Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

ips

No description
by

Angela Dita

on 15 January 2013

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of ips

Siapa yang mendirikan? -Cipto Mangunkusumo
-Douwes Dekker
-Ki Hajar Dewantara Tujuan Didirikan
-Menumbuhkan dan meningkatkan jiwa integerasi semua golongan untuk memajukan tanah air yang dilandasi jiwa nasional dan mempersiapkan diri ke arah kehidupan rakyat yang merdeka.
-Mendobrak kenyataan politik rasil yang dilakukan pemerintah kolonial. Latar Belakang & Sejarah KAPAN DIDIRIKAN? 25 Desember 1912 Indische Partij PRESENTASI IPS DESEMBER 1912 Program Kerja IP KELOMPOK 8:
-LIN-LIN / 21
-TASYA / 11
-DITA/9
-KENNETH / 12 IP menyelenggarakan musyawarah di Bandung.
IP berhasil menyusun anggaran dasar dan program kerja, dicantumkan juga tujuan IP. 1.Meresapkan cita-cita kesatuan nasional Indonesia.
2.Memberantas kesombongan sosial dalam pergaulan
3.Memberantas usaha-usaha yang membangkitkan kebencian
4.Memperbesar pengaruh pro-Hindia(Indonesia) di dalam pemerintahan.
5. Memperbaiki keadaan ekonomi bangsa Indonesia. Dr. Cipto Mangunkusumo Lahir: Pecangakan, 1886.
Wafat: Jakarta, 8 Maret 1943.
Ia adalah seorang tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ia dikenal sebagai "tiga serangkai" bersama kedua rekannya Ia sempat diasingkan dan kembali lagi pada tahun 1917. Ia menikah dengan orang Indo, pengusaha batik pada tahun 1920. Ia tidak mengambil jalur pendidikantetapi tetap di jalur politik dan menjadi anggota Volksraad. Ia diasingkan kembali pada tahun 1927 karena sikap radikalnya. Tiga Serangkai Ernest Douwes Dekker Lahir: Pasuruan, 8 Oktober 1879
Wafat: Bandung, 28 Agustus 1950
Ia adalah seorang pejuang
kemerdekaan dan pahlawan
Indonesia yang berdarah daging Indonesia-Belanda(Indo) yang biasa kita kenal dengan nama Bapak Setyabudi. Ia termasuk dalam "Tiga Serangkai". Ia orang pertama yang
membuat bangsa Indonesia memiliki rasa nasionalisme. Ia adalah seorang wartawan, aktivis politik dan penggagas nama "Nusantara". Ki Hadjar Dewantara Lahir: Yogyakarta, 2 Mei 1889
Wafat: Yogyakarta, 26 April 1959 Ia membuat pendidikan "Taman Siswa" bagi orang-orang pribumi yang ingin bersekolah agar mereka kodratnya terangkat. Ia adalah menteri pendidikan pertama di Indonesia. Ia termasuk "Tiga Serangkai" yang bersama-sama mendirikan Indische Partij, dimana menjadi seorang pejuang kemerdekaan bangsa Indonesia. di Bandung Indische Partij didirikan oleh Ernest Douwes Dekker (Setiabudi) di Bandung. IP adalah partai politik pertama di Indonesia, dimana Dr.Cipto Mangunkusumo dan Ki Hajar Dewantara terlibat di dalamnya. Mereka bersama melanjutkan Indische Bond (organisasi Asia&Eropa) yang sudah berdiri sejak 1898. Setyabudi, Dr. Cipto Mangunkusumo, Ki Hajar Dewantara mereka biasa kita kenal sebagai "Tiga Serangkai" ini memiliki tekad yang sama, yaitu ingin meyadarkan masyarakat Indonesia akan pentingnya cinta tanah air dan bangsa kita sendiri. Maka dari itu IP terbentuk. Bubarnya Indische Partij Ki Hajar Dewantara (Soewardi Soerjanigrat) menlulis sebuah artikel yang berjudul "Als ik een Nederlander was" (Andaikan aku seorang Belanda) lalu Ia ditangkap. Di susul oleh Dr. Cipto Mangunkusumo dimana Ia membuat sebuah artikel yang berjudul "Kracht of Vrees?" dimana berisi tentang kekhawatiran, ketakutan dan kekuatan yang membuat Ia ditangkap pula. Beberapa bulan kemudian, Setyabudi mengkritik Belanda dan membuat sebuah artikel "Onze Helden: Tjipto Mangoenkoesoemo en Soewardi Soerjaningrat" (Pahlawan kita: Tjipto Mangoenkoesoemo dan Soewardi Soerjaningrat) yang membuat Belanda menangkapnya juga, dimana darisitu, IP dibubarkan. (Raden Mas Soewardi Soerjaningrat) IP menyampaikan tujuan, dan menyebarluaskan maksud IP ada melalui media cetak; majalah, dll. Majalah yang mereka buat adalah "de Express". Melalui itulah masyarakat Indonesia bisa sadar akan pentingnya kebangsaan dan cinta tanah air. Bangsa Indonesia semakin yakin bahwa Indonesia dapat merdeka dan berdiri sendiri. 1913 Indische Partij bubar karena dianggap berbahaya oleh pemerintah kolonial Belanda (Karena dapat membuat Indonesia merdeka) (PARTAI HINDIA)
Full transcript