaan dapat mempertahankan harga agar tidak merepotkan pelanggan tetap dengn seringnya harga berubah, serta adanya biaya yang besar untuk mencetak katalog dan mendistribusikan harga baru. Sehingga walaupun harga-harga dari barang lain meningkat tingkat produksi tetap bertambah sehingga pendapatan tetap meningkat. Hal tersebut akan menyebabkan
slope kurve

penawaran miring ke atas (positif)
model upah kaku
Didalam model ini diasumsikan bahwa jika upah nominal tidak berubah,maka kenaikan harga akan menyebabkan upah rill yang diterima tenaga kerja turun sehingga harga tenaga kerja menjadi murah. Upah riil yang rendah akan mendorong perusahaan menggunakan lebih banyak tenaga kerja dan penggunaan tenaga kerja yang lebih banyak akan menaikkan output. Hal inilah yang menyebabkan slope dari kurve aggregate
supply mempunyai slope yang positif.
persamaan model upah kaku
MODEL UPAH KAKU
MODEL INFORMASI TIDAK SEMPURNA
persamaan MODEL HARGA KAKU
kurva model upah kaku
model informasi tidak sempurna
Model informasi tak sempurna mengasumsikan bahwa setiap pemasok dalam perekonomian memproduksi
barang tunggal
dan mengkonsumsi banyak barang. Karena jumlah barang begitu besar, para pemasok tidak dapat mengamati seluruh harga , baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Mereka memantau dengan ketat harga barang yang mereka produksi tetapi kurang memantau harga seluruh barang yang mereka konsumsi. Karena informasi yang tidak sempurna itu, mereka kadang-kadang bingung antara perubahan seluruh tingkat harga dengan perubahan harga relatif. Kebingungan ini mempengaruhi keputusan tentang berapa banyak yang akan mereka tawarkan, dan hal ini menimbulkan hubungan positif antara tingkat harga dan output dalam jangka pendek.
menderivasi kurva philip dari kurva penawaran agregat
Kurva Phillips dalam bentuk modernnya menyatakan bahwa tingkat
inflasi bergantung pada 3 kekuatan :
1) Inflasi yang diharapkan
2) Penyimpangan pengangguran dari tingkat alami, disebut pengangguran siklis
3) Guncangan Penawaran

Persamaan kurva-Phillips dan persamaan penawaran agregat jangka-pendek pada dasarnya menunjukkan ide-ide makroekonomi yang sama.Kedua persamaan menunjukan hubungan antara variabel riil dan nominal yang menyebabkan dikotomi klasik (pemisahan teoretis dari variabel riil dan nominal) tidak berlaku dalam jangka pendek.

Kurva Phillips dan kurva penawaran agregat adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Kurva penawaran agregat lebih tepat dipakai ketika kita mempelajari tingkat output dan harga, sementara kurva Phillips lebih tepat dipakai ketika kita mempelajari pengangguran dan inflasi
ekspetasi adaptif dan ineresia inflasi
Ekspektasi Adaptif :Asumsi sederhana yang berharga adalah orang membentuk ekspektasi inflasi mereka berdasarkan pada inflasi yang baru diamati
ineresia inflasi: pergeseran keatas secara terus menerus dalam kurva penawaran agregat dan permintaan agregat
Dua Penyebab Naik dan Turunnya Inflasi
inflasi tarikan-permintaan (demand-pull inflation)
inflasi dorongan-biaya (cost-push inflation)
Tradeoff Jangka-pendek antara Inflasi dan Pengangguran
ekspektasi rasional
Ekspektasi Rasional membuat asumsi bahwa orang mengggunakan secara optimal semua informasi yang tersedia tentang kebijakan pemerintah saat ini, untuk meramalkan masa depan.
Menurut teori ini,perubahan kebijakan moneter atau fiskal akan mengubah ekspektasi, dan evaluasi tiap perubahan kebijakan pasti memasukkan dampak ini pada ekspektasi. Mereka percaya jika pembuat kebijakan bersungguh-sungguh mengurangi inflasi, orang rasional akan memahami komitmen danmenurunkan ekspektasi mereka akan inflasi. dengan demikian Inflasi dapat turun tanpa peningkatan pengangguran dan turunnya output.

Histeresis dan Tantangan terhadap Hipotesis Tingkat-Alamiah
hipotesis tingkat alamiah (natural rate hypothesis) dinyatakan dalam pernyataan Fluktuasi permintaan agregat mempengaruhi output dan kesempatan kerja hanya dalam jangka pendek.Dalam jangka panjang, perekonomian kembali ke tingkat output,kesempatan kerja,dan pengangguran yang dijelaskan oleh model klasik.
Full transcript