Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Dengan Metode

No description
by

Erick Barus

on 26 August 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Dengan Metode

1995
2000
2010
1990
2005
Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Dengan Metode Certainty Factor
Pendahuluan
Sistem Pakar adalah salah satu bagian dari Kecerdasan Buatan yang mengandung pengetahuan dan pengalaman. Dan digunakan oleh beberapa pakar ke dalam suatu area pengetahuan tertentu sehingga setiap orang dapat menggunakannya untuk memecahkan berbagai masalah yang bersifat spesifik dalam hal ini adalah permasalahan pada AC. Certainty factor (faktor kepastian) merupakan suatu metode yang dipergunakan di MYCIN pada pertengahan tahun 1970 biasanya untuk mengantisipasi pengetahuan yang tidak sempurna dan tidak-pasti.
Rumusan Masalah
Dengan memperhatikan pokok permasalahan yang ada pada latar belakang masalah diatas, maka dapat diambil rumusan masalah berikut :
Bagaimana merancang perangkat lunak yang mampu mendiagnosa kerusakan AC yang dapat memeberikan solusi secara optimal dengan menggunakan bahasa pemrograman visual basic 6.0 dan MySQL sebagai databasenya?
Bagaimana mengimplementasikan perangkat lunak sistem pakar menggunakan metode certainty factor?

Batasan Masalah
Di dalam membangun perancangan aplikasi sistem pakar tersebut penulis membatasi masalah-masalah yang akan dibahas, yaitu meliputi hal-hal sebagai berikut :
Perangkat lunak yang dibangun dan dirancang menggunakan bahasa pemograman Visual Basic 6.0, Crystal Report 8.5 dan MySQL.
Hanya membahas sampel jenis AC Split dengan spesifikasi 0.5 PK dan 360 Watt merk Sharp.
Sistem pakar ini dibangun menggunakan metode kepastian (Certainty Factor).
Sistem pakar yang dirancang dikhususkan digunakan oleh teknisi AC.

Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang diatas maka tujuan dari penulisan ini adalah sebagai berikut :
Untuk memberikan alternatif solusi pemecahan permasalahan kerusakan AC jenis Split kepada pengguna (user) atau teknisi AC.
Untuk menambah referensi bagi teknisi dalam menyelesaikan kerusakan AC.
Untuk digunakan oleh pakar sebagai dokumentasi keahlian yang dimiliki oleh pakar tersebut.

Manfaat Penelitian
Semoga dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yaitu diantaranya :
Dapat memahami dan menerapkan ilmu tentang kecerdasan buatan dalam bentuk aplikasi sistem pakar untuk kerusakan AC, dengan menggunakan bahasa pemograman Visual Basic 6.0, Crystal Report 8.0, dan MySQL.
Dapat memperoleh informasi dan solusi serta mempercepat diagnosa dengan lebih efektif dan efisien tentang penanggulangan kerusakan AC, sehingga diharapkan akan memudahkan seorang teknisi untuk menentukan jenis kerusakan berdasarkan gejala-gejala yang ada.

Metode Forward Chainning
Forward chainning adalah teknik pencarian yang dimulai dengan fakta yang diketahui, kemudian mencocokkan fakta-fakta tersebut dengan bagian IF dari rules IF-THEN.
Metode Certainty Factor
Faktor kepastian (certainty factor) diperkenalkan oleh Shortliffe dan Buchanan pada tahun 1975 untuk mengakomodasi ketidakpastian pemikiran seorang pakar. Seorang pakar (teknisi AC) sering kali menganalisis informasi yang ada dengan ungkapan seperti “mungkin”, “kemungkinan besar”, “hampir pasti”. Untuk mengakomodasi hal ini kita menggunakan certainty factor (CF) guna menggambarkan tingkat keyakinan pakar terhadap masalah yang sedang dihadapi.

Defensi dari rumus CF adalah sebagai berikut :
CF[h,e] = MB[h,e] – MD[h,e]

Data Flow Diagram
Perancangan Sistem (Interface)
Perancangan antarmuka dalam sistem pakar untuk diagnosa kerusakan AC dibedakan atas dua bagian, yaitu:
Perancangan Antarmuka untuk Admin
Antarmuka untuk admin dirancang agar admin dapat melakukan proses pengelolaan sistem.
Perancangan Antramuka untuk Pengguna (User)
Antarmuka untuk user dirancang agar user dapat mencari informasi tentang kerusakan AC dengan melakukan proses diagnosa.
Perancangan Antarmuka untuk Pakar
Antarmuka untuk pakar dirancang agar pakar dapat melihat laporan dari pengetahuan yang telah diberikan.

Hasil Dan Pembahasan
1. Form Login
Sebelum memulai proses, terlebih dahulu admin, pakar dan user (teknisi AC) menjalankan program sistem pakar. Setelah program dijalankan, jendela password akan muncul. Jendela password mempunyai dua pilihan yang harus diisi oleh seorang admin maupun pakar yaitu User Name dan Password. Sedangkan untuk user dapat langsung masuk melakukan konsultasi tanpa harus mengisi user name dan password.
2. Form Utama Admin
Form utama admin hanya dapat diakses oleh admin yang mempunyai password untuk masuk ke menu utama. Form utama ini digunakan oleh admin untuk menambah, mengedit, menghapus data yang ada mengenai data kerusakan, data gejala, aturan dan data password.
3. Form Utama Pengguna (User)
Form utama pengguna dapat diakses oleh semua teknisi AC yang ingin menggunakan sistem ini, seorang teknisi dapat langsung masuk ke sistem dengan menekan satu tombol yaitu tombol pengguna.
4. Form Utama Pakar
Form utama pakar diakses oleh pakar, dengan melakukan registrasi terlebih dahulu. Jadi pakar login dengan menggunakan user name dan password. Seorang pakar diberikan hak akses untuk melihat laporan data dalam bentuk crystal report adapun data-data tersebut antara lain data gejala, data kerusakan, data aturan dan data konsultasi.
5. Form Data Kerusakan
Form ini merupakan form yang dioperasikan oleh admin, kegunaannya untuk menambah, mengedit, dan menghapus data mengenai data kerusakan AC.
6. Form Data Gejala
Form ini berguna untuk menampilkan nama-nama gejala, dan hanya admin yang bisa mengoperasikannya, kegunaannya untuk menambah nama gejala, mengedit, dan menghapus data.

7. Form Data Aturan
Form ini digunakan untuk memasukkan relasi dari data-data yang telah dimasukkan. Relasi antara data kerusakan, data gejala yang disimpan didalam database. Data yang ada didalam form ini diinput oleh admin yang telah mempunyai data tentang kerusakan AC.
8. Form Konsultasi
Form ini digunakan untuk melakukan konsultasi berdasarkan gejala yang dilihat oleh user. Sistem akan menampilkan pertanyaan berdasarkan gejala, setiap penelusuran dapat dipilih oleh user dan user akan menjawab pertanyaan yang sesuai yang dilihat oleh user, sehingga akan mendapatkan kesimpulan akhir (hasil diagnosa).

Kesimpulan Dan Saran
Kesimpulan

Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan AC dengan Metode CF (Certainty Factor) yang dibuat dapat membantu teknisi AC dalam mendiagnosa kerusakan AC, sehingga dapat menghemat biaya dalam identifikasi.
Proses diagnosa kerusakan AC berdasarkan gejala-gejala sehingga menghasilkan sebuah hasil diagnosa kerusakan, yang ditunjukkan dari besarnya nilai CF.
Pada kondisi kerusakan tertentu dapat menghasilkan 2 buah diagnosa dengan nilai CF yang berbeda, Nilai CF yang lebih besar akan menunjukkan hasil diagnosa yang sesungguhnya.
Semakin besar nilai CF maka semakin tinggi nilai kepastian terhadap suatu jenis kerusakan.

Saran

Program aplikasi sistem pakar ini diharapkan dapat dikembangkan ke arah yang lebih baik lagi dengan menambah pengetahuan dan jenis kerusakan yang lebih kompleks pula.
Aplikasi sistem pakar yang dibangun dan dirancang jika dikembangkan sebaiknya menggunakan aplikasi berbasis web sehingga bisa diakses dengan internet secara online.
Aplikasi ini menghasilkan 2 diagnosa pada suatu kerusakan tertentu, untuk itu perlu dilakukan pengembangan algoritma agar menghasilkan sebuah sistem yang menghasilkan 1 diagnosa.
Full transcript