Loading presentation...

Present Remotely

Send the link below via email or IM

Copy

Present to your audience

Start remote presentation

  • Invited audience members will follow you as you navigate and present
  • People invited to a presentation do not need a Prezi account
  • This link expires 10 minutes after you close the presentation
  • A maximum of 30 users can follow your presentation
  • Learn more about this feature in our knowledge base article

Do you really want to delete this prezi?

Neither you, nor the coeditors you shared it with will be able to recover it again.

DeleteCancel

Make your likes visible on Facebook?

Connect your Facebook account to Prezi and let your likes appear on your timeline.
You can change this under Settings & Account at any time.

No, thanks

Pithecantropus Pekinensis / Homo Beijinensis

No description
by

Brenda Jory

on 29 April 2014

Comments (0)

Please log in to add your comment.

Report abuse

Transcript of Pithecantropus Pekinensis / Homo Beijinensis

MANUSIA PURBA LUAR NEGERI
Brenda Jory
Ilya Heidi
Livi Enjerica
Matthew
Vania Evan

Pithecantropus Pekinensis / Homo Beijinensis

Sinanthropus pekinensis adalah manusia purba yang fosilnya ditemukan di gua naga daerah Peking negara Cina oleh Davidson Black dan Franz Weidenreich. Sinanthropus pekinensis dianggap bagian dari kelompok pithecanthropus karena memiliki ciri tubuh atau badan yang mirip serta hidup di era zaman yang bersamaan. Sinanthropus pekinensis memiliki volume isi otak sekitar kurang lebih 900 sampai 1200 cm kubik
Pithecantropus Latianensis

saat ini disebut Homo erectus lantianensis merupakan subspesies dari Homo erectus. Penemuannya pada 1963 pertama kali dideskripsikan oleh J. K. Woo tahun berikutnya. Sisa-sisa manusia Lantian ditemukan di Lantian County), di Provinsi Shaanxi Cina Barat, sekitar 50 km di tenggara kota Xi'an. Tak lama setelah penemuan mandibula (tulang rahang) homo erectus lantianensis pertama ditemukan di Chenjiawo dengan kranium (tengkorak) dan tulang hidung, rahang dan gigi tiga spesimen lain ditemukan di Gongwangling . Kapasitas kranial diperkirakan 780 cm kubik.
homo erectur lantianensis lebih tua dari pekinensis
Fosil ini ditampilkan di shaanxi museum sejarah xi 'an, cina.
terdapat fosil hewan dan artefak batu , seperti kerikil dan serpih.Kehadiran artefak batu serta abu ini menunjukkan bahwa manusia lantian menggunakan alat-alat dan bisa mengontrol api
Australopithecus Afarensis

seekor hominid punah yang hidup sekitar 3,9 dan 2,9 juta tahun yang lalu. Tak jauh berbeda dengan Australopithecus africanus, A. afarensis memiliki tubuh yang ramping. Para ilmuwan mempercayai bahwa A. afarensis adalah nenek moyang dari Homo, yang juga berarti nenek moyang dari manusia modern, Homo sapiens.
Australopithecus Robustus

Homo Habilis

(dari bahasa Latin yang berarti "manusia yang pandai menggunakan tangannya") adalah sebuah spesies dari genus Homo, yang hidup sekitar 2,5 juta sampai 1,8 juta tahun yang lalu pada masa awal Pleistocene. Definisi untuk spesies ini pertama kali diungkapkan oleh Jonassen Leakey, yang menemukan fosil spesies ini di Tanzania, Afrika Timur, antara tahun 1962 dan 1964. Homo habilis diperkirakan merupakan spesies dari genus Homo yang pertama kali muncul di bumi. Penampilan dan morfologi H. Habilis memiliki berbagai kemiripan dengan semua manusia paling modern di genus Homo (kecuali, mungkin, Homo rudolfensis). Homo habilis memiliki tubuh yang pendek dengan lengan yang lebih panjang dari manusia modern. Diperkirakan spesies ini adalah keturunan dari hominidaustralopithecine. Homo habilis memiliki cranial capacity kurang dari setengah kapasitas manusia modern. Meskipun masih memiliki bentuk seperti-kera (ape-like), H. habilis diperkirakan telah mampu menggunakan peralatan primitif yang terbuat dari batu; hal ini dibuktikan dengan ditemukannya peralatan-peralatan dari batu di sekitar fosil mereka. (misalnya peralatan yang ditemukan di Olduvai Gorge,Tanzania dan Lake Turkana, Kenya)

Homo heidelberg
Manusia heidelberg ditemukan di Jerman. Homo heidelbergensis adalah spesies pada genus Homo yang telah punah yang mungkin merupakan nenek moyang langsung Homo neanderthalensis di Eropa. Bukti yang ditemukan mengenai H. heidelbergensis berusia 600.000 hingga 400.000 tahun yang lalu
Homo cromagnon
Nama Cro-Magnon berasal dari Abri de Cro-Magnon (Perancis: tempat penampungan batu Cro-Magnon) di Italia, Perancis, di mana spesimen ini pertama kali ditemukan. Sebagai manusia modern tertua yang dikenal di Eropa, Cro-Magnon awalnya diketahui berdasarkan pada lukisan-lukisan terkenal di gua Lascaux dan budaya Aurignacian yang berkembang di selatan Perancis dan Jerman.Istilah "Cro-Magnon" digunakan dalam pengertian umum untuk menggambarkan orang-orang modern tertua di Eropa. Pada tahun 1970-an istilah ini digunakan untuk fosil manusia purba di mana pun ditemukan, seperti fosil yang ditemukan Qafzeh Jebel di Israel dan berbagai fosil Paleo-Indian di Amerika.
Ciri- ciri nya
cranium tinggi, muka lebar, tegak, volume otak 1590 ml. tinggal di gua Diperkirakan manusia Cro-Magnon hidup 30.000 tahun lalu. Manusia ini memiliki tengkorak berbentuk kubah dan dahi yang lebar. Kapasitas tengkoraknya 1.600 cc, di atas rata-rata untuk manusia modern. Tengkoraknya memiliki tonjolan alis yang tebal dan tonjolan tulang di bagian belakang yang merupakan ciri manusia Neanderthal dan Homo erectus. Sejumlah temuan paleoantropologi telah menunjukkan bahwa ras Cro magnon dan neanderthal saling membaur. kemudian mengawali ras-ras dewasa ini. Sekarang sudah diakui bahwa representasi dari ras Cro-Magnon masih hidup di beberapa wilayah di benua Afrika, dan di daerah Salute dan Dordogne di Prancis. Kelompok manusia berkarakteristik sama juga hidup di Polandia dan Hongaria.

Australopithecus Boisli

Australopithecus Boisli hidup antara 2.2 sampai 1.1 juta tahun lalu. Ia cukup mirip dengan robustus, tapi tubuhnya lebih besar. Gerahamnya besar dan paling besar berukuran 0,9 inci. Ukuran otaknya kurang lebih sama dengan australopithecus robustus. Beberapa pakar percaya bahwa australopithecus robustus dengan australopithecus boisli berasal dari spesies yang sama.

hidup antara dua dan 1.5 juta tahun lalu. Tubuhnya mirip dengan australopithecus africanus, tapi tengkorak dan giginya lebih besar dan kuat. Wajahnya datar dan tak memiliki kening. Ia memiliki tulang alis besar dan sebuah puncak sagittal. Volume otaknya hingga 525 cc dengan tidak ada indikasi kemampuan berbicara.
Full transcript